Tampilkan postingan dengan label wisata indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata indonesia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Januari 2015

5 Danau Paling Dalam Di Indonesia

5 Danau Paling Dalam Di Indonesia - Menurut Wikipedia Indonesia, danau merupakan cekungan besar di permukaan bumi yang digenangi oleh air, baik itu air tawar maupun air asin di mana cekungan tersebut dikelilingi oleh daratan. Danau dapat dibedakan menurut proses terjadinya seperti danau tektonik, danau vulkanik, maupun danau buatan. Nah, Indonesia merupakan negara tropis yang mempunyai banyak danau. Danau-danau di Indonesia kerap dikunjungi wisatawan sebagai tempat wisata. Nah, beberapa danau di Indonesia mempunyai kedalaman yang cukup menakjubkan.

Berikut adalah 5 Danau Paling Dalam Di Indonesia :


1. Danau Matano – 590 m

Danau Paling Dalam Di Indonesia


Danau yang terletak di kota Sorowako, Luwu Timur ini memiliki kedalaman 590 meter (1.969 kaki). WWF menjuluki Danau Motano sebagai danau paling dalam di indonesia bahkan Asia Tenggara serta terdalam kedelapan di dunia. Air danau ini sangat jernih dan sering dijadikan tempat berlibur bagi masyarakat setempat. Saking jernihnya, penduduk sekitar danau pun menggunakan air danau sebagai air minum. Di danau juga terdapat spesies ikan yang menarik minat ilmuwan, yakni ikan Butini (Glossogobius matanensis).


2. Danau Toba – 529 m

Danau Paling Dalam Di Indonesia

Meski dijuluki danau terbesar di Asia Tenggara, ternyata kedalaman Danau Toba masih kalah dengan Danau Matano. Danau Toba hanya memiliki kedalaman maksimal 529 m. Danau vulkanik ini memiliki sebuah pulau di tengah-tengahnya. Danau Toba terbentuk saat ledakan supervolcano 73.000 tahun yang lalu terjadi. Letusan tersebut selain menyebabkan terbentuknya kaldera yang menjadi cikal bakal Danau Toba. Letusan juga menyusutkan populasi manusia hingga 60% pada saat itu.

Baca Juga Artikel Tentang Danau Toba Lainnya :

5 Kisah Misteri Danau Toba Paling Menakutkan
4 Pulau Tersembunyi Yang Indah Di Danau Toba




3. Danau Poso – 450 m

Danau Paling Dalam Di Indonesia

Danau Poso merupakan danau terbesar ketiga di Indonesia sekaligus salah satu danau paling dalam di indonesia. Kedalaman Danau Poso adalah 450 m. Danau yang tenang ini merupakan tempat peternakan belut, ikan Sidat atau Sugili terbesar di dunia. Danau ini juga merupakan salah satu danau terindah di dunia dengan pasir putih yang terdapat di tepi danau hingga dasar danau.


4. Danau Dibawah – 309 m

Danau Paling Dalam Di Indonesia

Danau ini merupakan danau kembar yang terletak di kabupaten Solok, Sumatera Barat. Danau ini mempunyai kedalaman 309 m. Di tepi danau, penduduk biasa bercocok tanaman holtikultura, seperti kol, wortel, dan kayu manis. Uniknya, meski berada diberi nama Danau Dibawah, danau ini sesungguhnya terletak di bagian atas danau kembarannya.


5. Danau Singkarak – 268 m

Danau Paling Dalam Di Indonesia

Danau yang terletak di antara kabupaten Solok dan kabupaten Tanah Datar merupakan salah satu danau paling dalam di indonesia dengan kedalaman mencapai 268 m. Danau ini merupakan hulu dari Batang Ombilin, sebuah sungai yang mengalir di Sumatera Barat. Di danau ini terdapat spesies ikan endemik, yakni ikan bilih. Ikan ini diperkirakan hanya hidup di danau ini. Tak heran, ikan bilih kerap menjadi olahan bagi mereka yang melancong ke Danau Singkarak.


Sumber : liputan6.com

Baca Selengkapnya5 Danau Paling Dalam Di Indonesia
loading...

Rabu, 31 Desember 2014

5 Danau Paling Unik Di Indonesia

5 Danau Paling Unik Di Indonesia - Kekayaan alam yang kita miliki sangatlah melimpah ruah dari dasar laut hingga puncak gunung. Kita memiliki jutaan ragam flora dan fauna, panorama alam yang tak jemu-jemu untuk dipandang juga keajaiban alam yang membuat kita terhenyak. Salah satunya adalah danau-danau unik dan langka yang kita miliki.

Berikut adalah  5 Danau Paling Unik Di Indonesia :


1. Danau Kakaban, Kalimantan Timur

Danau Paling Unik Di Indonesia


Danau yang terletak di Pulau Kakaban, Berau Kalimantan Timur ini memerangkap air laut, air dalam tanah dan air hujan sejak 2 juta tahun lalu. Danau Kakaban termasuk danau prasejarah yakni ketika Zaman Peralihan Holosin. Dengan luas sekitar 5 Km2 dikelilingi dinding karang terjal setinggi 50 M sehingga air laut yang terperangkap tidak bisa keluar.

Dalam perkembangannya kemudian, air disini menjadi lebih tawar dan menyebabkan perubahan ekosistem yang unik. Pulau dengan danau seperti ini selain di Berau, Indonesia hanya ada di Danau Ubur-ubur Palau, Kepulauan Micronesia. Kakaban sendiri artinya adalah "memeluk", jadi pulau yang memeluk danau dan juga flora dan fauna di sekitarnya. Jika anda pergi ke Derawan, jangan lupakan Kakaban.


2. Danau Labuan Cermin, Kalimantan Timur

Danau Paling Unik Di Indonesia

Danau ini bening seperti kaca dengan dua rasa, tawar dan asin. Yup, hal ini karena Danau Labuan Cermin merupakan campuran antara danau air tawar dan air asin. Permukan merupakan air tawar yang tidak tercampur dengan dasar danau dimana terdapat aliran air asin. Perbedaan air tersebut juga mengakibatkan perbedaan ikan yang hidup antara di permukaan dan dasar danau. Setelah dari Kakaban anda bisa mendatangi Labuan Cermin dalam rangka mengeksplorasi Derawan.


3. Danau Kelimutu, NTT

Danau Paling Unik Di Indonesia

Siapa yang tidak tau Danau Kelimutu yang memiliki panorama menakjubkan dari 3 danau dengan warna yang berbeda. Danau ini terletak di Gunung Kelimutu, Pulau Flores, NTT. Danau yang biasa kita sebut Danau Tiga Warna ini memang memiliki 3 buah kawah danau dengan warna yang berbeda yakni merah, biru dan putih.

Seiring dengan perjalanan waktu, warna-warna ini pun berubah. Kelimuti sendiri gabungan dari kata 'keli' yang berarti gunung dan 'mutu' yang berarti mendidih. Dibalik panorama alam yang menyegarkan mata, masing-masing danau ini dipercaya memiliki kekuatan alam dan makna yang berbeda-beda. Penduduk setempat percaya danau ini menjadi rumah para jiwa-jiwa orang yang telah meninggal dan wajib memberikan sesajen ketika danau berubah warna.


4. Danau Merah Pagaralam, Bengkulu

Danau Paling Unik Di Indonesia

Danau berwarna merah darah ini terletak di perbukitan Raje Mandare perbatasan Kota Pagaralam dan Kaur, Bengkulu. Meskipun permukaan danau tampak berwarna merah, tetapi sebenarnya dia bening seperti air pada umumnya. Danau ini seperti halnya dengan Danau Hilier yang berwarna merah muda di Kanada.

Danau Merah Pagaralam baru diketahui pada tahun 2010 ketika ada rombongan warga yang melakukan ekspedisi di kawasan Rimbacandi. Untuk mencapai ke danau ini diperlukan waktu 1-2 hari perjalanan dari Kota Bengkulu melewati hutan, kawasan rimbacandi, dan Dempo Selatan. Berminat untuk ekspedisi?


5. Danau Satonda, NTB

Danau Paling Unik Di Indonesia

Danau ini juga memerangkap air laut didalamnya bahkan kadar garam di danau ini diperkirakan lebih tinggi dari air laut disekitarnya. Danau ini diperkirakan terbentuk akibat letusan Gunung Tambora. Belum banyak penelitian yang dilakukan untuk melihat ragam flora dan fauna yang hidup disana.

Penelitian paling lengkap dilakukan oleh dua orang ilmuwan Eropa, Kempe dan Kazmierczak di tahun 1989 dan 1996. Hasil penelitiannya mereka tuangkan dalam artikel berjudul Microbialities & Hydrochemistry of the Crater Lake Satonda, tahun 1996. 

Nah, itulah 5 Danau Paling Unik Di IndonesiaLuar biasa bukan apa yang dimiliki oleh Nusantara dari Sabang sampai Merauke ini?


Sumber : liputan6.com

Baca Selengkapnya5 Danau Paling Unik Di Indonesia
loading...

Jumat, 05 September 2014

5 Hal Paling Unik Dari Suku Dani Di Papua

5 Hal Paling Unik Dari Suku Dani Di Papua


Suku Dani Di Papua

Kumpulan-berita-unik.blogspot.com - Suku Dani yang mendiami wilayah Wamena di Papua terkenal dengan banyak keunikan. Dari pakaian yang berupa koteka sampai tradisi potong jari. Ada banyak suku yang ada di Papua, seperti Suku Korowai, Asmat, Kamaro hingga Dani. Salah satu yang menarik dan punya ciri khas adalah Suku Dani. Asyiknya, wisatawan bisa bertemu langsung dan tinggal untuk beberapa hari bersama mereka.


Dilansir dari detikTravel, Kamis (4/9/2014) berikut adalah 5 Hal Paling Unik Dari Suku Dani Di Papua :


1. Koteka

Mendengar nama Papua, salah satu yang sering terlintas di benak Anda pasti adalah koteka. Walau suvenir koteka dijual dimana-mana di Papua, tahukah Anda koteka merupakan pakaian adat yang banyak dikenakan pria Suku Dani di Wamena. Koteka terbuat dari buah labu yang bentuknya lonjong. Isinya dibuang dan lalu dipanaskan di atas api. Setelah mengeras, buah labu tersebut diikat dengan tali kecil yang dikaitkan ke bagian punggung pria. Koteka hanya menutupi alat kelamin pria saja.

Mengapa para pria Suku Dani menggenakan koteka? Hal itu tak lepas dari wilayah yang mereka tempati. Wamena adalah wilayah perbukitan yang sebagian besar masih tertutup hutan rimba. Dengan menggenakan koteka, para pria Suku Dani leluasa bergerak di dalam hutan untuk berburu atau memetik tumbuhan. Para pria yang memakai koteka di Suku Dani hanya tinggal orang-orang tua saja. Anak-anak muda di sana sudah menggenakan baju, meski masih memakai koteka untuk festival atau acara-acara adat.


2. Tari perang

Ada tiga hal yang menyebabkan Suku Dani berperang, yakni ladang, babi dan wanita. Senjatanya beragam, mulai dari tombak, panah hingga kampak. Jangan heran, tiap suku di dunia memang sering berperang. Meski begitu tenang saja, simulasi peperangan ala Suku Dani dikemas menjadi suatu tarian adat bernama tari perang. Pengunjung yang menonton tari perang Suku Dani pasti jadi pengalaman tiada dua. Kapan lagi melihat mereka menentang senjata dan berlarian layaknya seperti perang sungguhan. Suasananya menengangkan!


3. Honai

Selain pakaian adat, rumah adat Suku Dani juga menarik untuk didatangi. Rumah adatnya bernama honai yang terbuat dari bambu dan jerami yang bentuknya seperti jamur. Rumah honai terdiri dari dua lantai, lantai bawah sebagai kandang babi dan atasnya untuk tempat tidur. Satu rumah honai bisa ditempati hingga 5 orang atau lebih. Rumahnya yang sungguh unik jadi ciri khas dari Suku Dani.


4. Bakar batu

Bakar batu adalah suatu perayaan atau pesta yang biasa dilakukan Suku Dani saat menyambut kelahiran, pernikahan, tanda bersyukur, upacara kematian, hingga pesta setelah perang usai. Pertama, para Mama (sebutan bagi wanita tua di papua) menyiapkan ubi-ubi, jerami dan daun-daun, serta kayu dan batu.Lalu, seorang pria Suku Dani membuat api dengan menggesekan kedua kayu hingga memunculkan api dan lalu digunakan untuk membakar batu.

Ketika batu sudah dirasa panas, kemudian dimasukanlah ubi-ubi ke dalam lubang yang sudah diisi rumput dan disusun memenuhi lubang. Lalu, ubi dimasukkan dan disusun agar bisa matang dengan merata dengan bagian atas ubi ditutup kembali menggunakan rumput dan batu-batu panas. Rasa ubi yang dibakar sangatlah enak. Apalagi makannya selagi panas, asapnya yang mengepul bakal tercium aroma yang wangi. Kesehatannya pun dijamin karena tidak ada pengawet sama sekali. Pesta adat yang sehat!


5. Potong jari

Jangan berpikir negatif dulu tentang tradisi potong jari Suku Dani. Tradisi ini merupakan bentuk bela sungkawa dari anggota keluarga yang meninggal. Tradisi potong jari hanya dilakukan para wanita Suku Dani yang sudah beristri. Ketika ada anggota keluarganya yang meninggal, maka jari mereka akan dipotong dengan kampak batu.

Ketika sudah tidak memungkinkan lagi untuk dipotong jarinya, maka yang dipotong adalah daun telinga atau disebut Ikipalek. Meski begitu, para wanita yang jarinya sudah terpotong tetap hidup seperti biasa. Mereka mengurus anak, ladang dan memasak. Ini adalah bentuk bela sungkawa yang paling dalam. Bagi mereka, rasa sakit dari jari yang dipotong tak seberapa dengan rasa sakit yang ditinggalkan keluarga tercinta.




Baca Selengkapnya5 Hal Paling Unik Dari Suku Dani Di Papua
loading...

Jumat, 06 Desember 2013

5 Pantai Paling Indah Di Raja Ampat

5 Pantai Paling Indah Di Raja Ampat


5 Pantai Paling Indah Di Raja Ampat - Tak diragukan lagi, keindahan bahari Kepulauan Raja Ampat memang sudah tersohor ke berbagai penjuru dunia. Tak hanya alam bawah lautnya, pantai dengan pasir putih juga mempesona. Inilah 5 Pantai Paling Indah Di Raja Ampat.



Dikutip dari detikTravel, Rabu (13/11/2013) ada 5 Pantai Paling Indah Di Raja Ampat:


1. Pantai Arborek

Pantai Arborek
Foto: (Afif/detikTravel)


Sesuai namanya, pantai ini berada di dalam Pulau Arborek. Letaknya sekitar 1 jam dari Waisai, ibukota Kabupaten Raja Ampat. Pantai ini memiliki pasir yang sangat putih. Tak hanya di tepian tapi menutupi seluruh pulau. Bahkan, rumah penduduk pun beralaskan pasir putih ini.

Berjalan di sepanjang pesisir pantai, kamu akan menemukan banyak pohon kelapa berjejer rapi. Suasana rindang dan sejuk pun akan didapatkan selama berada di pantai ini.


2. Pantai WTC

Pantai WTC
Foto: (Putri/detiktravel)

Sebagai ibukota kabupaten, Waisai jadi persinggahan wajib para wisatawan yang akan menjelajah Raja Ampat. Ada satu pantai di sana yang wajib datangi, yakni Pantai Waisai Torang Cinta (WTC). Sekilas, suasana Pantai WTC mirip dengan Pantai Ancol yang ada di Jakarta.

Bisa dibilang, Pantai WTC adalah salah satu pusat berkumpul masyarakat Waisai. Ada taman kecil menghiasi WTC. Tak hanya itu, WTC juga telah dilengkapi dengan kursi taman kecil yang asyik untuk duduk-duduk bersama teman. Rencananya, Pantai WTC akan menjadi pusat persinggahan Sail Raja Ampat 2014 mendatang.


3. Pantai Waiwo

Pantai Waiwo
Foto: (Putri/detikTravel)

Berada sekitar 15 menit dari Pantai WTC, wisatawan akan dihadapkan dengan Pantai Waiwo. Inilah pantai lain di Raja Ampat yang tak kalah cantik. Pasir putih halus dan degradasi air laut mempercantik pantai ini.

Di bawah terang cahaya matahari, Pantai Waiwo begitu menghipnosis setiap mata yang memandang. Deretan penginapan di sepanjang pantai bisa jadi pilihan turis yang ingin menikmati Waiwo lebih lama.


4. Pantai Cemara

Pantai Cemara
Foto: (Putri/detikTravel)

Berada tak jauh dari Pantai Waiwo, masih ada lagi pantai cantik yang juga cantik, yakni Cemara. Sama seperti Waiwo, Cemara juga memiliki pasir putih yang halus dengan laut biru bersih. Sempurna!

"Namanya cemara karena banyak tumbuh pohon cemara laut di sini," tutur Pak Ahmad, salah seorang penduduk lokal.


5. Pantai Yeben

Pantai Yeben
Foto: (Putri/detikTravel)

Berbeda dengan Pantai WTC, Waiwo dan Cemara yang berada di Waisai, Pantai Yeben terletak di pulau yang berbeda, yakni Pulau Yeben. Pulau ini ditempuh sekitar 1,5 jam dari Pantai Cemara.

Meski jauh, panorama yang disuguhkan sangat menakjubkan. Pantainya memiliki pasir putih sehalus bedak. Menengok ke laut, siap-siap terpukau lewat airnya yang sangat jernih. Saking beningnya, Anda bisa melihat ikan aneka warna bebas berenang tanpa perlu menyelam.

Nah, itulah 5 Pantai Paling Indah Di Raja Ampat semoga menambah wawasan anda.

Baca Juga #Keindahan Pesona Raja Ampat.

Sumber Artikel
Baca Selengkapnya5 Pantai Paling Indah Di Raja Ampat
loading...

Jumat, 08 November 2013

5 Tradisi Kematian Paling Unik Di Indonesia

5 Tradisi Kematian Paling Unik Di Indonesia


5 Tradisi Kematian Paling Unik Di Indonesia - Indonesia punya banyak tradisi unik, termasuk soal kematian. Beda suku dan daerah, beda lagi tradisi kematiannya. 5 Tradisi kematian ini misalnya, cuma ada di Indonesia.

Dikutip dari detikTravel, Kamis (24/10/2013), berikut 5 Tradisi Kematian Paling Unik Di Indonesia:


1. Tidak mengubur jenazah (Bangli, Bali)

Tidak mengubur jenazah (Bangli, Bali)
Foto: (Sastri/detikTravel)


Kalau mayoritas masyarakat Bali melakukan ritual Ngaben saat kematian seseorang, lain halnya dengan warga Kabupaten Bangli. Mereka membiarkan tulang-tulang jenazah berserakan di Kuburan Trunyan, yang berada di salah satu sisi Danau Batur.

Meski tulang-tulang tergeletak di banyak tempat, tak ada bau bangkai tercium. Ini karena Taru Menyan, pohon yang jadi asal-usul nama Trunyan. Konon, akar pohon yang menjalar ke sudut-sudut Kuburan Trunyan menghilangkan bau bangkai pada mayat.


2. Rambu Solo (Toraja, Sulsel)

Rambu Solo - Toraja, Sulsel
Foto: (Nugraha/detikTravel)

Rambu Solo adalah upacara kematian khas Suku Toraja, Sulawesi Selatan. Ini adalah pesta yang digelar sebagai tanda penghormatan terakhir kepada mendiang yang telah pergi. Usai melewati serangkaian acara, jenazah diusung menggunakan Tongkonan menuju makam yang berada di tebing-tebing dan gua.

Dalam upacara Rambu Solo, dibuat boneka kayu yang sengaja dibuat mirip dengan orang yang meninggal. Boneka itu kemudian diletakkan di tebing, dekat si jenazah.

3. Brobosan (Jawa Timur)

Brobosan, Jawa Timur
Foto: (jawatimuran.wordpress.com)

Brobosan adalah upacara kematian yang biasa dilakukan masyarakat Jawa Timur. Seluruh anggota keluarga mendiang berjalan mengitari bawah keranda jenazah yang diangkat.

Mereka melakukan hal ini untuk menghormati mendiang dan mengenang semasa hidup. Mereka mengitari keranda sebanyak 3 kali, sebelum akhirnya dibawa ke liang lahat.

4. Saur Matua (Sumatera Utara)

Saur Matua, Sumatera Utara
Foto: (Fitraya/detikTravel)

Saur Matua adalah upacara penghormatan yang dilakukan masyarakat Batak. Upacara ini hanya dilakukan kalau anak-anak dari mendiang telah menikah seluruhnya. Saur Matua dilakukan sebagai penghormatan karena mendiang telah berhasil mendidik putra-putrinya sampai menikah.

Kalau biasanya tangan mendiang diletakkan di depan dada, lain halnya dengan Saur Matua. Khusus ritual ini, tangan mendiang diletakkan di samping badan.

5. Ngaben (Bali)

Ngaben, Bali
Foto: (Gede Suardana/ detikTravel)

Upacara kremasi jenazah biasa dilakukan oleh masyarakat Hindu dan Tionghoa. Di Bali, upacara kremasi atau pembakaran ini disebut Ngaben. Yang membedakan Ngaben dengan upacara kremasi lain adalah rentetan prosesi dan ritual, termasuk adanya 'Bade' dan 'Lembu'.

'Bade' dan 'Lembu' terbuat dari kayu, kertas warna-warni, dan bahan-bahan lainnya. 'Bade' dan 'lembu' ini menjadi tempat jenazah yang nantinya akan dikremasi.

Nah, itulah 5 Tradisi Kematian Paling Unik Di Indonesia semoga menambah wawasan anda.


Baca Selengkapnya5 Tradisi Kematian Paling Unik Di Indonesia
loading...

Jumat, 04 Oktober 2013

5 Pantai Paling Indah Di Maluku

5 Pantai Paling Indah Di Maluku



5 Pantai Paling Indah Di Maluku - Maluku menyuguhkan berbagai tempat wisata yang eksotis. Tidak lengkap liburan ke Maluku, bila belum mengunjungi 5 Pantai Paling Indah Di Maluku berikut ini.


1. Pantai Pintu Kota
Pantai Pintu Kota
Foto: (Elyn Prina/ d'Traveler)



Pintu Kota, pantai ini menyimpan keunikan tersendiri yaitu terdapat lubang besar yang menerobos tebing karang, sampai tembus di kedua sisinya. Pada bagian karang yang berlubang tersebut apabila kita berdiri di pinggir pantai, maka kita dapat melihat laut secara langsung melalui lubang tersebut.

Pantai Pintu Kota berbentuk teluk merupakan jenis pantai berkarang dan berbatu. Bagian bibir pantai yang berpasir hanya sedikit saja. Pantai ini terkenal dengan bebatuan karang yang besar dan pantai pasir hitam.



2. Pantai Natsepa
Pantai Natsepa
Foto: (Elyn Prina/ d'Traveler)

Pantai Natsepa memiliki pasir putih dan lautan yang biru jernih yang terlihat cantik dari atas tebing. Pemandangan inilah yang digandrungi banyak traveler.

Setelah puas bermain air, traveler bisa menyicip sajian khas Pantaai Natsepa, yaitu rujak. Rujak di Pantai Natsepa punya rasa yang unik. Pada sambalnya, si pedagang biasanya memberikan tomi-tomi atau anggur Ambon.


3. Pantai Hunimuna
Pantai Hunimuna
Foto: (Zainal Kabila/ d'Traveler)

Pantai Hunimua atau Pantai Liang ada di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Ini merupakan pantai pasir putih dengan kecantikan gradasi lautnya. Pilihlah bulan tenang seperti September-November atau April-Mei, agar tidak penuh dengan wisatawan.


Dari beberapa pantai yang cukup populer di Ambon, Pantai Liang menjadi salah satu favorit warga lokal dan juga wisatawan luar. Pantai ini sudah dikenal sejak tahun 1990-an dan bahkan pernah disebut-sebut sebagai pantai terbaik di Indonesia.


4. Pantai Ora

Pantai Ora
Foto: (Pemprov Maluku)

Ini adalah Maladewa-nya Maluku. Hal ini karena pemandangannya hampir mirip dengan negara kepulauan tersebut. Pantai Ora terletak di Desa Saleman, Seram Utara, Maluku Tengah, Maluku. Akses menuju lokasi memang tidak mudah.


Namun, pantai dengan pasir putihnya yang terang dan air lautnya yang biru tenang akan membuat Anda lupa dengan hiruk-pikuk kehidupan di kota besar. Bagi yang pergi bersama pasangan, suasana romantis seakan menghampiri Anda.


5. Pantai Sulamadaha
Pantai Sulamadaha
Foto: (Nurul Hidayati/detikTravel)

Pantai Sulamadaha di Ternate, punya panorama luar biasa indah. Airnya sangat jernih dan berwarna biru tua. Saking jernihnya, banyak traveler yang menjuluki Pantai Sulamadaha sebagai Pantai Kaca.


Berkunjung ke Maluku belum lengkap rasanya kalau belum mengunjungi Pantai Sulamadaha. Selain airnya yang biru jernih, pantai ini berhadapan langsung dengan bukit di Pulau Hiri. Perairannya penuh ikan-ikan cantik. Berperahu menyusuri pantai ini rasanya sangat mengagumkan.

Nah, itulah 5 Pantai Paling Indah Di Maluku semoga menambah wawasan anda.

Sumber Artikel
Baca Selengkapnya5 Pantai Paling Indah Di Maluku
loading...

Kamis, 19 September 2013

4 Tempat Wisata Paling Murah Di Bali

4 Tempat Wisata Paling Murah Di Bali


4 Tempat Wisata Paling Murah Di Bali - Siapa yang tak kenal Bali? Di Indonesia bahkan di seluruh penjuru dunia, Bali sudah dikenal sebagai tujuan pariwisata dengan keunikan berbagai hasil seni budayanya. Bali nampaknya menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang paling diminati para wisatawan untuk dikunjungi.

Di sana, banyak pemandangan alam yang bisa dinikmati. Provinsi yang memiliki sebutan Pulau Dewata dan Pulau Seribu Pura ini mayoritas penduduknya adalah pemeluk agama Hindu. Oleh karena itu, di sana banyak pura yang dijadikan sebagai tempat memuja para Dewa (Tuhan). Selain itu, Bali juga memiliki banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi. Bukan hanya pantainya saja, tapi masih ada tempat wisata lain yang murah dan menarik untuk dikunjungi.

Berbagai tempat wisata yang ada di Bali, nampaknya memiliki keunikannya masing-masing. Tak heran, banyak orang yang ingin balik lagi ke Bali untuk bisa menikmati pemandangan dan mendapatkan hiburan menarik. Lalu, apakah Anda berencana akan pergi liburan ke Bali? Liburan ke Bali sebenarnya tidak perlu membawa uang banyak. Dengan uang pas-pasan saja, Anda sudah bisa mengunjungi beberapa objek wisata yang indah secara cuma-cuma.

Apa saja tempat wisata paling murah di bali tersebut? Dikutip dari Travel.detik..com, berikut 4 Tempat Wisata Paling Murah Di Bali dan indah yang patut dikunjungi:


1. Pura Tanah Lot

Pura Tanah Lot


Tempat wisata ini merupakan keunikan lain di Bali. Anda akan terkesima oleh puranya yang berdiri megah dan air laut biru yang mengelilinginya. Selain itu, pantai Tanah Lot juga memiliki banyak batu karang dan tak ada pasir putih. Namun, pemandangan indah bisa dinikmati dan Anda juga bisa berfoto dengan latar Pura Tanah Lot sepuasnya. Biasanya banyak orang yang menghabiskan waktu di pantai ini pada sore hari untuk melihat sunset. Untuk masuk ke dalam kawasan ini, Anda hanya dikenakan biaya sebesar Rp. 15.000 saja. Cukup murah, bukan?

2. Danau Beratan

Danau Beratan

Danau Beratan berada di Bedugul, Kabupaten Tabanan, Bali Utara. Di tempat wisata ini, Anda bisa menikmati udara yang sejuk dan pemandangan yang indah. Danau ini cukup luas, memiliki air biru yang tenang, dan dikelilingi pengunungan nan hijau. Pemandangan akan semakin cantik saat Anda melihat Pura Ulun Danu dengan latar danaunya. Untuk menikmati keindahan pemandangan ini, Anda hanya cukup membayar Rp. 10.000 saja.

3. Gua Gajah

Gua Gajah

Bali juga memiliki tempat eksotis yang wajib Anda kunjungi yaitu Gua Gajah. Tempat wisata ini terletak di Desa Bedulu, Kecamatan Balah Batu, Kabupaten Gianyar. Di sini, Anda bisa masuk ke dalam perut gua dan melihat patung-patung gajah. Di tengah-tengah gua terdapat 6 buah patung yang digunakan sebagai upacara suci agama Hindu dan Buddha. Uniknya, keenam patung tersebut mengeluarkan air dari perutnya.

4. Pemandian Air Panas Banjar

Pemandian Air Panas Banjar

Di tempat wisata ini ada tiga kolam dengan banyak pancuran yang berbentuk kepala naga. Anda bisa merasakan nikmatnya mandi air panas di tempat ini hanya dengan membayar Rp. 5.000 saja per orang. Pemandian Air Panas Banjar ini terletak di Desa Banjar, Kabupaten Buleleng. Jika ingin membasuh badan dan meregangkan pikiran, maka cobalah untuk mendatangi tempat wisata ini.

Itulah 4 Tempat Wisata Paling Murah Di Bali yang patut dikunjungi. Jadi, tak usah khawatir jika hanya memiliki uang pas-pasan untuk datang ke Bali karena Anda tetap bisa mengunjungi beberapa tempat wisata yang menarik dan indah. Selain itu, Bali juga sangat indah dan romantis jika dikunjungi bersama pasangan. Bagaimana, Anda memiliki rencana liburan ke Bali pada tahun ini?

Baca Selengkapnya4 Tempat Wisata Paling Murah Di Bali
loading...

Minggu, 15 September 2013

5 Kerajaan Hewan Di Indonesia

5 Kerajaan Hewan Di Indonesia


5 Kerajaan Hewan Di Indonesia - Untuk wisatawan pecinta hewan, rasanya wajib tahu 5 tempat di Indonesia ini karena bisa bertemu dengan ratusan hewan khasnya. Saking banyaknya, sampai-sampai tempat ini disebut kerajaan hewan.

Dikutip dari detikTravel, Rabu (3/9/2013) inilah 5 Kerajaan Hewan Di Indonesia:


1. Pulau Rambut, DKI Jakarta
Pulau Rambut, DKI Jakarta
Foto: (Lely Azis/dtraveler)


Berada di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Pulau Rambut tidak dihuni oleh manusia. Seluruh pulau ini dihuni oleh aneka jenis burung cantik. Saking banyaknya burung yang berada di sana, tak sedikit wisatawan yang menyebutnya sebagai Kerajaan hewan Burung.

Traveling ke sana, wisatawan sebaiknya menyiapkan tenda karena tidak tersedia penginapan di sana. Bangunlah pagi-pagi dan naik ke menara. Dari sana, Anda bisa melihat aneka burung yang asyik terbang di pagi hari.

2. Desa Wabula, Kalimantan Timur
Desa Wabula, Kalimantan Timur
Foto: (Shafa/detikTravel)

Desa Wabula di Buton, Kalimantan Timur memiliki sebuah pantai yang masih perawan. Belum banyak turis yang datang ke sana. Saking perawannya, pantai di sana tidak dihuni oleh manusia. Satu-satunya penghuni pantai tersebut adalah keong.

Ada ratusan atau bahkan ribuan keong yang menjadikan Pantai Desa Wabula sebagai rumah tinggal. Semuanya tersebar di atas pasir. Jadi sebaiknya berhati-hati sebelum melangkah.

3. Taman Nasional Baluran, Jawa Timur
Taman Nasional Baluran, Jawa Timur
Foto: (Rivki/detikTravel)

Berada di Situbondo, Jawa Timur, Taman Nasional Baluran dihuni oleh banyak rusa. Saking banyaknya, Anda tidak perlu repot mencari rusa yang sedang asyik bermain di tengah savana. Cukup berjalan sedikit ke hamparan savana, rusa pun sudah bisa ditemukan.

4. Taman Nasional Bantimurung, Sulawesi Selatan
Taman Nasional Bantimurung, Sulawesi Selatan
Foto: (Putri/detikTravel)

Siapa tak suka kupu-kupu? Insekta yang satu ini memang memiliki tubuh yang cantik, terutama di bagian sayapnya. Sayang, kehadiran kupu-kupu perlahan menghilang karena habitatnya yang perlahan hilang.

Tapi tidak dengan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung di Maros, Sulawesi Selatan. Di sana, masih ada banyak kupu-kupu beterbangan di sana. Warnanya pun beragam dan sangat menarik hati. Oleh karena itu, taman nasional yang satu ini disebut Kerajaan hewan Kupu-kupu.

5. Pulau Kembang, Kalimantan Selatan
Pulau Kembang, Kalimantan Selatan
 Foto : (M Yusuf Simatupang/ACI)

Untuk yang suka monyet, Anda harus menyempatkan diri mampir ke Pulau Kembang di Kalimantan Selatan. Pulau ini dihuni oleh banyak monyet dan tidak dihuni oleh manusia.

Baru tiba di dermaga pulau saja, Anda langsung disambut dengan puluhan monyet ekor panjang. Jika berani coba masuk lebih dalam dan temukan bekantan atau monyet hidung panjang di sana.

Nah, itulah 5 Kerajaan Hewan Di Indonesia semoga menambah wawasan anda.

Baca Selengkapnya5 Kerajaan Hewan Di Indonesia
loading...

Posting Terbaru