Tampilkan postingan dengan label Otak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otak. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Desember 2009

Menguap Penting Bagi Kesehatan Otak

Menguap
Bagi kita, menguap adalah suatu hal yang wajar akibat dari kelelahan dan rasa kantuk. Namun menurut para ilmuwan, menguap menyimpan banyak rahasia yang masih perlu diteliti dan diungkap. Dalam beberapa tahun terakhir, menguap telah dipercaya mampu mengurangi kecemasan dan ketegangan secara efektif.

Penelitian pada scan otak baru-baru ini, menunjukkan bahwa menguap mampu membangkitkan aktifitas neural pada bagian otak yang berfungsi menghasilkan kesadaran sosial dan menciptakan perasaan empati. Bagian otak tersebut adalah precuneus, bagian kecil yang tersembunyi dalam lipatan lobus parietalis, yang berperan sentral dalam kesadaran, refleksi diri, dan pengambilan memori. Pada bagian ini juga yang paling sering dan paling parah terserang penyakit yang berkaitan dengan usia.

Menurut Andrew Newberg, direktor Penn’s Center for Spirituality and the Mind, menguap harus diintegrasikan ke dalam latihan dan program-program pengurangan stress, kognitif dan latihan peningkatan memori, psikoterapi, dan kontemplatif spiritual. Dan, karena precuneus baru-baru ini telah dikaitkan dengan sistem neuron di otak (yang memungkinkan kita untuk beresonansi dengan perasaan dan perilaku orang lain), menguap diyakini dapat membantu untuk meningkatkan kesadaran sosial, belas kasih, dan komunikasi efektif dengan orang lain. Namun hal ini sulit untuk dipopulerkan, karena adanya stigma yang tak dapat dijelaskan dalam masyarakat yang menyiratkan bahwa tidak sopan untuk menguap, dan kebanyakan dari kita diajarkan hal ini ketika kita masih kecil.

Menguap tidak hanya membuat anda relaks, tapi juga membawa anda ke dalam keadaan dengan kesadaran kognitif yang tinggi. Siswa menguap di kelas, belum tentu karena guru yang membosankan tetapi karena otak berusaha mengusir kantuk, dengan demikian membantu otak tetap fokus pada konsep-konsep dan ide-ide penting. Ini mengatur kesadaran diri kita, dan membantu kita menjadi lebih introspektif dan sadar diri.

Menguap, merupakan sebuah mekanisme untuk kewaspadaan, dimulai pada janin dalam 20 minggu pertama setelah pembuahan. Ini membantu mengatur irama sirkadian bayi yang baru lahir, dan ini menambah bukti bahwa menguap terlibat dalam pengaturan proses bangun dan tidur. Karena ritme sirkadian menjadi tidak sinkron ketika siklus tidur normal terganggu, menguap membantu mereset otak untuk mengatur kembali rasa kantuk. Menguap mungkin juga bisa mencegah efek jet lag dan mengurangi ketidaknyamanan yang disebabkan oleh ketinggian.

Selain mengaktifkan precuneus, menguap juga mengatur suhu dan metabolisme otak. Dibutuhkan banyak energi saraf untuk tetap sadar waspada, dan saat bekerja otak menjadi kurang energi efisien. Menguap mungkin sebagai cara untuk mendinginkan otak yang terlalu aktif, terutama di daerah lobus frontal. Beberapa peneliti bahkan berpendapat bahwa itu adalah suatu bentuk primitif empati.

Anjing menguap sebelum menyerang, atlet Olimpiade menguap sebelum berlomba, dan ikan menguap sebelum beraktifitas. Bahkan ada bukti bahwa menguap membantu individu militer melakukan tugas menembak dengan akurasi yang lebih besar. Menguap mungkin menjadi salah satu mekanisme yang paling penting untuk mengatur perilaku yang berhubungan dengan kelangsungan hidup pada mamalia. Jadi jika anda ingin menjaga otak sehat secara optimal, sangatlah penting bagi anda untuk menguap. Memang benar bahwa menguap berlebihan dapat menjadi tanda bahwa terjadi kelainan neurologis (seperti migrain, multiple sclerosis, stroke, atau reaksi obat). Namun para peneliti menduga bahwa menguap mungkin akibat dari otak yang berupaya untuk menghilangkan gejala dengan menyesuaikan fungsi saraf.

Banyak zat kimia saraf yang terlibat dalam aktifitas menguap, termasuk dopamin, yang mengaktifkan produksi oksitosin dalam hipotalamus dan hipokampus, area penting untuk daya ingat, kontrol, dan pengaturan suhu. Neurotransmiter ini mengatur kenikmatan, sensualitas, dan hubungan antara individu-individu. Zat kimia saraf dan molekul lain yang terlibat dengan menguap adalah asetilkolin, nitrat oksida, glutamat, GABA, serotonin, ACTH, MSH, hormon seksual, dan opium derivate peptida. Pada kenyataannya, sulit untuk menemukan aktivitas lain yang berpengaruh positif begitu banyak pada fungsi otak.

Peneliti menyarankan menguap sebanyak mungkin dalam sehari, ketika bangun tidur, ketika menghadapi masalah yang sulit di tempat kerja, ketika akan tidur, dan setiap kali merasa marah, gelisah, atau stres. Menguap sebelum memberikan pidato penting, sebelum mengikuti tes, dan menguap ketika bermeditasi atau berdoa akan mengintensifkan pengalaman rohani.

Sekarang anda coba menguap sebanyak mungkin yang anda bisa, dan anda akan merasakan efek menguap secara langsung. Mata anda mungkin mulai berair dan hidung mungkin mulai agak lancar bernafas, juga anda akan merasa sangat santai dan sangat waspada.

Baca SelengkapnyaMenguap Penting Bagi Kesehatan Otak
loading...

Rabu, 09 September 2009

Kebiasaan Buruk Yang Baik Untuk Kesehatan

Kebiasaan Buruk
"Jangan mudah marah, karena bisa meningkatkan tekanan darah tinggi."

"Jangan sering minum minuman bersoda, karena bisa merusak gigi dan menyebabkan kegemukan."

Kita pasti pernah atau bahkan sering mendengar nasihat-nasihat seperti di atas, untuk menghentikan kebiasaan buruk kita. Memang yang namanya kebiasaan buruk pastilah merugikan bagi kita, namun berdasarkan penelitian, tidak semua kebiasaan buruk itu merugikan. Ada beberapa kebiasaan buruk yang justru baik untuk kesehatan. Berikut adalah beberapa kebiasaan buruk yang baik untuk kesehatan.

Marah : baik untuk menjaga tekanan darah.

Kita sudah terbiasa diperingatkan untuk menahan amarah karena bisa menyebabkan Tekanan Darah Tinggi (hipertensi), tetapi sekarang hal itu tidak berlaku karena melepaskan amarah memberikan keuntungan bagi kesehatan.

Peneliti dari Carnegie Mellon University di Pittsburgh menemukan bahwa orang yang segera merespon sesuatu hal yang menjengkelkan (yang bisa menyebabkan stress) dengan kemarahan, mampu menjaga tekanan darah tetap normal dan mensekresi sedikit kortisol (hormon penyebab stress) daripada orang-orang yang merespon dengan rasa takut dan memendam perasaan mereka.

Permasalahannya hanya pada bagaimana seharusnya bereaksi terhadap situasi. Menunjukkan tingkat kemarahan yang proporsional, membantu anda mengembangkan perasaan untuk meningkatkan kontrol dan optimisme. Hal ini tidak terjadi pada perasaan takut atau frustasi, yang justru meningkatkan pengeluaran kortisol. Dimana seringnya stress pada tingkat tertentu bisa menyebabkan penyakit jantung.

Pada penelitian tersebut, psikolog Jennifer Lerner meneliti pada 92 siswa dengan memaksa mereka untuk mengerjakan tugas-tugas yang sangat sulit dan dibawah tekanan. Kemudian peneliti merubah peraturan beberapa kali selama test. Jika jawaban salah, maka tugas harus dikerjakan kembali dari awal, sehingga menyebabkan frustasi.

Kemudian data dicatat, dengan menggunakan kamera video untuk merekam ekspresi wajah siswa, dan peneliti mengidentifikasi tasa takut, kemarahan, dan rasa tidak nyaman. Peneliti juga mencatat tekanan darah, denyut nadi, dan sekresi kortisol.

Hasilnya, siswa-siswa yang wajahnya menunjukkan rasa takut selama test, peningkatan tekanan darah dan sekresi kortisol lebih tinggi dibandingkan dengan siswa-siswa yang marah.

Video Games : meningkatkan metabolisme.

Meskipun dipersalahkan sebagai salah satu penyebab obesitas, bermain video games bisa benar-benar membantu kebugaran dan menurunkan berat badan. Para ilmuwan di University of Miami melakukan penelitian pada 21 anak yang diberikan permainan Tekken 3 (salah satu games pada Sony Playstation).

Pada penelitian tersebut tampak bahwa selama permainan, jantung berdenyut lebih cepat, mereka menggunakan lebih banyak energi dan mulai bernapas lebih cepat. Salah satu peneliti, Dr. Arlette Perry, menyimpulkan bahwa bermain video games bisa memiliki efek positif pada kesehatan. Menurutnya, video games lebih baik daripada hanya duduk menonton televisi.

Mengumpat : mengurangi rasa sakit.

Pada jaman dahulu, operasi yang dilakukan tanpa adanya anestesi, pasien menggigit sebatang kayu untuk mengurangi rasa sakit. Cara ini memang sedikit mengurangi rasa sakit, yang dibuktikan pada penelitian. Namun menurut para peneliti di Keele University, pasien lebih bisa menahan rasa sakit ketika mereka mengumpat atau memaki-maki dari pada menggunakan kata-kata non-ofensif.

Dr. Richard Stephens, seorang dosen psikologi yang menjadi salah satu peneliti, mengatakan bahwa mengumpat berhubungan dengan respon adrenalin. Ditemukan juga pada orang yang sedang mengumpat memiliki detak jantung yang tinggi, sehingga meningkatkan agresifitas mereka. Peningkatan agresifitas telah terbukti mengurangi kepekaan seseorang terhadap rasa sakit.

Dalam penelitian pada 64 mahasiswa yang tangannya direndam dalam bak berisi air es, mereka diperbolehkan untuk mengumpat dengan kata-kata yang ofensif, kemudian tugas diulangi lagi dengan menggunakan kata-kata yang non-ofensif. Ditemukan hasil, bahwa mereka yang mengumpat dengan kata-kata yang ofensif mampu mempertahankan tangan mereka rata-rata 40 detik lebih lama. Ketika ditanya tentang rasa sakit yang dirasakan, mereka juga menilai rasa sakitnya lebih ringan.

Bermalas - malasan : menambah beberapa tahun kehidupan anda.

Ahli Kesehatan Masyarakat, Profesor Peter AXT, mengatakan bahwa seseorang yang bangun pagi-pagi dan menyibukkan diri sepanjang hari adalah awal menuju kematian. Menurutnya, bermalas-malasan adalah kunci untuk hidup lebih lama dan penangkal stress. Dia menyarankan untuk menghabiskan setengah waktu luang kita untuk bermalas-malasan. Penelitian menunjukkan seseorang yang terlalu sibuk, menghabiskan energi yang dibutuhkan untuk keperluan lain seperti regenerasi sel dan menangkal penyakit.

Pada tesisnya, dia membandingkan antara hewan yang hidup di alam liar dengan hewan yang ada di kebun binatang. Misalnya, Singa di Serengeti hanya mampu hidup selama 8 tahun, tetapi mampu hidup selama 20 tahun di kebun binatang. Beruang Kutub Utara hidup selama 20 tahun di alam liar, tapi mampu hidup 40 tahun di penangkaran. Sedangkan contoh pada manusia yaitu pada para pemimpin agama (Kiai, Pendeta, dll) yang cenderung menjalani kehidupan yang tidak terlalu sibuk dengan urusan duniawi, memiliki rata-rata usia hidup lebih lama.

Manfaat lain adalah bahwa otak kita jauh lebih aktif ketika kita melamun. Melamun biasanya dikaitkan dengan hal-hal negatif seperti ketidak-aktifan otak. Namun menurut Profesor Psikologi Kalina Christoff di University of British Columbia, otak kita sangat aktif ketika melamun, jauh lebih aktif daripada kita fokus pada tugas-tugas rutin.

Temuan pada penelitian menunjukkan bahwa melamun, yang bisa menghabiskan sepertiga waktu jaga kita, adalah bagian penting dalam kemampuan kognitif disaat kita memilah-milah informasi penting.

Stress : meningkatkan memory.

Stress dalam jangka waktu yang lama seperti perceraian dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh menjadi rentan terhadap infeksi. Namun stress akut (stress dalam jangka waktu pendek) justru mampu meningkatkan memori otak, menurut para peneliti di University of Buffalo U.S. Hal ini disebabkan oleh kortisol, mempengaruhi bagian otak yang mengendalikan proses pembelajaran dan memori otak. Stress akut meningkatkan transmisi glutamat, substansi yang menyampaikan pesan pada otak dan meningkatkan kerja memori otak.

Zhen Yan, Profesor Fisiologi dan Biofisika, menjelaskan bahwa kortisol memiliki efek protektif dan efek destruktif pada tubuh. Itulah mengapa kita butuh stress untuk meningkatkan performa otak, namun jangan berlarut-larut karena akan memberikan efek yang destruktif pada tubuh.

Pada penelitian, dilakukan pada tikus-tikus yang telah dilatih untuk menyelesaikan sebuah labirin. Sebagian dari tikus-tikus tersebut dipaksa untuk berenang selama 20 menit, untuk memberikan stress akut. Kemudian tikus-tikus tersebut diletakkan kedalam sebuah labirin. Para peneliti menemukan bahwa tikus-tikus yang sudah diberi stress akut, lebih sedikit membuat kesalahan ketika berjalan melewati labirin dibandingkan dengan tikus-tikus non-stress.

Menghindari Pekerjaan Rumah Tangga : mencegah asma anak.

Meningkatnya jumlah alergi dan kondisi autoimun (seperti psoriasis) selalu dihubungkan dengan masalah higien dan kebersihan. Tetapi sebenarnya itu bukan masalah utama. Survey yang dilakukan tahun lalu di Bristol University dan Brunel University menunjukkan bahwa wanita yang menggunakan produk-produk pembersih rumah tangga selama kehamilan atau segera setelah melahirkan, akan meningkatkan resiko anak terserang penyakit asma.

Penelitian yang dilakukan pada 13.000 anak sebelum lahir, ditemukan bahwa pemaparan bahan-bahan kimia yang terdapat pada produk-produk pembersih terhadap kehidupan awal seorang anak, meningkatkan 41% kemungkinan anak terserang asma pada usia 7 tahun. Karena bahan kimia dalam produk-produk tersebut menyebabkan iritasi pada saluran pernafasan anak.

Musik Keras : merangsang otak.

Menonton konser musik rock, atau menyalakan musik di rumah dengan volume suara yang keras, mungkin baik untuk kekuatan otak anda. Menurut penelitian di Manchester University, ketika mendengarkan musik, bagian dalam dari telinga (sacculus) dirangsang untuk merespon ketukan dalam musik. Hal ini membuat sensasi kesenangan pada otak dan membuat kita merasa nyaman. Sacculus, yang dianggap tidak memiliki fungsi dalam pendengaran manusia, tampaknya hanya sensitif terhadap suara dengan volume yang sangat keras, di atas 90 desibel.

Neil Todd, seorang ahli dalam studi ilmiah tentang musik, menjelaskan bahwa sacculus berhubungan dengan bagian otak yang berfungsi untuk mengatur rasa lapar, seks, dan hedonistik. Ketika sacculus dirangsang dengan suara musik yang keras, otak merespon dengan melepaskan hormon yang membuat kita merasa tenang, bahagia, dan responsif. Jadi untuk memberikan rasa bahagia pada hari Senin pagi, dengarkan musik keras dengan suara yang keras pula.

Minuman Berkarbonat : mencegah demensia.

Meskipun dianggap sebagai penyebab kerusakan gigi dan obesitas, minuman berkarbonat dua kaleng sehari dapat mencegah Alzheimer dan meningkatkan kemampuan memori sebesar 20%. Ahli syarat dari Glasgow Caledonian University, memfokuskan pada otak bagian hippocampus yang bertugas menciptakan memori baru, dimana terjadinya dementia menghambat kerja hippocampus.

Dr. Leigh Riby melakukan test memori terhadap relawan, setelah mengkonsumsi minuman berkarbonat yang mengandung gula 25 g, mampu mengingat 17% lebih banyak memori daripada yang tanpa mengkonsumsi minuman berkarbonat.

Gelisah : melawan obesitas.

Peneliti dari Mayo Clinic U.S mengatakan bahwa orang yang sering gelisah selalu cenderung tampak lebih langsing daripada orang yang selalu tenang dalam menghadapi permasalahan. Gerakan-gerakan ringan yang dilakukan secara tidak sadar saat gelisah seperti gerakan kaki, tangan, jantung berdebar, peregangan otot atau menguap, mengeluarkan 350 ekstra kalori per hari.

Ahli Endokrinologi, James Levine, mengatakan ada perbedaan besar jumlah kegelisahan antara orang-orang yang ramping dan orang-orang yang obesitas. Dimana sering temukan kegelisahan pada orang-orang yang ramping.

Baca SelengkapnyaKebiasaan Buruk Yang Baik Untuk Kesehatan
loading...

Senin, 22 Juni 2009

Cara Meningkatkan Kemampuan Otak

Meningkatkan Kemampuan Otak
Tidak semua orang lahir dengan otak yang jenius, yang menurut banyak orang sebagai syarat untuk berprestasi. Itu tidak berarti bahwa kemampuan otak anda yang biasa saja tidak dapat berprestasi melebihi mereka yang cerdas dan jenius. Semua tergantung dari bagaimana anda memaksimalkan kemampuan kerja otak anda. Seperti halnya otot kita, semakin sering kita menggunakannya dan melatihnya, maka semakin besar dan kuat kemampuannya. Begitu juga dengan otak kita.

Jika anda ingin meningkatkan kemampuan otak anda yang meliputi kesadaran mental, peningkatan memori, dan peningkatan kewaspadaan, berikut adalah cara-cara mudah yang bisa anda lakukan :

Olahraga

Kita tahu olahraga baik untuk kesehatan tubuh kita. Tapi pernahkah kita berpikir bahwa olahraga juga baik untuk otak kita? Lebih dari 20% darah dan oksigen yang mengalir dalam tubuh kita, dialirkan langsung dari jantung menuju otak.

Olahraga, terutama latihan kardio (jantung), secara efektif akan meningkatkan aliran darah ke otak. Selain itu anda juga bisa mencoba Yoga, dimana banyak posisi-posisi Yoga yang khusus untuk mendapatkan aliran darah dari jantung ke otak lebih cepat, dengan posisi kepala lebih rendah dari posisi jantung.

Namun jika anda tidak memiliki banyak waktu untuk berolahraga atau dalam keadaan tergesa-gesa, hal sederhana seperti membuka jendela ruangan dan mendapatkan udara yang segar, sudah cukup untuk memberikan kesegaran pada otak anda.

Hidrat

Dalam keadaan yang melelahkan dan anda butuh minuman penyegar, sebisa mungkin hindari minuman yang mengandung kafein. Memang, kafein yang terdapat pada kopi maupun minuman bersoda, dalam waktu singkat mampu memberikan kesegaran pada otak anda. Tetapi dalam jangka waktu yang panjang, membuat anda merasa lebih lelah karena terjadi dehidrasi pada otot dan penyempitan pembuluh darah. Dalam jumlah yang besar, kafein akan memberikan masalah pada sistem pencernaan anda, karena kafein merangsang kontraksi pada usus.

Apa yang bisa menggantikan kafein sebagai penyegar? Air putih, merupakan cara yang sangat sederhana untuk menyegarkan otot dan otak anda. Selain mudah didapat, harganya juga sangat terjangkau.

Rangsang Panca Indera

Hukum alam mengatakan ada aksi maka ada reaksi. Otak kita memiliki 2 fungsi utama, yaitu sensorik dan motorik. Meningkatkan kemampuan otak bisa dilakukan dengan memberikan rangsangan pada indera kita. Seperti halnya ketika kita tiba-tiba merasa lapar setelah mencium bau masakan yang sedap, rangsangan yang diterima panca indera akan merangsang otak untuk beraktifitas.

Contoh lain, warna pink merupakan perangsang nafsu birahi pada sensor visual. Atau warna dekorasi ruangan kantor yang cerah mampu mengurangi rasa kebosanan dan kelelahan.

Aromaterapi secara efektif mampu membuat tubuh menjadi lebih rileks. Begitu juga dengan musik yang bisa dinikmati ketika sedang santai.

Pada indera pengecap, permen papermint dipercaya bisa meningkatkan memori otak sehingga bisa menerima informasi secara efektif.

Kebahagiaan

Fungsi otak, terutama memori, tidak bekerja dengan baik ketika sedang stres. Jika anda tegang, kecapaian, atau sedih, kemampuan memori dan kewaspadaan anda menjadi jauh berkurang.

Dalam hidup ini kita tidak mungkin bisa menghindari stress, tapi kita bisa menghadapi stress tersebut. Yang bisa anda lakukan adalah mencoba untuk menghilangkan pengaruh stress terhadap kehidupan dan pekerjaan anda. Lakukan kegiatan-kegiatan yang bisa membuat anda bahagia, bersama keluarga ataupun bersama teman-teman anda.

Cara lain yang bisa dilakukan ketika kita sedang stress yaitu dengan berlatih teknik relaksasi seperti yoga, mandi air hangat, atau pijat relaksasi.

Bermain Game Sederhana

Penelitian yang dilakukan pada penderita Dementia, membuktikan bahwa permainan kata-kata dan teka-teki dapat meningkatkan bahkan memulihkan kemampuan mental dan kognitif mereka. Permainan sederhana tersebut merupakan cara yang tepat untuk meningkatkan kemampuan otak. Karena otak dilatih untuk merespon dan bekerja untuk memecahkan suatu masalah.

Jenis permainan yang terbaik untuk melatih kemampuan otak adalah permainan strategi, dimana dibutuhkan lebih banyak kerja otak secara konstan.

Menonton Televisi

Acara televisi yang dianjurkan disini adalah acara yang berkualitas, dimana tidak semua acara televisi berkualitas. Para ahli mengindikasikan bahwa acara televisi yang bisa meningkatkan kemampuan otak adalah acara yang bisa mengajak kita untuk ikut berpikir. Misalnya adalah acara game atau kuis.

Menjelajah Internet

Penelitian yang dilakukan di University of California - Los Angeles membuktikan bahwa menjelajah internet (surfing) bisa merangsang otak untuk bekerja maksimal dalam membuat keputusan dengan pertimbangan-pertimbangan yang kompleks. Dan Scan Otak yang dilakukan menunjukkan bahwa lebih banyak syaraf-syaraf otak yang aktif ketika kita menjelajah internet daripada membaca buku.

Internet adalah dunia tanpa batas dimana anda bisa mendapat lebih banyak informasi diluar pendidikan formal anda. Belum lagi, dalam internet terdapat banyak jenis permainan online asah otak yang bisa membuat anda menjadi lebih pintar. Semakin sering anda menjelajah internet, semakin sering pula otak anda bekerja.

Diet

Untuk meningkatkan kemampuan otak anda, juga dibutuhkan nutrisi untuk otak. Sumber utama nutrisi untuk otak adalah protein. Tetapi tidak secara otomatis protein bisa meningkatkan kemampuan otak, tanpa bantuan dari beberapa vitamin dan mineral penting. Misalnya Vitamin A, untuk melindungi membran otak. Vitamin B, penting untuk vitalitas dan pertumbuhan neuron. Vitamin C, sangat penting untuk peningkatan fungsi otak. Vitamin E, untuk mencegah kemunduran fungsi otak. Magnesium, untuk menjaga kelangsungan proses metabolisme neuron. Zinc, berguna untuk meningkatkan fungsi kognitif pada otak. Dan Asam Amino, diperlukan untuk pertumbuhan dan kesehatan neurotransmitter.

Sebisa mungkin hindari suplemen untuk nutrisi otak, karena dengan mengkonsumsi banyak suplemen justru bisa merugikan anda. Sebaiknya nutrisi untuk otak anda berasal dari makanan kita sehari-hari. Dan jika kondisi fisik anda yang mengharuskan anda mengkonsumsi suplemen, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anda.

Minyak Ikan

Para ahli gizi menyarankan kita untuk sering mengkonsumsi minyak ikan karena minyak ikan bisa membuat otak jadi cerdas. Karena minyak ikan banyak mengandung Omega-3 Fatty Acids Eicosapentaenoic Acid (EPA), dan Docosahexaenoic Acid (DHA) yang berguna untuk menjaga tingkat dopamine di otak tetap tinggi, meningkatkan pertumbuhan neuron di korteks, dan meningkatkan sirkulasi otak. Dengan kata lain, Fatty Acids membuat kerja otak menjadi efisien.
Tetapi juga perlu diketahui bahwa mengkonsumsi ikan dalam jumlah yang besar, meningkatkan resiko untuk keracunan mercury.

Obat Alami

Asia, termasuk Indonesia terkenal dengan pengobatan alami-nya. Terdapat banyak macam obat-obatan alami yang sudah diteliti terbukti berkhasiat sebagai pemacu kerja otak dan otot, dan yang paling terkenal adalah Ginkgo Biloba dan Ginseng. Bahkan obat medis tidak memiliki efek yang lebih kuat dari Ginkgo, seperti meningkatkan sirkulasi darah otak, dan meningkatkan kemampuan kognitif. Sedangkan Ginseng yang dianggap sebagai ikon obat Asia, mempunyai efek neurologis yang sangat kuat. Selain mampu mengembalikan dan meningkatkan energi tubuh, Ginseng mampu membantu otak beradaptasi dengan agen stress dengan cara meningkatkan produksi hormon adrenalin. Efeknya, menetralisir penyebab stress yang mempengaruhi otak, dan menghilangkan gejala stress utama yaitu rasa gelisah.

Belajar Sesuatu Yang Baru

Ini jelas tidak semudah yang dikatakan. Sangat sedikit orang yang bisa memanfaatkan waktunya untuk belajar suatu pengetahuan dan ketrampilan diluar kepentingan pekerjaannya ataupun studinya. Belajar suatu bahasa asing, belajar membuat suatu kerajinan tangan, atau belajar sesuatu yang asing bagi kita sebelumnya bisa meningkatkan perkembangan otak, dan merangsang bagian-bagian otak yang sudah lama tidak digunakan ataupun belum pernah digunakan sebelumnya.

Banyak yang beranggapan bahwa belajar sesuatu yang tidak berhubungan dengan aktifitasnya, hanya akan membuang-buang waktu saja. Jelas anggapan itu salah. Cobalah untuk mempelajari sesuatu yang baru hanya 15 menit saja sehari. Dalam beberapa minggu anda akan melihat perkembangan yang luar biasa dalam diri anda. Anda akan memiliki wawasan yang luas, memiliki lebih banyak teman, dan tentu saja akan sangat berpengaruh positif dalam kehidupan anda.

Jangan Buang Waktu

Albert Einstein, salah satu ilmuwan paling terkenal mengajarkan kita teori relativitas dan beberapa nasehat penting, salah satunya “Jadikan segala sesuatu semudah mungkin”. Otak anda tidak akan bekerja maksimal jika dipenuhi dengan hal-hal yang rumit. Jalan terbaik adalah menata pikiran anda untuk meringankan beban anda.

Maksimalkan waktu anda dengan sedikit perubahan pada diri anda. Jangan pernah menunda-nunda pekerjaan. Jika anda punya waktu luang sekarang, maka kerjakan apa yang bisa meringankan waktu anda nanti. Buat jadwal harian dan prioritas jangka panjang.

Jika memungkinkan cobalah untuk melakukan pekerjaan secara bersamaan. Contoh orang Jepang, ketika mengantri di loket selalu membawa buku untuk dibaca. Bagi mereka waktu sangat penting untuk dibuang percuma, meskipun hanya 5 menit untuk mengantri tiket.

Meningkatkan Memori

Pada dasarnya, ada 3 cara seseorang untuk mengingat sesuatu yaitu melihat, mendengar , dan bekerja. Misal pelajar, cara belajar mereka berbeda-beda. Ada yang cepat mengerti sesuatu dengan membaca, ada yang dengan mendengar ucapan guru, dan ada yang dengan cara menulis.

Jika anda ingin meningkatkan memori anda, ketahui dulu mana diantara 3 cara tersebut yang paling cepat membuat anda ingat sesuatu. Kemudian lakukan pengulangan cara tersebut sehingga memori anda lebih kuat.

Tidur

Ketika anda lelah berpikir, istirahat saja tidak cukup efektif untuk menjadikan otak kembali fresh. Yang anda butuhkan adalah tidur. Memang waktu tidur yang dibutuhkan tiap orang tidak sama. Tetapi jika anda paksakan otak anda untuk berpikir ketika otak sudah lelah, maka hal itu akan menjadi tidak maksimal.

Jika anda mengalami gangguan susah tidur, ada cara yang efektif untuk mengatasinya. Baca buku ketika akan tidur, dan pastikan bacaan tersebut adalah cerita fiksi. Karena jika anda membaca buku non-fiksi atau ilmu pengetahuan, akan membuat otak anda berpikir dan semakin susah untuk tidur. Jika anda merasa tidur malam anda tidak cukup, cobalah untuk ditambah sedikit tidur siang.

Seks (khusus yang sudah menikah)

Banyak efek yang terjadi pada tubuh anda selama berhubungan seks, dan sebagian besar terjadi pada otak. Tidak ada kegiatan yang melebihi seks yang bisa meningkatkan aliran darah ke otak dan meningkatkan kemampuan kognitif secara drastis. Aktifitas seks juga mampu memproduksi hormon yang secara dramatis meningkatkan fungsi otak. Salah satunya hormon Oxytocin yang diproduksi selama aktifitas seks, akan meningkatkan kemampuan otak anda untuk berpikir jernih. Serotonin dan Dopamine yang diproduksi setelah aktifitas seks, membuat otak bisa berpikir kreatif dan tenang, dan mampu membuat keputusan yang logis. Dan aktifitas seks juga bisa membantu anda untuk memperoleh tidur yang nyenyak dan nyaman.

Baca SelengkapnyaCara Meningkatkan Kemampuan Otak
loading...

Sabtu, 03 Januari 2009

Penyebab Seseorang Menjadi Psikopat

Psikopat
Banyak orang sering mendustai diri mereka sendiri atau menghabiskan waktu dengan sesuatu yang tak mereka sukai, meskipun sedikit sekali dari mereka yang merasa bersalah dengan kebohongan yang mereka lakukan.

Para ilmuwan menemukan bahwa munculnya kesadaran yang tiba-tiba dapat meningkatkan aktivitas di otak. Intinya lebih banyak membutuhkan usaha untuk berbohong daripada berkata jujur.

Namun seseorang yang memiliki kecenderungan psikopat, berbohong dan berkata jujur sama mudahnya. Saat seorang anak menumbuhkan bakat berbohongnya sekitar usia tiga sampai empat tahun – mereka juga mengembangkan kemampuan untuk berempati.

Namun para peneliti mengungkapan bahwa seorang individu yang agresif serta mengalami gangguan personality antisosial tak mengalami perkembangan tersebut, sehingga mereka tak memiliki panduan moral.

Pengalaman traumatis serta kurangnya kontak dengan orang dewasa bisa menjadi pemicu yang bisa disalahkan.

Kebohongan Itu OK

Alasan mengapa seseorang menjadi psikopat telah dibahas di sebuah konferensi yang bertajuk "Psychopathy and the Problem of Evil"di Sheffield.

Dr Sean Spence dari Universitas Sheffield, yang mengepalai konferensi, menemukan jika area frontal lobe pada otak akan lebih aktif saat seseorang berbakat bohong dibanding saat mereka berkata jujur. Spence akan melakukan studi pada aktivitas syaraf yang terhubung dengan aktifitas kebohongan.

Dr Spence menuturkan,”Saat kita berbohong, ada bagian dari diri kita yang tak ingin memanipulasi bagian yang lain atau bahkan mengambil keuntungan dari bagian itu. Namun pada individu yang psikopat, aktivitas semacam itu tak dapat kita jumpai sehingga kebohongan adalah hal wajar bagi mereka. bahkan tak ada keraguan untuk saat melakukannya.”

Semua ini juga dipengaruhi orang dewasa yang tak memberikan rasa empati saat mereka masih bocah sehingga individu psikopat tak bisa mempelajari contoh yang kerap diberikan orang dewasa, dan memicu berkembangnya gangguan personality antisocial yang agresif.

“Jika mereka pernah mengalami pelecehan seksual ataupun tindak kekerasan, mereka tak akan pernah berhubungan dengan perasaan empati,” tutur Dr Spence yang menekankan jika 'good parenting' merupakan masalah penting untuk mencegah perkembangan kelainan tersebut.

“Bahkan jika seseorang yang pernah mengalami pelecehan seksual, namun paling tidak mereka pernah menjalin hubungan baik dengan orang dewasa maka trauma tersebut tak membuat mereka berkembang menjadi seorang kriminal.”

Diet dan Olah Tubuh

Diet yang dilakukan saat masa kanak-kanak juga mempengaruhi seorang individu menjadi psikopat.

Konferensi yang dipimpin Professor Adrian Raine, seorang psikolog dari Universitas California menuturkan jika dia melibatkan satu kelompok yang terdiri dari anak-anak berusia tiga tahun yang menjalani program diet, latihan serta menjalani simulasi cognitive dalam penelitiannya.

Pada usia 11 tahun mereka menunjukkan peningkatan aktivitas otak saat menjalani brain scan reading (pembacaan otak) dan di usia 23 tahun sekitar 64% mereka yang tak menjalani program tersebut ternyata memiliki catatan kriminal.

Professor Raine menuturkan,”Ini bukan jenis peluru perak untuk menyelesaikan masalah kriminal dan kekerasan, namun aku rasa ini merupakan salah satu pemicu terjadinya kriminalitas. Perilaku keluarga merupakan bibit seorang individu berkembang untuk melakukan perbuatan kriminal yang kerap terlihat dia awal hidup individu.”

Dr Spence menambahkan bahwa pengaruh alkohol serta narkoba juga memicu kerusakan otak yang menyebabkan perilaku psikopat. Namun ada juga individu yang tak menunjukkan tanda-tanda perilaku psikopat malah melakukan hal yang keji dalam situasi yang tak biasa ataupun diluar kendalinya.

“Di Rwanda sekitar 800 ribu penduduk sipil dibunuh secara keji dalam 100 hari, saat itu hampir setiap orang menyebut pembunuhan merupakan hal yang normal – sebuah pengaruh dari perubahan lingkungan.”

Baca SelengkapnyaPenyebab Seseorang Menjadi Psikopat
loading...

Posting Terbaru