Senin, 16 Februari 2009

Menyentuh Berarti Membeli

Pecah Berarti Membeli. Anda mungkin sudah hafal dengan peringatan di banyak toko tersebut, tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya otak kita memerintahkan kita untuk membeli suatu barang sesaat setelah kita menyentuhnya.
Kalau mau jujur, sering juga kan, kita yang semula hanya berniat window shopping tanpa sadar sudah keluar dari toko dengan menenteng beberapa tas belanjaan. Nah, ternyata memang ada alasan ilmiah di balik hal tersebut.

Seperti diungkapkan oleh para peneliti dari Ohio State University. Menurut mereka, rasa ingin memiliki suatu barang timbul 30 detik setelah kita menyentuhnya. Dalam risetnya, para responden ditunjukkan sebuah mug kopi yang mahal. Mereka lalu diminta menyentuh mug tersebut selama 10 hingga 30 detik. Mereka juga diijinkan untuk menawar mug tersebut dalam sesi lelang.
Ternyata, responden yang menyentuh mug lebih lama menawar mug dengan harga tinggi, selain itu banyak juga responden dari kelompok ini yang membeli mug tersebut, bila dibandingkan dengan responden yang hanya melihat-lihat mug saja.
"Yang menarik dari studi ini adalah bagaimana orang-orang langsung punya rasa ingin memiliki hanya dengan menyentuh dan merasakan benda tersebut di tangan. Sekali mereka merasa ingin memiliki, mereka tak segan mengeluarkan uang untuk itu," kata James Wolf, kepala penelitian yang hasil studinya dipublikasikan dalam jurnal Judgment and Decision Making.
Menurut Wolf, para pedagang sudah lama menggunakan trik "coba dan belilah". Misalnya saja, pemilik dealer mobil yang rutin mengajak calon pembeli melakukan tes drive atau calon konsumen di toko hewan diijinkkan mengelus binatang-binatang peliharaan di sana.

Jadi, bila tak ingin pengeluaran belanja Anda
melebihi anggaran, mungkin sebaiknya Anda perlu menahan diri untuk tak menyentuh dan mencoba-coba gaun cantik di display butik.
Sumber ; Kompas.Com
loading...

Artikel Terkait

Posting Terbaru