Jumat, 29 Januari 2010

Fish Oil Good For The Health Of The Retina

Fish Oil
Fish oil, a type of food that contains many essential nutrients needed by human body. Fish oil supplements are usually derived from marine and cold deep water fish that is extracted from cod liver or salmon fatty tissue.

The habit of consuming fish oil has many health benefits, because fish oil rich in omega-3 fatty acids. One of the benefits of consuming fish oil is to help avoid the risk of visual impairment.

Omega-3 is a vital component for the health of the retina. There is a possibility if one deficiency of this substance, it will be more susceptible to age-related macular degeneration (AMD) because the cells in the retina of the eye always had a natural degeneration.

AMD is a condition progressively worsening vision and can not be improved, because of thinning and bleeding around the macula or central retina. People with AMD are mostly aged 60 years and over, usually lose the ability to see in detail. In some severe cases, people with AMD may be blind but still have little ability to see.

Some previous research reported that increased consumption of fish or fish oil have an impact on decreasing risk of death from heart attack. This fact was then led to the idea that fish oil can balance or stabilize the heart rhythm.

Baca SelengkapnyaFish Oil Good For The Health Of The Retina
loading...

Kamis, 28 Januari 2010

Tips Untuk Prostat Sehat

Kanker Prostat
Bagi pria, kanker prostat merupakan penyakit yang sangat menakutkan karena kanker prostat merupakan penyebab kematian nomer 3 bagi pria dan penyebab nomer 1 kematian pria berusia diatas 74 tahun. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan prostat, antara lain:
  • Menjaga berat badan yang sehat dan berolahraga secara teratur.
  • Makan lebih banyak buah dan sayuran. Tomat, semangka, jambu biji dan pepaya, banyak mengandung lycopene, antioksidan yang kuat. Sayuran seperti brokoli, kembang kol, kubis, dan kubis Brussel juga merupakan pilihan yang baik.
  • Beri tahu dokter anda jika anda memiliki riwayat keluarga penderita kanker prostat. Memiliki ayah atau saudara laki-laki dengan kanker prostat, memiliki kemungkinan lebih dari dua kali lipat terkena penyakit ini.
  • Sertakan kedelai dalam diet anda, bisa melalui tahu, tempe, kacang kedelai, tepung kedelai atau serbuk.
  • Jangan merokok.
  • Makan lebih banyak makanan kaya selenium seperti bibit gandum, tuna, makanan laut dan kerang, hati sapi, telur, bunga matahari dan biji wijen, kacang mete, jamur, bawang putih dan bawang merah. Karena selenium bisa mengurangi risiko kanker prostat.
  • Lakukan tes darah PSA dan Digital Rectal Exam setiap tahun, dimulai pada usia 50 tahun.

Baca SelengkapnyaTips Untuk Prostat Sehat
loading...

Rabu, 27 Januari 2010

Obat Anti Psikotik Menyebabkan Pembesaran Payudara Pada Pria

Pembesaran Payudara
Berdasar pada 10 gugatan yang diajukan di Pengadilan Philadelphia akhir-akhir ini, anak laki-laki dan pria muda yang membawa obat-obat antipsikotik Risperdal dan Invega mengalami efek samping yang serius, yaitu penambahan berat badan yang cepat dan pertumbuhan payudara yang sangat besar sampai ukuran 38D.

Risperdal dan Invega adalah obat antipsikotik dengan struktur kimia dan efek samping yang sama. Risperdal telah disetujui FDA untuk pengobatan skizofrenia, bipolar-mania, dan gejala autisme. Namun, obat ini juga diresepkan off-label untuk menangani masalah-masalah lain seperti Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), sindrom Tourette atau gangguan perilaku.

Stephen Sheller, pengacara yang mengajukan gugatan menyatakan bahwa dia berencana untuk mengumpulkan sedikitnya 20 sampai 30 kasus serupa di Philadelphia dalam dua bulan terhadap perusahaan farmasi Ortho-McNeil-Janssen, yang juga berafiliasi dengan Johnson & Johnson. Sheller juga menuduh bahwa para dokter tidak menangani beberapa pasien dengan serius ketika pasien mengeluh pertumbuhan payudara mereka karena penambahan berat badan yang simultan.

Baca SelengkapnyaObat Anti Psikotik Menyebabkan Pembesaran Payudara Pada Pria
loading...

Masturbasi (Onani) Dan Kanker Prostat

Masturbasi
Menurut penelitian baru dari peneliti Inggris, pria yang sering berhubungan seks di usia 20-an dan 30-an memiliki resiko menderita kanker prostat lebih besar di kemudian hari. Bahkan para peneliti menunjukkan bahwa pria muda yang sering masturbasi (onani), memiliki resiko yang lebih besar menderita kanker prostat, dibandingkan dengan mereka yang sering berhubungan seks dengan pasangan.

Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Polyxeni Dimitropoulou dari University of Cambridge. Dia dan rekan-rekannya menggunakan kuesioner untuk memeriksa aktivitas seksual lebih dari 400 pria yang telah didiagnosis menderita kanker prostat sebelum usia 60, bersama dengan lebih dari 400 peserta kontrol.

Para peneliti mengajukan pertanyaan tentang seks dalam kehidupan mereka, termasuk usia pada waktu berhubungan seksual pertama kali, frekuensi masturbasi (onani) dan hubungan seksual, jumlah pasangan seksual dan sejarah penyakit menular seksual yang pernah diderita. Peneliti tertarik untuk melihat hubungan antara aktivitas seksual dengan para pria muda, dimana banyak penelitian kanker prostat hanya berfokus pada pria yang lebih tua, sebagai penyakit yang lebih menonjol pada pria di atas 50 tahun.

Frekuensi Seks dan Kadar Hormon

Karena kanker prostat diketahui terkait dengan kadar hormon pria, para peneliti menggunakan frekuensi seks sebagai pembanding. Mereka berteori bahwa pria yang banyak berhubungan seks ketika muda akan memiliki kadar hormon lebih tinggi. Dengan demikian, gairah seks pria yang pernah berhubungan seks lebih dari 20 kali sebulan, menurut penelitian seharusnya lebih rentan terhadap kanker prostat.

Secara keseluruhan ditemukan hubungan yang bermakna antara kanker prostat dan aktivitas seksual pada seorang pria usia 20-an dan antara masturbasi (onani) dan kanker prostat dalam usia 20-an dan 30-an. Namun tidak ada hubungan yang signifikan antara aktivitas seksual dan kanker prostat pada pria usia 40-an.

Ketika peneliti menganalisa data lebih lanjut, ditemukan bahwa pria yang menderita kanker prostat di kemudian hari, memiliki sejarah aktifitas seks dengan frekuensi tertinggi pada masing-masing kelompok dalam satu dekade, termasuk hubungan seksual dan masturbasi (onani).

PMS Dan Risiko Kanker

Hubungan menarik lain yang ditemukan oleh para peneliti adalah kemungkinan adanya hubungan antara Penyakit Menular Seksual (PMS) dan peningkatan resiko kanker prostat. Walaupun temuan ini agak kontroversial, namun dijelaskan bahwa pria-pria dalam penelitiannya yang pernah menderita PMS sebelumnya, memiliki insiden yang lebih tinggi dari kanker prostat ketika tua.

Sebuah penelitian menarik akhir-akhir ini oleh Lorelei Mucci, seorang asisten profesor epidemiologi di Harvard School of Public Health juga menunjukkan bahwa pria yang telah terinfeksi dengan parasit Trichomonas vaginalis, cenderung mengembangkan kanker prostat yang lebih agresif.

Mucci dan rekan-rekannya meneliti pada lebih dari 650 pria penderita kanker prostat. Mereka mengambil sampel darah dari pria-pria ini untuk menentukan apakah mereka pernah terinfeksi oleh parasit. Meskipun pria-pria yang sudah terinfeksi tidak memiliki risiko mengembangkan kanker prostat lebih tinggi, namun mereka yang sudah terinfeksi mengembangkan bentuk penyakit yang lebih agresif.

Perlindungan Ejakulasi

Salah satu faktor yang lebih membingungkan penelitian Dimitropoulou adalah fakta bahwa ia mengidentifikasi muncul tren kebalikan ketika pria yang sering melakukan hubungan seks pada usia 40-an dan 50-an. Dimana pada usia tersebut, segala aktifitas seks termasuk masturbasi (onani) justru akan mengurangi kemungkinanan mengembangkan kanker prostat. Namun teori ini belum teruji dengan benar dan diperlukan penelitian lebih lanjut.

Baca SelengkapnyaMasturbasi (Onani) Dan Kanker Prostat
loading...

Rabu, 20 Januari 2010

Mengasuh Anak Mampu Mengurangi Tekanan Darah Pada Orang Tua

Ibu dan Anak
Memiliki anak mungkin bisa membuat anda pusing, tidak bisa tidur malam dan sejumlah kekhawatiran tentang uang, kesehatan dan sekolah. Tapi menurut penelitian, membesarkan anak, benar-benar dapat menurunkan tekanan darah. Kesimpulan berasal dari sebuah penelitian pada 198 orang dewasa yang dilengkapi dengan monitor tekanan darah selama 24 jam ketika mereka menjalani kehidupan sehari-hari mereka. Para peneliti juga memperhitungkan faktor lain yang dapat mempengaruhi tekanan darah, seperti kesehatan, usia, berat badan, olahraga, pekerjaan dan makanan-minuman.

Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Annals of Behavioural Medicine, dengan hasil penelitian, rata-rata tekanan darah sistolik 4,5 poin lebih rendah untuk orang tua (sudah memiliki anak) daripada yang belum memiliki anak. Sedangkan tekanan darah diastolik, 3 poin lebih rendah. Efeknya lebih kuat pada kalangan wanita, dimana wanita yang sudah memiliki anak memiliki rata-rata 12 poin sistolik dan 7 poin diastolik lebih rendah dibandingkan wanita tanpa anak.

Dr. Julianne Holt-Lunstad, yang memimpin penelitian di Brigham Young University di Provo - Utah mengatakan bahwa mengasuh anak dimana menurut sebagian orang sangat merepotkan, memberikan makna dan tujuan dari kehidupan, dan telah terbukti berhubungan dengan kesehatan yang memberi hasil lebih baik. Meskipun jumlah relawan yang terlibat dalam penelitian ini relatif kecil, peneliti mengatakan ukuran perbedaan antara orang tua dan pasangan yang tidak memiliki anak, tidak mungkin dijelaskan sebagai hanya kebetulan.

Ini tidak berarti semakin banyak anak, semakin baik (normal) tekanan darah seseorang. Hasil penelitian ini hanya terikat pada kata "orang tua", tidak peduli jumlah anak atau status pekerjaan. Semua relawan sudah menikah dan dalam keadaan kesehatan yang baik, dan 70% telah memiliki anak.

Pengukuran tekanan darah dilakukan pada interval waktu yang acak sepanjang hari. Relawan bahkan dipantau ketika mereka sedang tidur. Tahun lalu, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Holt-Lunstad menemukan bahwa orang yang memiliki kebahagiaan dalam pernikahannya, rata-rata tekanan darah lebih rendah daripada orang yang masih bujang. Tetapi mereka yang berada dalam perkawinan yang tidak bahagia, memiliki tekanan darah yang terburuk dari semua kelompok dalam penelitian.

Baca SelengkapnyaMengasuh Anak Mampu Mengurangi Tekanan Darah Pada Orang Tua
loading...

Minggu, 17 Januari 2010

Lemak Sekitar Pinggul Ternyata Menyehatkan Jantung

Lemak Sekitar Pinggul
Para Ilmuwan Inggris mengatakan bahwa lemak di pinggul, pantat, dan paha, baik untuk kesehatan karena mampu melindungi jantung dan mencegah masalah metabolisme tubuh. Lemak pada daerah pinggul mampu menghilangkan asam lemak berbahaya, dan juga mengandung agen anti-inflamasi yang mampu mencegah penyumbatan arteri. Lemak tersebut lebih baik daripada lemak pada daerah pinggang yang tidak memberikan perlindungan pada kesehatan tubuh.

Para peneliti mengatakan memiliki terlalu sedikit lemak di sekitar pinggul dapat menyebabkan masalah metabolisme yang serius, seperti yang terjadi pada Sindrom Cushing. Ilmu Pengetahuan di masa depan diharapkan dapat menemukan cara untuk mendistribusikan lemak tubuh ke daerah pinggul untuk melindungi jantung dan penyakit metabolik seperti diabetes.

Bukti penelitian menunjukkan bahwa lemak di sekitar paha dan pantat lebih sulit untuk diuraikan daripada lemak di sekitar pinggang. Hal ini sebenarnya menguntungkan karena ketika lemak diuraikan dengan cepat, maka banyak sitokin yang dilepaskan yang memicu peradangan di dalam tubuh. Sitokin ini telah dikaitkan dengan penyakit kardiovaskuler, resistensi insulin dan diabetes. Semakin lambat lemak pinggul terbakar juga membuat lebih banyak hormon adiponektin yang melindungi arteri, dan meningkatkan kontrol gula darah dan pembakaran lemak yang lebih baik.

Sebagai perbandingan, kelebihan lemak di sekitar perut, yang berbentuk apel (apple shaped), meningkatkan risiko diabetes dan penyakit jantung. Dr. Konstantinos Manolopoulos, peneliti dari University of Oxford, mengatakan, "Ini adalah bentuk yang bermasalah dan tempat berkumpulnya lemak. Lemak sekitar pinggul dan paha, baik untuk anda, tetapi di sekitar perut adalah buruk". Menurutnya, banyak lemak di sekitar paha adalah baik asalkan perut tetap langsing.

Fotini Rozakeas dari British Heart Foundation mengatakan, "Penelitian ini membantu kami memahami bagaimana tindakan lemak dalam tubuh, dalam rangka untuk mengembangkan pendekatan baru dalam mengurangi penyakit jantung dan peredaran darah". Jika anda kelebihan berat badan, obesitas, atau jika anda memiliki ukuran pinggang yang meningkat (buncit), adalah penting untuk membuat perubahan pada gaya hidup anda, seperti makan makanan yang sehat dan melakukan olahraga, untuk mengurangi risiko masalah kesehatan jantung.

Baca SelengkapnyaLemak Sekitar Pinggul Ternyata Menyehatkan Jantung
loading...

Jumat, 15 Januari 2010

Stress Emosional Dapat Menyebabkan Kanker

Stress Emosional
Para ilmuwan telah menemukan bahwa stress emosional sehari-hari memicu pertumbuhan tumor / kanker. Mereka menemukan bahwa apa pun bentuk trauma, baik emosional ataupun fisik, dapat berfungsi sebagai sebuah "jalur" antara mutasi dan kanker yang berpotensi mematikan. Penemuan yang dipublikasikan di Nature, menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa kondisi perkembangan penyakit dapat dipengaruhi oleh lingkungan emosional setiap hari termasuk pekerjaan dan keluarga.

Profesor Tian Xu, seorang ahli genetika di Yale University yang memimpin penelitian, mengatakan bahwa banyak kondisi yang berbeda yang dapat memicu timbulnya stress, baik stress fisik atau stress emosional. Menurutnya, mengurangi stress atau menghindari kondisi stress merupakan hal yang baik. Sampai sekarang, para ilmuwan percaya, lebih dari satu penyebab kanker yang diperlukan dalam satu sel agar sel tumor /kanker mampu tumbuh.

Prof Xu dan rekan-rekannya di Yale University, yang melakukan penelitian pada lalat buah, menunjukkan bahwa mutasi dapat menyebabkan kanker bahkan ketika mereka berada di sel yang berbeda. Hal ini karena stress membuka "jalur" di antara mereka. Dia berkata, "Berita buruknya adalah bahwa lebih mudah bagi jaringan untuk mengakumulasi mutasi pada sel yang berbeda daripada sel yang sama."

Baca SelengkapnyaStress Emosional Dapat Menyebabkan Kanker
loading...

Selasa, 12 Januari 2010

Pengembangan Vaksin Leukemia (Kanker Sel Darah)

Vaksin Leukemia
Vaksin leukemia sedang diuji pada pasien untuk pertama kalinya, sebuah terobosan yang dapat menawarkan harapan bagi ribuan penderita leukemia. Peneliti Inggris telah mengembangkan vaksin yang dapat digunakan untuk mencegah kekambuhan penyakit leukemia setelah dilakukan kemoterapi (pengobatan) atau transplantasi sumsum tulang. Diharapkan vaksin ini bisa mengaktifkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan leukemia, dan dapat digunakan untuk mengobati jenis kanker lainnya.

Leukemia adalah kanker dari sel-sel darah putih dan sumsum tulang, dan menyerang sekitar 7.200 pasien baru per tahun. Sekitar 4.300 meninggal setiap tahun karena penyakit ini. Tingkat ketahanan hidup terbaru menunjukkan bahwa lebih dari setengah dari penderita leukemia meninggal dalam waktu lima tahun setelah diagnosis.

Penanganan leukemia dibagi dalam dua tahap, kemoterapi untuk membersihkan tubuh dari penyakit, kemudian untuk mencegah kekambuhan digunakan kemoterapi atau transplantasi sumsum tulang. Gagasan penelitian tentang vaksin leukemia bukan untuk mencegah penyakit, namun diharapkan vaksin mampu memprogram sistem kekebalan tubuh untuk memburu sel-sel kanker dan menghancurkannya. Vaksin kemudian mendorong sistem kekebalan tubuh untuk mengenali sel-sel leukemia sehingga jika sel-sel tersebut muncul kembali (kambuh), sistem kekebalan tubuh segera bereaksi.

Vaksin ini dibuat dengan mengambil sel-sel dari darah pasien dan memanipulasi mereka di laboratorium. Pasien dalam penelitian ini, memiliki bentuk leukemia yang dikenal sebagai Acute myeloid leukaemia (AML), bentuk yang paling umum pada orang dewasa. Sel diberi dua gen yang bertindak sebagai flag untuk membantu mengidentifikasi leukemia. Dengan harapan, secara efektif bisa meningkatkan kemampuan sistem kekebalan untuk mencari dan menghancurkan sel-sel kanker.

Penelitian yang dipimpin oleh Prof. Ghulam Mufti, Prof. Farzin Farzaneh dan Dr. Nicola Hardwick di University College London, telah melakukan tugas rumit untuk mengembangkan virus buatan manusia, mirip dengan HIV, yang membawa dua gen ke dalam sistem kekebalan tubuh. Prof. Farzaneh, Professor of Molecular Medicine di King's College London, mengatakan jika uji coba berhasil maka bisa digunakan untuk mengobati leukaemia dan sel kanker lainnya. Konsep pembuatan vaksin leukemia sama seperti vaksin biasanya. Sistem imun dibuat untuk melihat sesuatu yang asing dan kemudian dapat menghancurkannya sendiri. Hal ini memiliki kemungkinan untuk menjadi pengobatan kuratif.

Pengembangan yang telah dilakukan selama 20 tahun ini, didanai oleh Departemen Kesehatan dan berbagai kegiatan amal termasuk Leukemia Research Fund (LRF) dan Elimination of Leukaemia Fund (ELF). Dr. David Grant, direktur ilmiah LRF, mengatakan bahwa vaksin kanker merupakan daerah yang sangat menarik dari penelitian dan dapat menawarkan alternatif yang sangat bermanfaat menggantikan pengobatan kemoterapi. Namun sangat dini dan kita perlu melihat hasil uji coba ini sebelum kita tahu apakah potensi ini juga akan direalisasikan. Hasil penelitian ini dijadwalkan akan diterbitkan dalam Journal of Cancer Immunology segera.

Baca SelengkapnyaPengembangan Vaksin Leukemia (Kanker Sel Darah)
loading...

Senin, 11 Januari 2010

Bakteri Coliform Pada Minuman Soda Di Restoran Cepat Saji

Sepertinya semakin banyak alasan untuk tidak makan di restoran cepat saji. Sebelumnya kita sering mendengar tentang cara pengolahan makanan pada banyak rumah makan dan restoran yang tidak  memperhatikan kebersihan dan kesehatan bagi konsumen. Sekarang, mari kita lihat kualitas minuman soda yang juga banyak tersedia di restoran cepat saji. Sebuah penelitian baru-baru ini telah mengungkapkan bahwa 48% minuman soda di restoran cepat saji mengandung bakteri coliform, sebuah bakteri yang biasanya tumbuh dalam tinja, dan juga 11% mengandung E. Coli.

Penelitian ini dilakukan oleh tim pakar mikrobiologi di HollinsUniversity, dan diterbitkan dalam International Journal of Food Microbiology.

Bakteri coliform terdeteksi pada 48% dari minuman soda dan 20% mempunyai heterotrophic plate, lebih dari 11% dari minuman soda mengandung Escherichia coli (E. Coli), dan juga lebih dari 17% terkandung Chryseobacterium meningosepticum. Mikroorganisme patogen oportunistik lain terisolasi dari minuman soda termasuk spesies Klebsiella, Staphylococcus, Stenotrophomonas, Candida, dan Serratia. Sebagian besar bakteri diidentifikasi menunjukkan resistensi terhadap satu atau lebih dari 11 antibiotik yang diuji.

Hasil yang mencengangkan, minuman soda tidak hanya mengandung bakteri yang berasal dari kotoran dan berpotensi berbahaya, tetapi bakteri juga telah menjadi resisten terhadap antibiotik.

Jurnalis yang memberitakan penelitian ini, Tom Laskawy, mengatakan bahwa bakteri coliform tidak hanya tumbuh dalam tinja dan mayoritas bakteri coliform tidak berbahaya. Tetapi bukan berarti tidak bisa memberikan masalah pada kesehatan, dimana banyak sekali kasus gangguan pada lambung akibat coliform, yang tidak dilaporkan. Satu hal yang mungkin anda bisa merasakan, setelah makan makanan cepat saji dan minum minuman soda, tubuh anda tidak panas dan berkeringat seperti biasanya anda makan di rumah. Hal ini terjadi karena adanya peran dari coliform.

Ada sejumlah kecil bakteri coliform yang terdapat dalam minuman ber-merk dalam persentase tertentu, ini legal dan aman. Hanya ada satu strain yang berbahaya yaitu E. coli. Yang menjadi fokus dari penelitian bukan pada merk dari minuman tersebut, namun pada mesin soda dan tempat menyimpan minuman tersebut pada beberapa restoran cepat saji yang kurang higienis. Sehingga tumbuh bakteri coliform dan E. coli yang tidak terkontrol.

Temuan ini menunjukkan bahwa mesin minuman soda mungkin tempat potensial bagi penyebaran mikroorganisme patogen, yang dapat berkontribusi pada gangguan lambung dalam populasi umum dan dapat menimbulkan risiko kesehatan yang lebih signifikan untuk kekebalan tubuh. Temuan ini memiliki implikasi kesehatan publik yang penting dan sinyal perlunya menegakkan peraturan praktek-praktek higienis yang terkait dengan dispenser minuman ini. Dengan kata lain, para peneliti mengatakan restoran cepat saji perlu menjaga kebersihan dan ke-higienis-an dari semua peralatan dapur sehingga konsumen tidak dirugikan kesehatannya.

Baca SelengkapnyaBakteri Coliform Pada Minuman Soda Di Restoran Cepat Saji
loading...

Minggu, 10 Januari 2010

Kesehatan Dan Kesejahteraan Profesi Guru

Profesi Guru
Hasil survey yang dilakukan di Florida - AS mengatakan, profesi guru lebih baik dari segi kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan, dari pada pekerjaan lain dalam 11 kategori, termasuk diantaranya pengacara, dokter, dan pengusaha. Karena profesi guru lebih merupakan sebuah panggilan daripada pekerjaan. Meskipun dengan gaji yang tidak besar, para guru mengatakan apa yang mereka lakukan adalah memuaskan karena secara langsung mempengaruhi perilaku masyarakat, dimana banyak orang yang tidak mengerti dimana letak kepuasan menjalani sebuah profesi.

Pada Gallup-Healthways Well-Being Index dilaporkan bahwa walaupun lingkungan kerja sering tidak memuaskan, namun kesejahteraan guru lebih tinggi daripada profesi lain ketika dievaluasi. Survei ini adalah yang pertama dan terbesar, ukuran dari apa yang orang percaya tentang kehidupan yang baik, dengan menggunakan definisi Kesehatan dari World Health Organization (WHO), yang meliputi keadaan fisik, mental dan kesejahteraan sosial.

Dari Juni 2008 sampai Juli 2009, peneliti melibatkan sekitar 180.000 orang dari seluruh profesi untuk dievaluasi kehidupan mereka, termasuk makanan, perumahan dan perawatan kesehatan, kesehatan emosional dan kesehatan perilaku, olahraga dan diet, lingkungan kerja dan kesehatan fisik. Profesi guru memiliki skor yang paling tinggi, dengan skor komposit 71,7%; dengan rating emosional dan perilaku kesehatan tertinggi, walaupun kurang dalam hal kesehatan fisik dan lingkungan kerja.

Banyak alasan yang membuat para guru mencintai profesinya. Namun ada juga yang terpaksa beralih profesi,  dan mengatakan "Saya mencintai profesi guru. Mengajar memberikan kepuasan tersendiri bagi saya, tetapi gaji yang kecil yang menghalangi saya. Bahkan tukang sampah memiliki pendapatan yang lebih besar dari kami."

Lalu, bagaimana profesi guru di Indonesia?

Baca SelengkapnyaKesehatan Dan Kesejahteraan Profesi Guru
loading...

Sabtu, 09 Januari 2010

Bahaya Soft Drink Dalam Tubuh Kita

Bahaya Soft Drink Dalam Tubuh Kita
Meminum soft drink memang sangat menggoda apalagi dalam cuaca yang sangat panas. Banyak orang mengkonsumsi soft drink setelah kelelahan beraktifitas karena di rasa minuman soft drink bisa menghilangkan dahaga apalagi soft drink yang dingin. Bagaimana tidak, tenggorokan kita sepertinya akan terasa segar jika dilewati dengan minuman seperti ini. Ditambah, dengan alasan, soft drink tidak seperti minuman suplemen yang mempunyai efek yang sangat berat bagi tubuh, maka kita merasa aman untuk mengonsumsi soft drink.

Untuk acara santai sekedar nongkrong atau pun acara pesta, tidak heran juga jika sekarang ini kita memasukkan soft drink sebagai salah satu menu pendamping. Namun ada beberapa hal yang perlu kita ketahui dari soft drink. Berikut di antaranya yang dirangkum dari berbagai sumber.
  1. Soft drink menguras air dalam tubuh kita. Menapa begitu? Soft drink mempunyai cara kerja seperti halnya diuretik yang bukannya memberikan air untuk tubuh kita, tapi malah menghabiskannya. Pemprosesan gula tingkat tinggi dalam soft drink memerlukan sejumlah besar air dalam tubuh kita. Untuk mengganti air ini, kita harus minum 8-12 gelas air untuk setiap gelas soft drink yang kita minum.
  2. Soft drinks dapat membersihkan karat pada bumper mobil atau benda logam lainnya. Bayangkan apa yang akan terjadi pada fungsi pencernaan dan organ tubuh lainnya jika kita secara konstan minum minuman jenis ini?
  3. Jumlah gula yang tinggi dalam soft drink menyebabkan pankreas memproduksi insulin dalam jumlah besar, yang mengakibatkan “benturan gula”. Kelebihan dan kekurangan gula dan insulin dapat menyebabkan diabetes dan penyakit yang terkait dengan ketidakseimbangan dalam tubuh. Keadaan ini dapat mengganggu pertumbuhan anak yang secara regular mengonsumsinya dapat menyebabkan masalah kesehatan.
  4. Soft drink sangat mempengaruhi pencernaan. Kafein dan jumlah gula yang tinggi dapat menghentikan proses pencernaan. Ini artinya tubuh tidak menyerap gizi sama sekali dari makanan yang baru dimakan, bahkan yang sudah dimakan beberapa jam sebelumnya.
  5. Jangan pernah meneguk soft drink ketika demam, flu atau lainnya. Soft drink akan mempersulit tubuh melawan penyakit tersebut.
  6. PH rata-rata dari soft drink adalah 3.4. Tingkat keasaman ini cukup kuat untuk melarutkan gigi dan tulang! Tubuh kita berhenti menumbuhkan tulang pada usia sekitar 30 tahun. Setelah itu tulang akan larut setiap tahun melalui urine tergantung dari tingkat keasaman makanan yang masuk. Semua Calcium yang larut berkumpul di dalam arteri, urat nadi, kulit, urat daging dan organ, yang mempengaruhi fungsi ginjal dalam membantu pembentukan batu ginjal.
  7. Soft drinks tidak punya nilai gizi (dalam hal vitamin dan mineral). Mereka punya kandungan gula lebih tinggi, lebih asam, dan banyak zat aditif seperti pengawet dan pewarna. Sementara kita suka meminum soft drink dingin setelah makan. Jika begitu, tubuh kita sebenarnya mempunyai suhu optimum 370 supaya enzim pencernaan berfungsi. Suhu dari soft drink dingin jauh di bawah 37, terkadang mendekati 0. Hal ini mengurangi keefektivan dari enzim dan memberi tekanan pada sistem pencernaan kita, mencerna lebih sedikit makanan. Bahkan makanan tersebut difermentasi. Makanan yang difermentasi menghasilkan bau, gas, sisa busuk dan racun, yang diserap oleh usus, di edarkan oleh darah ke seluruh tubuh. Penyebaran racun ini mengakibatkan pembentukan macam-macam penyakit.
Minum soft drink bukannya tak boleh. Sekali-sekali tidak mengapa, namun jangan sampai kita menjadi kecanduan. Air putih masih tetap yang terbaik untuk tubuh, sampai kapanpun. Biasanya setelah lebaran Idul Fitri, banyak sekali yang tertimpa sakit pencernaan dan sejenisnya. Jangan lupa untuk terus mengonsumsi air putih.

Baca SelengkapnyaBahaya Soft Drink Dalam Tubuh Kita
loading...

Self Hypnosis Eliminate Your Bad Mind

Self Hypnosis
Many people think hypnosis is witchcraft and is identical to the crime. For people who are not familiar with hypnosis properly, they think of hypnosis as a science that does not deserve to be studied. Because in their opinion, hypnosis is always associated with satan.

Hypnosis is not like a lot of people think like that mentioned above. Hypnosis is scientific knowledge that can be explained by modern psychology. Hypnosis is not a part of witchcraft, but a practical psychology. It learn how the mind works and use the potential of mind for many purposes.

For health, hypnosis has many benefits. Although the medical effects not yet fully understood, hypnosis can help expressed various conditions, ranging from phobia, help to relieve pain from chronic conditions, relieve asthma symptoms and even help to stop smoking.

One thing that makes hypnosis become very interesting, hypnosis can be done to ourself, and it is called Self Hypnosis. The benefits, we can change our bad thoughts, feelings, behaviors, habits and personality. Like a PC, self hypnosis can install a good program and uninstall the bad programs. With self hypnosis, we can take full control over ourself. We can become more confident, more motivated, more focused, free of bad habits, develop the potential of mind, and we can get better life.

How does self hypnosis work? You can learn it at one of articles in article directories, which the title is "Self Hypnosis". Also on that site, there are many interesting articles that may be useful for you, one of them is "Advice for the Wise Home Owner".

Baca SelengkapnyaSelf Hypnosis Eliminate Your Bad Mind
loading...

Jumat, 08 Januari 2010

Penyebaran Vaksin Malaria Melalui Nyamuk

Nyamuk Malaria
Ilmuwan Eropa akhir-akhir ini melakukan penelitian yang sangat berani dengan menyebar parasit malaria melalui perantara nyamuk. Hasil yang didapat dari penelitian tersebut adalah bahwa setiap orang yang telah menerima vaksin malaria sebelum mendapatkan gigitan nyamuk, kebal terhadap parasit malaria. Sedangkan yang belum mendapatkan vaksin malaria, tidak kebal dan berkembang menjadi penyakit malaria.

Memang penelitian yang dilakukan tersebut merupakan penelitian kecil yang tidak dapat digolongkan dalam penelitian yang teruji. Namun hasil penelitian tersebut menunjukkan titik cerah dalam pengembangan vaksin malaria yang efektif melawan salah satu penyakit yang mematikan.

Menurut Dr. Carlos Campbell dari Program for Appropriate Technology in Health (PATH), yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine, "Seluruh parasit malaria merupakan agen imunisasi yang paling ampuh, meskipun lebih sulit untuk mengembangkannya".

Malaria membunuh hampir satu juta orang setiap tahun, kebanyakan anak-anak di bawah 5 dan terutama di Afrika. Nyamuk menyebarkan parasit malaria immature melalui gigitan, dan parasit menuju ke hati dimana parasit menjadi mature dan berkembang biak. Kemudian, parasit memasuki aliran darah dan menyerang sel darah merah, fase yang membuat orang menjadi sakit malaria.

Seseorang dapat memiliki kekebalan tubuh terhadap malaria jika terserang berkali-kali. Dan obat chloroquine dapat membunuh parasit dalam aliran darah fase akhir, fase yang paling berbahaya. Disini peneliti mencoba mengambil keuntungan dari kedua faktor tersebut, dengan menggunakan chloroquine untuk melindungi tubuh sementara, dan secara bertahap tubuh di-ekspos dengan parasit malaria dan membiarkan kekebalan tubuh berkembang.

Penelitian melibatkan 10 relawan yang diberi nama kelompok vaksin dan 5 relawan lain sebagai kelompok pembanding. Semua diberi chloroquine selama 3 bulan, dan sebulan sekali mereka diberi gigitan nyamuk; kelompok vaksin diberi gigitan nyamuk pembawa parasit malaria, sedangkan kelompok pembanding diberi gigitan nyamuk yang tidak terinfeksi parasit malaria.

Setelah 3 bulan, semua 15 relawan berhenti diberi chloroquine. 2 bulan kemudian, semua diberi gigitan nyamuk yang terinfeksi malaria. Hasilnya, tak satu pun dari 10 relawan kelompok vaksin menjadi sakit malaria, sedangkan semua 5 relawan kelompok pembanding menjadi sakit malaria.

Penelitian ini dilakukan di laboratorium Universitas Radboud di Nijmegen - Belanda, dan didanai oleh dua yayasan, juga pemerintah Perancis. Menurut Dr. Robert Sauerwein, salah seorang peneliti, "Ini bukan vaksin seperti pada produk-produk komersial, tetapi cara untuk menunjukkan bagaimana seluruh parasit dapat digunakan sebagai vaksin untuk melindungi tubuh terhadap penyakit.

Baca SelengkapnyaPenyebaran Vaksin Malaria Melalui Nyamuk
loading...

Kamis, 07 Januari 2010

Submit Your Website To Web Directory To Increase The PageRank

Web Directory
PageRank is an algorithm that serves to determine the quality of a website. A website is considered qualified if many others put links that lead to the site, with the assumption that the content is more useful than others content. PageRank is calculated with a scale of 1-10. The greater value of the PageRank, the better content contained therein.

The concept of PageRank is similar to link popularity, but not only considering the number of inbound and outbound links. A page will also be considered more qualified if the other pages that have a high pagerank refer to the page.

Many ways to get links from other sites with high pagerank, one of them is to submit your site to web directory. One of the most famous web directory is DMOZ.

Web directory is a directory on the World Wide Web. Web directory contains links to other websites and set those links into categories and hierarchical system. Unlike search engines, web directories provide a list of websites by categories and sub-categories. The website owners are allowed to submit their website to be included in the directory list. Web directory edited manually by humans and the system is not based on certain keywords, but based on the essence of a website.

The main advantage of website directory is to provide a good ranking in search engines. The more links, the better ranking. The relationship between the web directory and search engine ranking is very relevant. A Website which is directed through a link on many directories will get a higher ranking in search engine. The effective way to improve ranking in search engines is to put a link to a web directory with the same topic. Suppose you have a business site, then register your site on business web directory.

Baca SelengkapnyaSubmit Your Website To Web Directory To Increase The PageRank
loading...

Rabu, 06 Januari 2010

Cara Baru Pengobatan Impotensi Dengan Gelombang Suara

Pengobatan Impotensi
Mengaliri gelombang suara ke dalam tubuh bisa menjadi cara baru untuk meningkatkan kehidupan seks pria yang memiliki masalah impotensi. Terapi bisa meningkatkan performa dengan merangsang pertumbuhan pembuluh darah baru di daerah genital, dan bebas rasa sakit. Sebuah percobaan sederhana yang melibatkan 20 pria yang menggunakan Viagra atau obat-obatan sejenis untuk masalah impotensi, 15 diantaranya mengatakan telah sembuh dari impotensi dengan bantuan gelombang suara tanpa menggunakan obat-obatan lagi. Dan tak satu pun dari para sukarelawan melaporkan adanya rasa sakit atau efek samping dari pengobatan.

Terapi baru tersebut menggunakan teknik Lithotripsy, suatu teknik yang dikembangkan lebih dari 20 tahun yang lalu untuk pengobatan batu ginjal. Gelombang suara yang dipancarkan melalui kulit, dan walaupun melewati jaringan tanpa membahayakan tubuh, gelombang suara berada pada tekanan yang tepat untuk menghancurkan batu ginjal menjadi partikel-partikel kecil seperti pasir yang kemudian keluar dari tubuh bersama urin.

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa penelitian juga telah menunjukkan bahwa jenis terapi gelombang suara tampaknya memiliki efek yang menyehatkan bagi pembuluh darah. Memicu pelepasan zat penting yang disebut Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF), yang mengirim sinyal bagi pembuluh darah baru untuk mulai tumbuh. Akibatnya, terapi gelombang suara juga menarik minat dari ahli jantung untuk mencari cara baru mengobati penyakit jantung.

Saat ini, peneliti dari AS dan Jepang sedang menyelidiki apakah mengalirkan gelombang suara ke arah jantung akan membantu pertumbuhan pembuluh darah baru yang sehat. Jika memang benar, hal ini dapat memberikan harapan bagi penderita penyakit jantung tanpa menjalani operasi.

Menurut penelitian di Israel, manfaat yang sama dapat membantu pria yang mengalami masalah impotensi. Beberapa ahli kesehatan sekarang yakin ada hubungan erat antara impotensi dan penyakit jantung, dan bahwa masalah-masalah seksual sering kali terdapat sinyal adanya penyumbatan pembuluh darah di daerah jantung yang mengurangi aliran darah ke seluruh tubuh.

Dokter di Rambam Medical Centre di Haifa - Israel, merekrut 20 pria dengan usia rata-rata 56 tahun untuk ambil bagian dalam penelitian. 20 pria tersebut mengalami masalah impotensi ringan hingga sedang dan sudah menjalani pengobatan selama rata-rata 3 tahun. Selama tiga minggu pengobatan pada penelitian, gelombang suara intensitas rendah berulang kali dialirkan ke 5 titik tertentu di area genital, menggunakan perangkat genggam. Kemudian dinilai keparahan penyakit pria pada skala 30 titik yang disebut International Index of Erectile Function, yang banyak digunakan untuk mengukur masalah impotensi. Semakin rendah skor, semakin besar masalah impotensi.

Sebelum penelitian, para pria tersebut memiliki rata-rata nilai antara 12 dan 20 poin, yang berarti mereka mengalami disfungsi seksual ringan hingga sedang. Tetapi setelah perawatan, nilai mereka meningkat sekitar 5 sampai 10 poin, menjadi rata-rata 17 sampai 30 poin. Para ahli mengatakan bahwa peningkatan 5 poin saja merupakan perbaikan yang signifikan.

Dalam 10 tahun terakhir, Viagra dan obat-obatan serupa seperti Cialis dan Levitra telah mengubah cara pengobatan impotensi, namun sekitar 30% pria yang menggunakannya tidak mengalami adanya kemajuan. Bagi 30% pria tersebut, satu-satunya pilihan lain adalah menyuntikkan obat langsung ke penis, atau menggunakan pompa manual untuk meningkatkan suplai darah ke organ genital. Dr. Yoram Vardi, yang memimpin penelitian mengatakan "Viagra dan sejenisnya bukan merupakan obat. Bila penderita berhenti minum, maka mereka kembali memiliki masalah impotensi. Dengan gelombang suara, pengobatan terjadi secara biologis, sehingga pasien kembali normal tanpa membutuhkan pengobatan lagi setelahnya".

Dr. John Dean, presiden dari International Society for Sexual Medicine (ISSM), mengatakan temuan itu menarik dan dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

Baca SelengkapnyaCara Baru Pengobatan Impotensi Dengan Gelombang Suara
loading...

Selasa, 05 Januari 2010

Efek Pemakaian Obat Marijuana

Marijuana
Definisi Marijuana

Marijuana yang terbuat dari batang, daun dan bunga Cannabis sativa yang dikeringkan, biasanya dihisap dalam bentuk rokok. Bahan aktif marijuana adalah tetrahydrocannabinol (THC), yang sangat bervariasi, yang paling aktif adalah delta-9-THC. Tiruan delta-9-THC dibuat sebagai obat yang disebut dronabinol dan digunakan dalam penelitian dan kadang digunakan untuk mengatasi mual dan muntah yang disebabkan oleh kemoterapi kanker.

Beberapa orang menjadi tergantung kepada marijuana dengan alasan psikis, dan ketergantungan ini memiliki semua karakteristik dari bentuk kecanduan yang berat. Ketergantungan fisik pada marijuana belum pernah diperlihatkan secara meyakinkan. Seperti alkohol, marijuana bisa digunakan sewaktu-waktu tanpa menimbulkan kelainan fungsi sosial, fungsi psikis maupun kecanduan.

Gejala Kecanduan Marijuana

Marijuana menekan aktivitas otak, menyebabkan keadaan seperti mimpi dimana gagasannya tidak berhubungan dan tidak terkendali. Persepsi waktu, warna dan ruang bisa terganggu dan semakin berat. Warna terlihat lebih cerah, suara terdengar lebih keras dan nafsu makan bertambah.

Marijuana biasanya mengurangi ketegangan dan menimbulkan perasaan nyaman. Keakraban, kegembiraan dan kebahagiaan tampaknya berhubungan dengan tempat dimana obat digunakan, seperti apakah pecandu menggunakan obat sendiri atau dalam suatu kelompok dan berhubungan dengan suasana hati yang dominan.

Selama pemakaian marijuana, kemampuan komunikasi dan kemampuan motorik menurun, sehingga sangat berbahaya jika pecandu mengemudi atau mengendalikan alat-alat berat. Pecandu yang mengkonsumsi sejumlah besar marijuana mengalami kebingungan dan disorientasi. Mereka bisa mengalami psikosa karena keracunan, mereka tidak mengenali dirinya sendiri, tidak tahu dimana mereka berada atau tidak tahu soal waktu.

Seseorang yang skizofrenik sangat rentan terhadap efek tersebut dan terdapat bukti yang nyata bahwa skizofrenia bisa bertambah buruk jika disertai dengan pemakaian marijuana. Kadang terjadi reaksi panik, terutama pada orang yang baru pertama kali menggunakan marijuana. Efek lainnya yang juga terjadi adalah peningkatan denyut jantung, terdapat bintik merah di mata, dan mulut kering.

Toleransi dapat terjadi pada pemakaian marijuana jangka panjang. Reaksi putus obat dapat berupa peningkatan aktivitas otot dan tidak bisa tidur. Tetapi karena marijuanan dibuang dari tubuh secara perlahan, maka reaksi putus obat cenderung bersifat ringan dan biasanya tidak tampak pada pecandu kelas menengah.

Beberapa penelitan telah menunjukkan bahwa penggunaan marijuana kelas berat dalam jangka waktu yang lama pada laki-laki, bisa mengurangi kadar testosteron, ukuran buah zakar dan jumlah sperma. Pemakaian jangka panjang pada wanita bisa menyebabkan ketidak-teraturan siklus menstruasi. Tetapi efek tersebut tidak selalu terjadi dan efek terhadap kesuburan masih belum pasti.

Wanita hamil yang menggunakan marijuana bisa melahirkan bayi yang lebih kecil. Selain itu delta-9-THC bisa ditemukan dalam ASI dan bisa mempengaruhi bayi yang disusui. Efek menggunakan marijuana dalam jangka panjang terhadap paru-paru, mirip dengan efek rokok. Yaitu sering terjadi bronkitis dan peningkatan resiko terjadinya kanker paru-paru.

Diagnosa Keracunan Marijuana

Hasil pemeriksaan air kemih untuk marijuana biasanya tetap positif selama beberapa hari setelah penggunaan, bahkan pada pemakaian sewaktu-waktu. Pada pemakaian yang terus menerus, hasil tes bisa tetap positif dalam waktu yang lebih lama karena obat secara perlahan dilepaskan dari tubuh. Lamanya hasil positif ini menetap bervariasi, tergantung kepada banyaknya THC dan frekuensi pemakaian marijuana.

Pemeriksaan air kemih merupakan pemeriksaan yang efektif untuk menemukan pemakai marijuana. Hasil pemeriksaan yang positif hanya menunjukkan bahwa orang tersebut pernah menggunakan marijuana, tetapi tidak menunjukkan bahwa pemakai marijuana tersebut baru saja mengalami intoksikasi.

Baca SelengkapnyaEfek Pemakaian Obat Marijuana
loading...

Senin, 04 Januari 2010

Wanita Bisa Merasakan Pria Tertarik Padanya Melalui Bau Keringat

Seorang wanita bisa merasakan jika ada seorang pria tertarik kepadanya hanya dengan mencium bau keringatnya. Menurut penelitian, bau keringat seorang pria berbeda-beda menurut suasana hati pria tersebut, dan wanita dapat menangkap perubahan-perubahan yang mengindikasikan ketertarikan pria kepada seorang wanita.

Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Denise Chen, asisten profesor psikologi di Rice University, Texas - Amerika, memperkenalkan dua jenis sampel keringat pria kepada 19 wanita berusia sekitar 20 tahun. Satu jenis dari sampe keringat tersebut diberi label "normal", dan yang satunya lagi diberi label "seksual".

Keringat itu dikumpulkan dari pria-pria yang telah diberi bantalan yang melekat pada ketiak mereka. Keringat "normal" dikumpulkan selama 20 menit di mana pria-pria itu diminta untuk menonton video pendidikan. Kemudian mereka diminta untuk menonton video erotis juga selama 20 menit, setelah bantalan pada ketiak diganti dengan yang baru. Setelah itu para wanita disuruh mencium aroma keringat yang berbeda tersebut, sementara peneliti memantau aktivitas otak para wanita.

Para wanita tersebut tidak menyadari dan tidak dapat membedakan antara keduanya, namun otak mereka tidak hanya menyadari tetapi juga menanggapi aroma keringat tersebut. Dr. Chen mengatakan bahwa keringat berlabel "seksual" mengaktifkan bagian tertentu dari otak para wanita tersebut. Dia menambahkan, hasilnya adalah bahwa tanpa disadari otak wanita mampu mengenali bau keringat pria yang tertarik padanya.

Memang tidak dijelaskan secara lengkap bagaimana bentuk reaksi otak wanita menanggapi aroma keringat pria, namun Dr. Chen dan rekan-rekannya berniat untuk memperluas riset mereka dengan melihat bagaimana aroma ini benar-benar mempengaruhi perilaku pria dan wanita terhadap satu sama lain.

Baca SelengkapnyaWanita Bisa Merasakan Pria Tertarik Padanya Melalui Bau Keringat
loading...

Minggu, 03 Januari 2010

Pengaruh Alkohol Terhadap Organ Tubuh

Pengaruh Alkohol Terhadap Organ Tubuh
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Kaiser Permanente menemukan bahwa minum minuman beralkohol (mabuk-mabukan) lebih dari tiga kali per minggu meningkatkan risiko kekambuhan kanker payudara sebesar 34%, berdasarkan penelitian yang melibatkan 1.900 wanita. Sekitar 90 persen wanita-wanita tersebut adalah konsumen minuman anggur, dan wanita yang mengkonsumsi dua gelas atau lebih dalam sehari yang paling memungkinkan menderita kekambuhan.

Dan konsumsi alkohol yang berlebihan selama jangka waktu yang panjang memiliki efek buruk pada hampir setiap organ dan sistem tubuh, yaitu :

Otak : mengkerutkan jaringan otak dan merusak sel-sel otak.

Mulut dan tenggorokan : 50% kanker di daerah ini berhubungan dengan alkohol.

Paru-paru : mengganggu protein yang mengakibatkan keluarnya cairan tubuh pada rongga paru-paru.

Jantung : meningkatkan tekanan darah tinggi (hipertensi).

Hati : organ utama yang terlibat dalam menetralisir alkohol, konsumsi berlebihan membuat kerja hati lebih berat dan bisa merusak hati.

Lambung : menyebabkan ekskresi asam lambung berlebihan.

Ginjal : mengganggu kemampuan ginjal untuk mengatur cairan tubuh, keseimbangan asam - basa, hormon tertentu, dan mineral.

Pankreas : mengurangi jumlah enzim pencernaan.

Usus halus dan usus besar : kerusakan sel-sel lapisan usus, mem-blok penyerapan, dan merusak nutrisi.

Baca SelengkapnyaPengaruh Alkohol Terhadap Organ Tubuh
loading...

Penyebaran Flu Babi Tidak Semudah Yang Dibayangkan

Penyebaran Flu Babi
Menurut penelitian, Flu Babi kurang begitu menular seperti yang ditakutkan banyak orang yang menyebabkan wabah dunia. Penelitian ini dilakukan oleh peneliti spesialis wabah penyakit dari Imperial College London dan dari US Centers for Disease Control and Prevention.

Jika ada seseorang terserang Flu Babi di rumah anda, peluang anda untuk tertular hanya sekitar 12,5%, dan anak-anak memiliki resiko dua kali lebih besar daripada orang dewasa atau sekitar 25%. Penelitian ini adalah salah satu upaya untuk mengetahui secara ilmiah seberapa banyak penyakit menyebar di lingkungan keluarga, dan siapa yang paling berisiko.

Sebelumnya penderita Flu Babi disarankan untuk tinggal di rumah selama setidaknya satu hari setelah demam hilang dengan sendirinya, untuk menghindari penyebaran penyakit secara luas. Yang artinya bahwa resiko terbesar yang tertular adalah anggota keluarga, tetapi sampai sejauh mana resiko penyebaran tersebut masih belum diketahui.

Sekitar 60 persen dari kasus Flu Babi terjadi pada anak-anak, namun para peneliti bertanya-tanya: Apakah benar anak-anak lebih mudah tertular flu babi, atau hanya karena anak-anak lebih sering dibawa ke dokter daripada orang dewasa? Dan apakah mereka lebih cenderung menyebarkan virus daripada orang dewasa?

Untuk mengetahuinya, para peneliti mempelajari pola infeksi virus pada 216 orang penderita Flu Babi dari seluruh Amerika Serikat, setengah dari mereka anak-anak, dan 600 orang yang hidup bersama mereka (anggota keluarga). Kemudian dihasilkan kesimpulan bahwa flu babi menular pada 78 dari 600 anggota keluarga, atau sekitar 13%. Namun, 10% memiliki gejala yang lebih spesifik untuk flu.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan pandemik flu pada tahun 1957 dan 1968, yang mencapai angka 14% - 20% penularan melalui anggota keluarga. Bahkan jauh lebih rendah dari dari penyebaran virus flu biasa yang bisa mencapai 40%. Pada anak-anak, dua kali lebih rentan terhadap penularan Flu Babi daripada orang dewasa, terlebih lagi untuk anak dibawah usia 4 tahun, kata salah seorang peneliti, Lyn Finelli, dari divisi CDC flu.

"Ini cocok dengan apa yang saya lihat secara klinis", kata Dr. James King, dewan direksi dari American Academy of Family Physician dan seorang dokter di Tennessee. Hampir 90% anggota keluarga dalam penelitian berhasil menghindari penyebaran penyakit. Berarti hal ini menunjukkan bahwa penyebaran Flu Babi tidak semudah yang dibayangkan.

Baca SelengkapnyaPenyebaran Flu Babi Tidak Semudah Yang Dibayangkan
loading...

Jumat, 01 Januari 2010

Alzheimer Mencegah Kanker dan Kanker Mencegah Alzheimer

Alzheimer
Para peneliti telah menemukan bahwa penderita penyakit Alzheimer memiliki sedikit kemungkinan menderita kanker dan penderita kanker memiliki sedikit kemungkinan menderita penyakit Alzheimer. Meskipun alasan tidak diketahui, namun temuan yang digabungkan dengan penelitian sebelumnya yang berfokus pada kanker dan penyakit Parkinson, menunjukkan tren yang jelas yaitu kanker berhubungan dengan penyakit neurodegeneratif.

Peneliti merekrut 3.020 orang relawan yang berusia 65 tahun lebih, dimana 164 orang (5,4%) sudah menderita penyakit Alzheimer dan 522 orang (17,3%) sudah didiagnosis menderita penyakit kanker. Semua ditindaklanjuti selama rata-rata 5 tahun untuk melihat apakah mereka mengidap demensia setelahnya dan rata-rata 8 tahun untuk melihat apakah mereka mengidap kanker setelahnya. Selama penelitian, 478 orang menderita demensia dan 376 orang menderita kanker invasif.

Anehnya, untuk orang yang menderita penyakit Alzheimer sebelumnya, resiko terserang penyakit kanker berkurang 69% dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki penyakit Alzheimer. Dan orang-orang yang menderita penyakit kanker sebelumnya, resiko penyakit Alzheimer berkurang 43% dibandingkan dengan orang-orang yang tidak menderita kanker pada awalnya.

Penelitian ini juga berusaha untuk menemukan hubungan serupa antara kanker dan demensia vaskular. Namun, tidak ada hubungan yang ditemukan. Demensia vaskular adalah penyakit yang disebabkan oleh kerusakan otak akibat patologi vaskular, sementara penyakit Alzheimer adalah penyakit neurodegeneratif. Penelitian sebelumnya telah menegaskan bahwa orang-orang dengan penyakit Parkinson (yang juga termasuk penyakit neurodegeneratif) terlindungi dari kanker jenis tertentu dan sebaliknya.

Penyakit neurodegeneratif menyebabkan kematian sel-sel tanpa alasan, sementara kanker mengakibatkan proliferasi sel. Secara sederhana, apa pun faktor biologis yang menyebabkan proliferasi sel (kanker), faktor yang sama juga mencegah kematian sel, demikian juga sebaliknya. Teori yang logis.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk melihat apakah hubungan ini berlaku untuk semua jenis kanker (kanker pada lokasi yang berbeda, jinak atau ganas). Pemahaman lebih rinci dalam hubungan ini menjanjikan solusi untuk berbagai kondisi, termasuk salah satunya adalah kanker.

Baca SelengkapnyaAlzheimer Mencegah Kanker dan Kanker Mencegah Alzheimer
loading...

Posting Terbaru