Tampilkan postingan dengan label Jantung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jantung. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Juni 2011

Obat Ini Bikin Jantung Rusak Sembuh Sendiri

Kerusakan otot jantung yang diakibatkan oleh serangan jantung selama ini dianggap sebagai sesuatu yang akan terjadi secara permanen. Namun, para ilmuwan berhasil menciptakan obat yang mampu membuat jantung memperbaiki sendiri kerusakannya.

Obat yang ditunggu-tunggu tersebut baru diuji pada tikus di laboratorium dan berhasil. Obat yang disebut thymosin beta 4 ini oleh British Heart Foundation dianggap sebagai keajaiban dalam riset penyakit jantung. Kendati begitu, masih diperlukan beberapa tahun lagi sebelum obat tersebut bisa dipakai manusia.


Tim ilmuwan dari University College London, Inggris, melakukan riset pada kelompok sel yang mampu mengubah diri menjadi tipe jaringan jantung pada embrio. Namun, pada orang dewasa, sel epicardium-derived progenitor ini menjadi tidak aktif atau tidur. Para ilmuwan lalu menggunakan zat kimia thymosin beta 4 untuk membangunkan sel-sel ini.

"Sel epicardial yang membentengi otot jantung bisa diaktifkan dan membentuk otot jantung yang baru. Kami melihat perbaikan dan kemampuan jantung untuk memompa darah naik 25 persen," kata Profesor Paul Riley dari University College London.

Seperti diketahui, serangan jantung akan membuat jaringan otot kekurangan oksigen dan rusak atau mati. Bila aliran darah dapat dipulihkan, maka kerusakan jantung dapat dibatasi.

"Makin banyak darah yang dipompa, jaringan parut di jantung bisa dikurangi dan dinding jantung menjadi tebal," paparnya.

Apabila obat ini kelak juga efektif pada manusia, maka jutaan nyawa pasien serangan jantung bisa diselamatkan. Obat ini masih terus diteliti dan diperkirakan 10 tahun lagi baru bisa dicoba pada manusia. 
Baca SelengkapnyaObat Ini Bikin Jantung Rusak Sembuh Sendiri
loading...

Sabtu, 01 Mei 2010

Menangani Dan Mencegah Penyakit Jantung Koroner Dan Serangan Jantung

Menangani Dan Mencegah Penyakit Jantung Koroner Dan Serangan Jantung
Jangan pernah abaikan jika anda merasakan gejala awal penyakit jantung koroner ataupun pernah mengalami serangan jantung ringan. Sangat dibutuhkan penanganan dini oleh paramedis yang terlatih. Hal ini dapat menyelamatkan jantung anda dari kerusakan yang lebih parah atau bahkan dapat menghindari akibat yang lebih fatal yaitu kematian.

Namun jika gejala serangan jantung mulai terjadi, sangat penting untuk segera mencari bantuan medis. Risiko kematian terbesar dari serangan jantung adalah dalam kurun waktu 1 jam setelah terjadi serangan jantung. Perawatan yang cepat dan tepat dari tim medis dapat menyelamatkan otot jantung dari kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Semakin banyak otot jantung yang bisa diselamatkan, semakin cepet dan efektif jantung akan kembali bekerja memompa setelah serangan jantung. Jangan menunda-nunda untuk mendapatkan bantuan medis.

Bila telah terjadi penyumbatan, tindakan medis yang umum diambil adalah pemasangan kateter dan cincin yang menjaga agar pembuluh darah koroner tidak tersumbat. Tetapi, ada kemungkinan terjadi penyumbatan pada pembuluh darah lainnya.

Untuk mencegah penyakit jantung koroner dan serangan jantung, anda dapat melakukan hal-hal berikut:

Pola makan sehat.

Hindari makanan yang banyak mengandung lemak atau yang mengandung kolesterol tinggi. Seafood memiliki kandungan kolesterol tinggi yang dapat membahayakan jantung. Kurangi makanan yang digoreng dan banyak mengandung lemak, sebaliknya makanan dapat diolah dengan cara direbus, dikukus atau dipanggang.

Sebisa mungkin, produk makanan yang kita makan rendah lemak atau tanpa lemak. Pilih susu, keju, mentega atau makanan lain yang rendah lemak. Menggoreng dengan menggunakan minyak zaitun memiliki kandungan lemak yang sangat sedikit sehingga bisa menjadi pilihan bila harus mengolah makanan dengan cara digoreng.

Selain menghindari makanan berlemak, hindari juga makanan dengan kandungan gula tinggi seperti soft drink. Jangan pula tertalu banyak mengkonsumsi karbohidrat, karena dalam tubuh, karbohidrat akan dipecah menjadi lemak. Kalau memungkinkan, konsumsi gandum yang dapat membantu menjaga jantung tetap sehat.

Jangan makan berlebihan agar terhindar dari obesitas, karena seseorang yang memiliki lingkar pinggang lebih dari 80 cm, berisiko lebih besar terkena penyakit jantung koroner.

Berhenti merokok.

Menghisap rokok sangat tidak baik untuk kesehatan jantung, maka segera hentikan kebiasaan menghisap rokok agar jantung tetap sehat.

Hindari stress.

Stress memang sulit dihindari. Saat seseorang mengalami stress, tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol yang menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku. Hormon norepinephrine akan diproduksi tubuh saat menderita stress, yang akan mengakibatkan naiknya tekanan darah. Maka, sangat baik bila anda menghindari stress baik di kantor atau di rumah.

Hipertensi.

Problem hipertensi atau tekanan darah tinggi juga bisa menyebabkan penyakit jantung. Hipertensi dapat melukai dinding arteri dan memungkinkan kolesterol LDL memasuki saluran arteri dan meningkatkan penimbunan plak.

Obesitas.

Kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan tekanan darah tinggi dan ketidak-normalan lemak. Menghindari atau mengobati obesitas atau kegemukan adalah cara utama untuk menghindari diabetes. Diabetes mempercepat penyakit jantung koroner dan meningkatkan risiko serangan jantung.

Olahraga secara teratur.

Anda dapat melakukan kegiatan olahraga seperti berjalan kaki, jalan cepat, atau jogging. Kegiatan olahraga yang bukan bersifat kompetisi dan tidak terlalu berlebihan dapat menguatkan kerja jantung dan melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh.

Konsumsi antioksidan.

Polusi udara, asap kendaraan bermotor atau asap rokok menciptakan timbulnya radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas dapat menyebabkan endapan pada pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyumbatan. Untuk mengeluarkan kandungan radikal bebas dalam tubuh, perlu adanya antioksidan yang akan menangkap dan membuang radikal bebas. Antioksidan dapat diperoleh dari berbagai macam buah-buahan dan sayuran.

Keturunan.

Seorang yang memiliki orang tua atau saudara kandung yang pernah mengalami serangan jantung sebelum usia 60 memiliki risiko lebih besar menderita penyakit jantung koroner. Karena itu, jika anda memiliki kerabat yang pernah mengalami serangan jantung, anda harus lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan tubuh.

Baca SelengkapnyaMenangani Dan Mencegah Penyakit Jantung Koroner Dan Serangan Jantung
loading...

Jumat, 05 Maret 2010

Sitemap

- Home
- About
- Links
- Guest Book
- Sitemap

- Artikel Kesehatan
- Berita Kesehatan
- Dunia Bayi
- Gangguan Hormon
- Gangguan Nutrisi dan Metabolisme
- Infeksi & Penyakit Menular
- Jenis Penyakit dan Pencegahannya
- Kanker
- Kecelakaan dan Cedera
- Kelainan Imunitas
- Kesehatan Jiwa
- Masalah Kesehatan Anak
- Masalah Kesehatan Pria
- Masalah Kesehatan Wanita
- Penyakit Darah
- Penyakit Ginjal & Saluran Kemih
- Penyakit Hati dan Empedu
- Penyakit Jantung & Pembuluh Darah
- Penyakit Kelamin
- Penyakit Kulit
- Penyakit Mata
- Penyakit Menular dari Binatang
- Penyakit Mulut & Gigi
- Penyakit Otak & Saraf
- Penyakit Paru-Paru dan Saluran Pernapasan
- Penyakit Sistem Pencernaan
- Penyakit THT
- Penyakit Tulang, Sendi dan Otot
- Tips Kesehatan
Baca SelengkapnyaSitemap
loading...

Posting Terbaru