Jumat, 29 Mei 2009

Kegunaan Vitamin untuk Kulit

Segala vitamin dari sayuran dan beragam pil kecantikan sudah dikonsumsi, tetapi masih terasa ada yang kurang? Menurut Mary Lupo, MD, profesor dermatologis dari Tulane University School of Medicine, tubuh hanya memberikan sekian persen vitamin ke kulit, tak peduli berapa banyak makanan yang kita konsumsi. Maka dari itu, obat-obatan topikal yang dioleskan dari luar itu penting untuk mendapatkan kulit yang sehat dan cantik. Tetapi sebelum Anda mengoleskan obat-obatan tersebut, ketahuilah vitamin-vitamin apa yang diperlukan bagi kulit Anda dan apa kegunaan dari vitamin-vitamin tersebut.
Vitamin A: Untuk Melawan Penuaan
Terbukti melalui berbagai penelitian, vitamin A bisa melawan penuaan. “Ada lebih dari 700 studi yang dipublikasikan yang sudah mencoba dan membuktikan bahwa vitamin A (yang juga dikenal sebagai retinoid), bisa menahan tanda-tanda penuaan. Cara penggunaan terefektif adalah di malam hari. Retinoid yang didapat melalui resep bisa bekerja a
ntara 4-8 minggu. Namun, efek samping yang bisa timbul adalah iritasi, kemerahan, pengelupasan, dan kulit mengering. Produk-produk yang dijual bebas di pasaran yang mengandung retinoid lebih aman digunakan karena kandungannya tak banyak, dan retinolnya perlahan berubah menjadi retinoic acid. Untuk menghindari iritasi, aplikasikan obat yang mengandung retinoid 2-3 kali seminggu dengan jangka waktu harian dalam jumlah sedikit ke seluruh wajah.
Vitamin B3: Mendorong Kelembapan & Mengurangi Kemerahan
Terdapat di lotion, krim, dan serum, dikenal juga dengan nama nia
cinamide. Terbukti menambah produksi ceramides dan fatty acids, dua komponen yang memberi perlindungan pada kulit. Ketika pelindung kulit menguat, kulit lebih baik menjaga kelembaban dan menjauhi iritasi, sehingga cocok untuk kulit kering atau sensitif. Untuk hasil maksimum, aplikasikan B3 di malam dan pagi hari. Untuk mengurangi iritasi akibat retinoid, gunakan bersamaan dengan B3. Selain mengurangi efek samping, keduanya jika disatukan bisa memberikan efek baik untuk melawan penuaan.
Vitamin C: Si Penghambat Tanda-tanda Penuaan
Melalui riset ditemukan bahwa vitamin C berguna melawan radikal bebas yang menyebabkan kerutan, kulit bergelambir, dan tanda-tanda penuaan lainnya. Vitamin C juga membantu menghaluskan dan mengenyalkan kulit, sekaligus men
ghilangkan flek-flek hitam. Meski terdengar mirip fungsinya dengan retinoid yang terdapat di vitamin A, jika keduanya digunakan bersamaan bisa memberikan kesempurnaan warna kulit. Penuaan kulit datang dalam bentuk yang berbeda-beda, jadi dibutuhkan berbagai bentuk perlindungan untuk memperbaiki kerusakan pada kulit. Gunakan vitamin C di pagi hari sebelum tabir surya.
Vitamin E: Melawan Kekeringan Pada Kulit
Banyak terdapat di tabir surya dan produk-produk setelah terkena sinar matahari. Produk yang terbaik adalah yang mengandung sekurangnya 1% vitamin E. Riset membuktikan bahwa vitamin E memberikan perlawanan terhadap
kekeringan dengan membantu memberikan pelembab natural pada kulit. Vitamin E juga mampu menetralisir radikal bebas. Bahkan ada penelitian yang membuktikan bahwa vitamin E bisa mengurangi molekul jahat yang terjadi akibat paparan asap rokok. Riset lain mencatat bahwa jika digunakan sebelum terkena matahari, vitamin E bisa mencegah kulit kemerahan, bengkak, dan kering. Aplikasikan sebelum dan sesudah terkena paparan sinar matahari. Sinar matahari langsung bisa merusak setengah dari suplai vitamin E alami kulit. Jadi, pastikan untuk mengenakan tabir surya yang mengandung banyak vitamin E dan vitamin C sebelum terkena sinar matahari.
Vitamin K: Untuk Mata Lebih Bersinar
Banyak ditemukan di krim mata yang juga mengandung retinol. Vitamin K dipercaya bisa membantu mengatasi lingkar mata hitam. Pembuluh kapiler yang rentan dan bocor di sekitar daerah mata sering diakui sebagai penyebab hitamnya daerah di sekitar mata. Vitamin K, yang dikenal juga sebagai phytonadione, bisa membantu mengontrol aliran darah. Penggunaan vitamin K teratur bisa membuat bagian lingkar mata yang menghitam terlihat lebih cerah. Gunakan 2-3 hari seminggu setiap sebelum tidur untuk mencegah iritasi, jika tidak ada, perbanyak waktu penggunaan, misalnya 4 hari seminggu.
Sumber ; Kompas.Com
Baca SelengkapnyaKegunaan Vitamin untuk Kulit
loading...

Senin, 25 Mei 2009

Resiko Kanker Berkurang 40% Pada Pria Berotot

Pria Berotot
Penemuan oleh team peneliti international menyatakan bahwa menjaga kekuatan otot juga penting bagi kesehatan untuk mencegah kanker yang mematikan, selain menjaga berat badan dan makan makanan yang sehat. Para peneliti tersebut menyarankan pria untuk rutin berlatih beban untuk memperkuat otot-ototnya minimal dua kali dalam seminggu, yang mencakup otot-otot bagian atas dan otot-otot bagian bawah.

Beberapa tahun terakhir, para ahli sudah menyarankan suatu diet dan gaya hidup yang sehat, termasuk olahraga rutin seperti jogging atau bersepeda untuk mengurangi resiko penyakit.

Tetapi hasil penelitian terakhir yang terdapat pada jurnal “Cancer Epidemiology - Biomarkers and Prevention”, menyebutkan bahwa meningkatkan kekuatan otot lebih baik dari jogging atau bersepeda.

Penelitian yang dilakukan ilmuwan Swedia, yang melibatkan 8677 orang relawan dengan usia antara 20 tahun – 82 tahun dan dibagi dalam beberapa kelompok menurut kekuatan otot mereka, mengatakan bahwa pria berotot memiliki resiko kanker berkurang 40%.

Pada laporan tersebut ditekankan bahwa hanya menjaga berat badan ideal, belum cukup untuk mengurangi resiko kanker. Tetapi juga diperlukan latihan kekuatan otot sehingga upaya pencegahan kanker lebih maksimal.

Latihan yang diperlukan tidak harus intensif seperti seorang atlit binaraga, tetapi hanya latihan dengan beban yang sedang 2 kali dalam seminggu selama 30 menit sudah cukup untuk memberikan efek yang positif.

Baca SelengkapnyaResiko Kanker Berkurang 40% Pada Pria Berotot
loading...

Rabu, 20 Mei 2009

Dampak Buruk Menyantap Fast Food

Berbelanja bagi sebagian besar wanita memang terasa sangat menyenangkan. Mereka begitu menikmati saat-saat berkeliling toko, gerai dan butik penjual pakaian untuk memilih, mencoba dan kemudian membeli pakaian yang mereka inginkan. Meski demikian, tak jarang para penggila belanja ini hanya memindahkan pakaian dari rak-rak etalase untuk ditumpuk di lemari pakaian karena ternyata mereka tidak benar-benar menyukainya.

Tak hanya para penggila belanja yang sering salah beli. Mereka yang sering pilah-pilih dan penuh perhitungan saat membeli pun seringkali kebobolan. Nah, agar kejadian ini tidak terulang kembali, perhatikan panduan berbelanja pakaian berikut ini :
1. Berbelanja Seorang Diri
Berbelanja dengan para sahabat memang lebih seru dan menyenangkan, namun seringkali Anda jadi terprovokasi untuk membeli barang yang sebenarnya tidak Anda perlukan hanya gara-gara menuruti saran mereka.

2. Gunakan Sepatu/Sandal Favorit
Ini penting untuk menjadi bahan pertimbangan padu padan busana yang
sesuai dengan sandal/sepatu Anda. Jangan sampai baju yang Anda beli tidak match dengan alas kaki favorit Anda, sehingga Anda terpaksa untuk membeli lagi sepatu baru ; yang berarti pemborosan!

3. Perhatikan Pencahayaan
Saat memilih busana, cari tempat yang memiliki pencahayaan lampu putih. Ini bertujuan untuk memastikan warna asli dari busana yang Anda pilih. Karena umumnya sebagian besar pusat perbelanjaan menggunakan lampu halogen yang dapat menyamarkan warna asli busana. Anda tentu tak ingin kecewa karena ketika tiba di rumah, melihat warna busana tidak sesuai dengan yang ditampilkan sebelumnya di pusat perbelanjaan.

4. Coba Di Kamar Pas
Untuk menghindari penyesalan karena ukurannya tidak sesuai dengan u
kuran tubuh, sebaiknya Anda selalu fitting busana yang akan dibeli. Perlu diingat, masing-masing label busana memiliki ukuran yang berbeda-beda, sehingga Anda harus lebih jeli dengan mencobanya.

5. Manfaatkan Kamera Ponsel

Bila ponsel Anda dilengkapi kamera, manfaatkan untuk menjepret tampilan Anda setelah mengenakan busana yang Anda coba di kamar pas. Cara ini dapat memudahkan Anda dalam memutuskan busana apa yang sesuai dan cocok dikenakan pada tubuh Anda, sehingga sangat kecil kemungkinan Anda membeli busana yang akan disesali.


6. Amankan Diri
Setiap kali Anda akan berbelanja, pastikan selalu mengenakan underwear atau lingerie, untuk menghindari kemungkinan terburuk saat Anda harus mengepas baju di kamar pas.

7. Hindari Tren
Membeli busana yang sedang tren hanya akan membuat Anda terlihat seperti orang kembar dengan pengikut tren lainnya. Cobalah Anda lebih berkreasi dalam berbusana, kenakan busana yang sedikit berbeda dan terkesan unik.


8. Pilih Kain
Meskipun busana tersebut adalah keluaran merk ternama, namun jika tidak membuat diri Anda nyaman maka akan sia-sia. Karena itu pilihlah busana yang terbuat dari bahan yang halus, lembut di kulit dan tidak panas seperti wool dan katun.


Sumber ; Suara Merdeka Cyber News


Baca SelengkapnyaDampak Buruk Menyantap Fast Food
loading...

Minggu, 17 Mei 2009

Tips Hemat Berbelanja Pakaian

Berbelanja bagi sebagian besar wanita memang terasa sangat menyenangkan. Mereka begitu menikmati saat-saat berkeliling toko, gerai dan butik penjual pakaian untuk memilih, mencoba dan kemudian membeli pakaian yang mereka inginkan. Meski demikian, tak jarang para penggila belanja ini hanya memindahkan pakaian dari rak-rak etalase untuk ditumpuk di lemari pakaian karena ternyata mereka tidak benar-benar menyukainya.

Tak hanya para penggila belanja yang sering salah beli. Mereka yang sering pilah-pilih dan penuh perhitungan saat membeli pun seringkali kebobolan. Nah, agar kejadian ini tidak terulang kembali, perhatikan panduan berbelanja pakaian berikut ini :
1. Berbelanja Seorang Diri
Berbelanja dengan para sahabat memang lebih seru dan menyenangkan, namun seringkali Anda jadi terprovokasi untuk membeli barang yang sebenarnya tidak Anda perlukan hanya gara-gara menuruti saran mereka.

2. Gunakan Sepatu/Sandal Favorit
Ini penting untuk menjadi bahan pertimbangan padu padan busana yang
sesuai dengan sandal/sepatu Anda. Jangan sampai baju yang Anda beli tidak match dengan alas kaki favorit Anda, sehingga Anda terpaksa untuk membeli lagi sepatu baru ; yang berarti pemborosan!

3. Perhatikan Pencahayaan
Saat memilih busana, cari tempat yang memiliki pencahayaan lampu putih. Ini bertujuan untuk memastikan warna asli dari busana yang Anda pilih. Karena umumnya sebagian besar pusat perbelanjaan menggunakan lampu halogen yang dapat menyamarkan warna asli busana. Anda tentu tak ingin kecewa karena ketika tiba di rumah, melihat warna busana tidak sesuai dengan yang ditampilkan sebelumnya di pusat perbelanjaan.

4. Coba Di Kamar Pas
Untuk menghindari penyesalan karena ukurannya tidak sesuai dengan u
kuran tubuh, sebaiknya Anda selalu fitting busana yang akan dibeli. Perlu diingat, masing-masing label busana memiliki ukuran yang berbeda-beda, sehingga Anda harus lebih jeli dengan mencobanya.

5. Manfaatkan Kamera Ponsel

Bila ponsel Anda dilengkapi kamera, manfaatkan untuk menjepret tampilan Anda setelah mengenakan busana yang Anda coba di kamar pas. Cara ini dapat memudahkan Anda dalam memutuskan busana apa yang sesuai dan cocok dikenakan pada tubuh Anda, sehingga sangat kecil kemungkinan Anda membeli busana yang akan disesali.


6. Amankan Diri
Setiap kali Anda akan berbelanja, pastikan selalu mengenakan underwear atau lingerie, untuk menghindari kemungkinan terburuk saat Anda harus mengepas baju di kamar pas.

7. Hindari Tren
Membeli busana yang sedang tren hanya akan membuat Anda terlihat seperti orang kembar dengan pengikut tren lainnya. Cobalah Anda lebih berkreasi dalam berbusana, kenakan busana yang sedikit berbeda dan terkesan unik.


8. Pilih Kain
Meskipun busana tersebut adalah keluaran merk ternama, namun jika tidak membuat diri Anda nyaman maka akan sia-sia. Karena itu pilihlah busana yang terbuat dari bahan yang halus, lembut di kulit dan tidak panas seperti wool dan katun.


Sumber ; Suara Merdeka Cyber News
Baca SelengkapnyaTips Hemat Berbelanja Pakaian
loading...

Sabtu, 16 Mei 2009

Diabetes Pada Anak-Anak

Juvenile Diabetes
Diabetes yang terjadi pada anak-anak dikenal sebagai juvenile diabetes, tetapi juga sering disebut sebagai diabetes type 1. Karena jenis diabetes yang sering terjadi pada anak-anak dibawah umur 16 tahun adalah diabetes type 1, dengan jumlah kasus sekitar 90% - 95%. Juvenile diabetes disebabkan oleh ketidak-mampuan pankreas untuk menghasilkan hormon insulin. Merupakan penyakit autoimmune, yang berarti sistem pertahanan tubuh menyerang organ/ bagian tubuh yang lain.

Dalam kurun waktu 30 tahun terakhir, kasus juvenile diabetes meningkat 3 kali lipat. Dan di Eropa dan Amerika Serikat, kini muncul kasus diabetes type 2 pada anak-anak untuk pertama kalinya. Penyebabnya diperkirakan karena faktor genetika dan faktor lingkungan. Tetapi mayoritas penderita tidak mempunyai sejarah keluarga dengan diabetes.

Gejala juvenile diabetes sama seperti diabetes pada orang dewasa, yaitu mudah merasa lapar dan haus, penurunan berat badan secara drastis, mudah lelah, peningkatan jumlah urin, dan gejala diabetes pada anak-anak dapat juga ditandai dengan sering sakit perut, sakit kepala dan permasalahan perilaku. Para tenaga medis perlu mempertimbangkan kemungkinan juvenile diabetes pada anak yang merasa perut sakit tanpa penyebab yang jelas dalam beberapa minggu dan disertai dengan gejala yang khas.

Jika anda menemui gejala-gejala mirip juvenile diabetes pada anak anda, segeralah periksakan kesehatan anak anda pada dokter dan ceritakan gejala-gejala yang muncul pada anak anda.

Baca SelengkapnyaDiabetes Pada Anak-Anak
loading...

Selasa, 12 Mei 2009

Cegah Kerutan Dini Dengan Tomat !

Tomat yang terkenal dengan kandungan Lycopene-nya dipercaya dapat mencegah kerut dan bintik hitam pada kulit akibat sinar matahari. Dari suatu penelitian 80% kerut di kulit manusia disebabkan oleh sinar matahari. Lycopene merupakan salah satu antioksidan ampuh, sehingga dapat mengurangi proses penuaan dini yang diakibatkan oleh paparan sinar matahari.
Makan pasta tomat yang kaya Lycopene, secara dramatik dapat mengurangi kerusakan kulit yang disebabkan oleh sinar matahari. Lycopene adalah antioksidan yang sangat ampuh dan senjata hebat dalam mencegah kerusakan kulit yang disebabkan oleh radikal bebas.
Tambahkan sejumlah hidangan tomat yang dimasak ke dalam menu anda seperti spaghetti, pizza, sup tomat atau lainnya . Jika memungkinkan pilihlah tomat yang dimasak daripada mentah. Meski tomat mentah mengandung banyak Lycopene tetapi bila dimasak maka kandungannya akan meningkat hingga 4 kali lipat.
Ada baiknya pula anda minum 1 gelas jus tomat setiap hari daripada jus jeruk. Karena dengan jus tomat maka anda akan mendapatkan Lycopene dan juga vitamin C. Jika anda tidak suka dengan tomat, maka anda bisa meminum suplemen lycopene, tetapi sebaiknya konsultasikan kepada dokter.
Menurut para ahli, menambahkan tomat ke dalam menu makanan mendatangkan banyak manfaat. Lycopene juga terkenal khasiatnya dalam memerangi penyakit jantung dan kanker.
Jadi, selain untuk kesehatan kulit wajah, anda juga bisa mencegah penyakit lainnya dengan tomat. Selamat Mencoba !
Sumber ; skw.co.id

Baca SelengkapnyaCegah Kerutan Dini Dengan Tomat !
loading...

Kamis, 07 Mei 2009

Makanan Yang Perlu Dihindari, Agar Kulit Tetap Mulus

Asupan makanan dapat mempengaruhi kesehatan dan tampilan kulit agar tetap terlihat cantik. Di salah satu artikel Kompas.com pernah disebutkan tentang bahan-bahan makanan yang perlu dikonsumsi untuk membuat kulit tetap sehat. Berikut adalah makanan-makanan (dan minuman) yang perlu dihindari jika ingin memaksimalkan kulit sehat dan cantik.
Camilan Asin
Murad, dokter kulit kenamaan, menyatakan bahwa asupan sodium bisa mengisap kelembaban kulit dan membuatnya kering. Inilah yang menyebabkan kantung mata, mata sembab, dan bengkak. Hindari camilan asin untuk tetap terlihat cantik.
Alkohol
Sama seperti sodium, minuman beralkohol membuat kulit kering. Alkohol membuat lapisan atas saluran darah, semacam bentuk peradangan yang menghasilkan kerusakan kulit.
Makanan Yang DigorengKetika dipanaskan dengan temperatur tinggi, minyak sayur seperti yang digunakan di kebanyakan restoran cepat saji bisa menimbulkan 4-hydroxy-trans-2-nonenal yang juga disebut HNE. Hal ini bisa menyebabkan sel-sel kulit mati. Kulit mati bisa menyebabkan kulit kering, pecah-pecah, dan kusam. Belum lagi apa yang diakibatkan pada tubuh Anda yang lainnya.
Karbohidrat Olahan
Ini maksudnya permen, cake, dan makanan olahan lain. Makanan semacam ini penuh gula dan tepung putih yang membuat suplai androgen, hormon produksi minyak pada tubuh, meninggi. Sebuah studi menunjukkan, partisipan yang diet rendah gula tak memiliki banyak jerawat dibandingkan orang yang mengonsumsi lebih banyak makanan olahan. Lebih parah, karbohidrat semacam ini bisa menyebabkan glycation, yang membuat kolagen dan elastin lebih mudah menyerap dan rusak akibat radikal bebas.
Sumber ; Kompas.Com

Baca SelengkapnyaMakanan Yang Perlu Dihindari, Agar Kulit Tetap Mulus
loading...

Minggu, 03 Mei 2009

Tips Atasi Suntuk di Kantor

Ada kalanya kejenuhan datang saat bekerja. Hal tersebut otomatis mempengaruhi kinerja serta produktivitas Anda. Mau tahu cara usir suntuk. Ini dia!

1. Atur suasana kerja senyaman mungkin. Bereskan file-file serta barang-barang yang menumpuk diatas meja. Ruangan serta meja kerja yang rapi dan nyaman akan memberi semangat baru bagi Anda.

2. Ambil sedikit waktu untuk beristirahat. Tinggalkan meja kerja Anda dan ambil angin segar di luar ruangan.

3. Musik dapat membantu menghilangkan suntuk. Dengarkan musik selagi kerja dapat membantu menghilangkan kejenuhan. Jangan lupa gunakan earphone atau atur volume musik. Karena bisa jadi musik Anda mengganggu orang lain.

4. Berbicara atau curhat dengan rekan sekerja juga dapat menghilangkan kejenuhan Anda sejenak. Selain itu dengan mencurahkan isi hati dengan teman, beban dalam diri Anda akan sedikit berkurang.

5. Yang paling penting, cintai pekerjaan Anda. Jika Anda menyukai apa yang dikerjakan, maka otomatis tidak ada beban untuk melakukannya.

Sumber ; detikHot.com

Baca SelengkapnyaTips Atasi Suntuk di Kantor
loading...

Sabtu, 02 Mei 2009

Diet Untuk Penderita Diabetes

Diet Untuk Penderita Diabetes
Banyak yang beranggapan bahwa penderita diabetes harus makan makanan khusus dan selalu mengikuti pola makan atau diet yang terprogram secara kompleks. Anggapan tersebut tidak selalu benar, karena tujuan utama dari diet diabetes adalah menjaga kadar glukosa darah pada batas normal. Untuk itu, maka sangat penting bagi kita terutama penderita diabetes untuk mengetahui efek makanan pada glukosa darah. Untuk itu diet diabetes seharusnya meliputi makanan reguler, dan suatu diet seimbang dari makanan yang bergizi tanpa meninggalkan rasa lezat.

Bagi kebanyakan orang, menderita diabetes berarti merubah pola makan dari berbagai jenis makanan yang seimbang dan mengatur jadwal makan reguler. Jika selama ini anda telah memiliki jadwal dan pola makan yang sehat, anda tidak perlu merubahnya untuk tetap memiliki kadar gula darah normal.

Untuk diet diabetes, makanan yang dianjurkan adalah makanan yang kaya serat seperti sayur-mayur dan buah-buahan segar. Sebagai variasi, anda masih bisa makan makanan favorit anda dan anda juga bisa coba beberapa makanan yang belum pernah anda makan sebelumnya. Yang terpenting adalah jangan terlalu mengurangi jumlah makan anda karena akan mengakibatkan kadar gula darah yang sangat rendah (hypoglycemia), dan juga jangan terlalu banyak makan makanan yang memperparah penyakit diabetes anda.

Banyak penderita diabetes berjuang untuk hidup dengan cara tetap menjaga berat badan ideal, tetapi pada penelitian para ahli menunjukkan bahwa hal itu tidak banyak membantu dalam mengendalikan kadar gula darah.

Para ahli gizi dan tenaga medis mengatakan bahwa tidak ada suatu diet khusus bagi penderita diabetes, tetapi penderita perlu mengikuti petunjuk ilmu gizi dalam pola makannya, dengan memberikan perhatian khusus pada asupan karbohidrat. Dalam artian bahwa penderita harus mengkonsultasikan dengan para ahli gizi dan tenaga medis untuk merencanakan diet yang sehat. Hal ini dikarenakan karena diet diabetes harus disesuaikan dengan kondisi tubuh dari penderita, dimana kondisi tubuh dari tiap-tiap individu penderita berbeda-beda.

Baca SelengkapnyaDiet Untuk Penderita Diabetes
loading...

Jumat, 01 Mei 2009

Diabetes Type 1

Diabetes Type 1
Dalam dunia kesehatan, diabetes (kencing manis) menjadi suatu masalah serius karena jumlah penderita terus meningkat di seluruh dunia. Dengan populasi dunia yang terus meningkat dan rendahnya pelayanan kesehatan pada beberapa negara, menyebabkan masalah diabetes terus meningkat.

Diabetes merupakan suatu penyakit metabolisme tubuh, dimana terdapat gangguan pada tubuh dalam proses mencerna makanan untuk energi dan pertumbuhan.Dalam proses metabolisme, sebagian besar makanan yang kita konsumsi diproses oleh sistem pencernaan tubuh kita dan dirubah dalam bentuk gula yang disebut glukosa. Glukosa dalam tubuh kita bisa dikatakan sebagai bahan bakar untuk beraktifitas. Ketika kita makan, dan makanan tersebut diproses oleh sistem pencernaan, secara normal pankreas melepaskan hormon insulin ke dalam darah dengan jumlah yang tepat sehingga menghasilkan glukosa darah dalam jumlah yang tepat pula. Karena disini yang bertugas dalam mengatur keseimbangan glukosa darah adalah hormon insulin dengan cara merubah glukosa menjadi energi.

Pada penderita diabetes, hormon insulin tidak dapat diproduksi atau sel tubuh tidak merespon dengan benar hormon insulin yang diproduksi. Sehingga glukosa yang terdapat dalam darah tidak dapat dirubah menjadi energi dan jumlahnya terus meningkat. Dalam konsentrasi tertentu glukosa masuk dalam urin untuk membantu proses pembuangan glukosa darah yang berlebih. Akibat lebih lanjut adalah tubuh kekurangan sumber energi utama walaupun dalam darah terdapat banyak glukosa.

Ada tiga jenis diabetes, yaitu type 1, type 2 dan diabetes gestational. Diabetes yang disebabkan karena kekurangan insulin, disebut sebagai diabetes type 1 yang dikenal sebagai insulin-dependent. Diabetes type 1 merupakan penyakit auto-immune dimana sistem pertahanan tubuh alami menghancurkan bagian tubuh yang lain. Dalam kasus diabetes type 1 ini, sistem tubuh menyerang dan merusak sel-sel yang memproduksi hormon insulin, sehingga pankreas tidak dapat memproduksi hormon insulin. Dan untuk mempertahankan hidupnya, penderita diabetes type 1 ini membutuhkan suntikan hormon insulin setiap harinya. Dari seluruh kasus diabetes, 5% sampai 10% adalah diabetes type 1.

Baca SelengkapnyaDiabetes Type 1
loading...

Posting Terbaru