Sabtu, 24 November 2012

Diantara Kisahku Kau Dan Dia


Diantara Kisahku Kau Dan Dia


Dewi hanya terdiam, seakan tak percaya apa yang didengarnya.Kekasih yang selama ini ia sangat sayangi, dan ia sangat cintai,brniat memutuskan hubungan mereka.

‘’putus” hanya kata itu yang selalu terngiang ditelinganya....sedih,,bingung,,,bercampur baur menjadi satu. Tanpa terasa air mata mengalir dari tepian matanya yang indah.Sambil terbata-bata ia berucap

’’kenapa’’ dengan suara yang serak dan perlahan.

sebenarnya banyak kata danpertanyaan didalam hati yang ingin diucapkan , namun seakan-akan semua itu tersangkut ditenggorokannya, tak sanggup berkata-kata hanya itu kata yang terucap.

‘’Mungkin kita sudah tak sejalan lagi’’ jawab fauzan kekasih yang sangat dewi, namun dengan nada datar.

Semakin pilu perasaan hati dewi harus menerima kenyataan ini.air matanyapun semakin deras mengalir.

“ya..udah aku pulang dulu”kata fauzan mengakhiri pertemuan mereka disore itu, sambil terus berlalu dari hadapan dewi.

Dewi yang sedari tadi tak bisa berjkata-kata dan hanya terdiam dengan air mata yang terus mengalir...seakan sempit dunia ini seakan gelap pandangan mata dewi. Iapun terus menangis......


“de...de....bangun...bangun.....liat tuh jam berapa? Gugah mamanya dewi dari depan kamar dewi.

“iya maa....”jawab dewi dengan suara yang agak serak.

Dewi langsung bangun dan melihat jam beker

“hah.... jam segini?” ternyata dia bangun kesiangan karna semalem gak tau dia tidur jam berapa, karna semalaman ia hanya menangis.dewi langsung mandi dan memakai seragam sekolahnya, lalu ia duduk didepan cermin merapihkan wajahnya, terlihat matanya sembab karna habis menangis semalaman.

Masih terekam jelas diingatan dewi saat kemarin fauzan memutuskan hubungan dengannya hanya karna persoalan yang gak jelas, karna selama ini nyaris tak pernah ada permasalahan antara hubungan mereka berdua.

“de...mau sekolah gak? Dah siang nih? Kk mau ada kuliah pagi”kata kakak dewi yang membuyarkan lamunan dewi

“iya sebentar...sebentar,,,jawabdewi sambil menyeka air mata yang tanpa terasa mengalir.

“ma ...pa dewi berangkat dulu ya”kata dewi sesaat setelah sampai keruang tengah rumahnya.

“gak sarapan dulu?”tanya ibunya

“gak mam...ntar aja disekolah”jawab dewi sambil mencium pipi ibunya dan ayahnya

“mata kamu kenapa de? Kok sembab gitu?”tanya ayahnya heran.

“gak papa kok pa,Cuma kurang tidur aja”jawab dewi.

sebenarnya dewi bukan tipe orang yang suka berbohong , apalagi pada kedua orang tuanya.tapi karna tak ingin kedua orang tuanya panik makanya ia berbohong.

“Asalamualaikum” dewi pamit sambil keluar dari rumahnya, dan taklupa ia menyalami kedua orang tuanya.

Wa’alaikum salam”. Hati-hati dijalan!”jawab ayahnya

Pagi itu seperti biasa dewi berangkat sekolah diantarkan oleh kakaknya. sekalian kakaknya berangkat kuliah.

“kakak mau terus aja ya de?...”kata kaknya sesampainya didepan gerbang sekolah dewi.

“ya kak” jawab dewi langsung menyalami kakaknya

“assalamualaikum” kata kakanya

Waalaikum salam”jawab dewi

Dewi langsung aja masuk kedalam kelas, disana ada teman sebangkunya EVA.

“pagi?”sapa eva.

“uga”jawab dewi. Sambil duduk disebelah eva dan meletakan tasnya.

“mata kamu kenapa de..?”tanya eva

“gak papa”jawab dewi

“mungkin karna semalam aku rang tidur jadi mataku sembab”timpalnya

Tak berapa lama datanglah yani sahabat eva dari kecil

“ “pagi semua”teriaknya dengan senyuman yang khas.

“pagi “jawab eva”siap-siap ratu gosip dateng” celoteh eva lagi. Sambil tersenyum melirik yani.

“de..de..kamu masih jadian ma fauzan?”tanya yani pada dewi sesaat setelah iya duduk didekat mereka berdua

“emangnya kenapa”tanya eva pada yani.

”semalem aku dapet sms dari siti, katanya fauzan jalan ma silvi”kata yani dengan antusias.

‘dan katanya lagi mereka pelukan mesra banget.”kata yani semakin menggebu-gebu

“bukannya kamu pacaran ma fauzan de?”tanya eva dengan muka yang penuh tanda tanya pada dewi

Dewi tak bisa menjawab hanya air mata yang mengalir dari matanya yang indah,bibirnya kelu perasaannya semakin hancur, setelah kemarin ia diputuskan oleh fauzan sekarang ia mendengar kabar yang lebih mengagetkannya.

Silvi adalah sahabat baiknya yang baru 2 bulan yang lalu ia kenalkan pada fauzan ternyata tega merebut fauzan dari dirinya.

“a..aku dah putus”jawab dewi dengan terbata-bata.sambil menyeka air mata yang sedari tadi mengalir.

“kapan?”tanya eva lagi.

‘’kemaren”jawab dewi agak lebih tegar

“tapi tega ya silvi ma kamu de, padahal dia tau bahwa fauzan itu kekasihmu dan baru kemaren kalian putus,kok tega-teganya dia jalan ma fauzan? Sambil peluk-peluk juga.”kata eva dengan nada jengkel

“biarin aja”jawab dewi

Padahal didalam hati dewi penuh dengan kekecewaan ,kemarahan,kesedihan namun ia tahan ia tak mau menunjukkan semuanya didepan sahabat-sahabatnya.

=========================

Sesampainya dirumah dewi langsung masuk kekamar. Tanpa ganti pakaian ia menghidupkan laptop putih kesayangannya, hadiah ulang tahunnya yang ke17, dari kakanya. Teringat pesan dari kakaknya

“kalo kamu ada unek-unek atau keluh kesah atau apapun yang kamu anggap itu berkesan dan sangat berarti, kamu tulis aja di laptop ini.”pesan kakaknya waktu iyi.

Lanngsung saja dia buka microsof world dan menulis puisi

DIA.....

DISAAT RASA INI ADA,,,,,

DISAAT CINTA INI BAHAGIA..

LEPAS BERSAMA ANGIN....

TAPI... SERAYA TERSANJUNG SEPI...

TERBUKA TABIR MENGUSIK....

DIA....

KENAPA HARUS DIA?....

TEMPATKU BERCURAH, DARI SEGALA KELUH KESAH...

TEMPATKU BERBAGI,DARI SEGALA ISI HATI...

DIA ......

KENAPA HARUS DIA?...

Tanpa terasa air mata dewi kembali menetes.tapi ia lanjutkan menulis.

YA ALLAH YA ROBBI...

AKU SADARI DIRI..

BERANJAK DARI SADARI....

ATAS SEMUA INI ...HANYA ENGKAULAH YA ,,, ROBBI...

YANG TELAH MENGHENDAKI KEBAIKAN , DARI DIRI INI,,,,,

NATAR-LAMPUNG-13_O7_2012.

loading...

Artikel Terkait

Posting Terbaru