Jumat, 02 September 2016

Berikut Ini 6 Tips "Nge-charge" Smartphone Yang Benar

Berikut Ini 6 Tips "Nge-charge" Smartphone Yang Benar - Pengguna smartphone saat ini semakin hari semakin bertambah. Karena di zaman yang serba digital ini, smartphone tidak hanya digunakan untuk menelpon dan sms saja, namun juga bisa melakukan berbagai aktivitas, seperti mengecek e-mail, bermain game, browsing, dan lainnya.

Untuk menunjang semua aktivitas tersebut, tentu dibutuhkan baterai yang tahan lama dan juga awet. Tanpa baterai yang awet dan tahan lama, smartphone tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya. Oleh sebab itu, pengguna smartphone harus bisa merawat baterai smartphone-nya agar menjadi tahan lama.

Berikut Ini 6 Tips "Nge-charge" Smartphone Yang Benar

Sudah banyak blog atau web lain yang menjelaskan mengenai cara "nge-charge" smartphone yang benar yang dapat memperpanjang umur baterai. Namun, ada beberapa cara yang justru menyulitkan. Seperti, harus mematikan beberapa fitur tertentu, tidak mengunduh aplikasi-aplikasi tertentu yang bisa menyebabkan baterai jadi boros, dan lainnya.

Untuk itu, saya akan membagikan tips mengenai nge-charge smartphone yang benar yang bisa memperpanjang umur baterai smartphone kamu.

Berikut Ini 6 Tips "Nge-charge" Smartphone Yang Benar

1. Mengecas Smartphone Dalam Beberapa Tahapan

Untuk menjaga sel baterai tidak cepat rusak, sebaiknya kamu melakukan pengisian/mengecas smartphone dalam beberapa tahapan. Misalnya, dari 30% sampai 50% atau dari 35% sampai 85%.
Baca Juga : Tips Agar Baterai Smartphone Tidak Bocor atau Cepat Habis

2. Jangan Mengecas Smartphone Dalam Keadaan Baterai Benar-Benar Kosong

Sebaiknya kamu jangan sering melakukan hal ini atau kalau bisa jangan pernah kamu melakukannya lagi. Karena, dengan melakukan pengisian baterai dalam keadaan benar-benar kosong akan sangat berbahaya bagi kesehatan si baterai, seperti ketahanan baterai secara perlahan akan menurun.

3. Kondisi Baterai Paling Baik Adalah 40%

Persentase baterai pada posisi 40% merupakan persentase yang paling baik, karena pada kondisi persentase tersebut kondisi baterai lebih seimbang. Pada kondisi baterai seperti ini, sebaiknya kamu jangan langsung melakukan pengisian daya. Tetapi, kamu gunakan smartphone kamu hingga persentase baterai menurun perlahan-lahan. Setelah baterai tersisa setidaknya 10%, barulah kamu mengecas smartphone-nya.

4. Jangan Menyimpan Baterai Pada Suhu Panas Maupun Dingin

Jika kamu menyimpan baterai pada suhu panas mencapai 60 derajat celcius selama satu tahun, maka baterai akan kehilangan 80% ketahanannya. Sementara pada suhu normal saja, yaitu sekitar 25 derajat celcius, tiap tahun ketahanan baterai juga akan berkurang sebanyak 20%. Sedangkan jika kamu menyimpan baterai pada suhu dingin, seperti kulkas, maka dampak buruknya akan sama seperti pada tempat bersuhu panas.
Baca JugaTips Menghemat Baterai Smartphone Android Kamu

5. Jangan Biarkan Baterai Kosong Dalam Keadaan Lama

Jika kamu membiarkan baterai kosong dalam keadaan lama, maka sel-sel baterai akan menjadi rontok atau menjadi rusak. Dampak buruknya adalah sel-sel baterai tersebut tidak mempu lagi untuk menyerap daya dari alat pengisian atau charger. Maka dari itu, pada saat baterai sudah menunjukkan 40%, sebaiknya kamu bersiap-siap untuk melakukan pengisian/mengecas.

6. Jangan Pernah Berfikir Kalau Baterai Smartphone Bisa Abadi atau Bisa Digunakan Selamanya

Setiap tahun, ketahanan baterai akan menurun meskipun kamu sudah berusaha untuk merawatnya dengan benar. Karena baterai itu juga punya umur.


Tips-tips yang telah dipaparkan di atas hanya bisa memperpanjang umur baterai bukan untuk membuat baterai jadi abadi. Sekian dari saya mengenai 6 Tips "Nge-charge" Smartphone Yang Benar. Semoga bermanfaat.
loading...

Artikel Terkait

Posting Terbaru