Tampilkan postingan dengan label sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sains. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Mei 2014

7 Fakta Menarik Kejahatan Kedokteran Di Dunia

7 Fakta Menarik Kejahatan Kedokteran Di Dunia


Fakta Menarik Kejahatan Kedokteran


7 Fakta Menarik Kejahatan Kedokteran Di Dunia - Kemajuan ilmu kedokteran memang bisa menyelamatkan nyawa seseorang, tapi kadang percobaan yang dilakukan para ilmuwan melanggar etika yang ada.


Ini dia 7 Fakta Menarik Kejahatan Kedokteran Di Dunia yang melibatkan manusia sebagai subyeknya, yaitu:


1.  Studi Tuskegee

Studi ini berlangsung selama 40 tahun. Menurut Pusat pengendalian dan pencegahan penyakit AS, dinas kesehatan meluncurkan penelitian mengenai efek kesehatan dari sifilis yang tidak diobati.

Sayangnya hal ini tidak diketahui oleh partisipan, baik yang mendapat perawatan sifilis maupun yang tidak.Peneliti melacak perkembangan penyakit pada 399 laki-laki kulit hitam di Alabama, termasuk 201 laki-laki yang sehat. 

Ilmuwan mengungkapkan pada partisipan bahwa dirinya sedang dirawat karena memiliki bad blood. Partisipan ini tidak pernah mendapatkan perlakuan yang memadai, bahkan sampai tahun 1947 ketika penisilin menjadi pilihan obat untuk mengobati sifilis.


2. Studi sifilis di Guatemala

Antara tahun 1946-1948, pemerintah AS dan Guatemala melakukan studi bersama dengan cara sengaja menginfeksikan sifilis pada tahanan di Guatemala dan pasien di rumah sakit jiwa.

Penelitian ini bertujuan untuk menguji bahan kimia yang bisa mencegah penyebaran penyakit.Peneliti berusaha menginfeksikan subyek dengan cara menyuruhnya berhubungan seks dengan pelacur yang sudah terinfeksi.

Meskipun penderita sifilis ini diberikan obat penisilin, tapi tidak ditemukannya perawatan lanjutan bagi pasien tersebut.


3. Percobaan bedah pada budak

Tokoh ginekologi modern, J Marion Sims banyak memperoleh ketenaran dengan melakukan operasi eksperimental terhadap perempuan budak. Sims melakukan percobaan pembedahan tanpa anestesi (sebagian anestesi belum ditemukan), namun ia mengungkapkan bahwa hal tersebut tidak cukup menyakitkan. Padahal dalam Journal of Medical Ethics tahun 1993 dituliskan melakukan eksperimental dengan manusia tidak dapat diterima.


4. Pembunuhan Burke dan Hale

Sampai tahun 1830-an eksekusi pembunuhan relatif jarang, sehingga banyak ahli anatomi tubuh mengambil atau membeli tubuh manusia dari para perampok.

Hingga akhirnya William Hale dan temannya William Burke membuka wirausaha penginapan dan menjual tubuh untuk dijual pada para ahli anatomi. Akibat kejahatannya tersebut Burke kemudian dihukum gantung untuk kejahatannya.


5. The Monster Study

Tahun 1939 peneliti ingin membuktikan teori bahwa perilaku gagap disebabkan oleh kecemasan seorang anak untuk berbicara. Peneliti duduk dengan anak-anak yatim dan mengatakan bahwa anak-anak ini menunjukkan tanda-tanda kegagapan dan tidak boleh berbicara kecuali yakin bisa berbicara dengan benar. Percobaan ini membuat anak yang tadinya normal menjadi cemas dan menjadi diam.


6. Japan’s Unit 731

Sepanjang tahun 1930-an sampai 1940-an, tentara kekaisaran Jepang melakukan perang biologis dan tes medis terhadap penduduk sipil dan sebagian besar China.

Jumlah korban tewas dari eksperimental brutal ini tidak diketahui, tapi kemungkinan ada 200.000 orang.Studi ini melibatkan sumur yang terinfeksi kolera, tipus, kutu dan para tahanan berbaris dalam cuaca dingin untuk menentukan pengobatan terbaik bagi radang dingin.

Kekejaman lainnya adalah para tahanan ditutup matanya dengan gas racun, lalu dimasukkan ke ruangan sampai matanya keluar dan membedahnya saat masih hidup dan sadar.


7. Percobaan medis Nazi

Mungkin percobaan yang terkenal jahat sepanjang masa adalah yang dilakukan oleh Josef Mengele, seorang dokter SS di Auschwitz, dan ia mengumpulkan mata dari korban pasiennya.

Percobaan ini menggunakan tahanan untuk menguji pengobatan terhadap penyakit menular dan perang kimia. Sementara yang lainnya dipaksa menjadi beku dalam ruangan bertekanan rendah sebagai percobaan penerbangan.

Sementara itu adapula percobaan dengan cara mengikat payudara perempuan dengan tali sehingga peneliti bisa melihat berapa lama bayi bisa bertahan dengan kelaparan. Hingga akhirnya sang bayi disuntik dengan morfin mematikan untuk mengakhiri penderitaannya. Diketahui bahwa Mengele meninggal di Brazil tahun 1979 akibat stroke.



Baca Selengkapnya7 Fakta Menarik Kejahatan Kedokteran Di Dunia
loading...

Kamis, 18 Agustus 2011

5 Penemuan Bangsa MESIR Yang Masih Kita Gunakan Saat Ini

Jam air
Cara kerjanya mirip jam biasa, cuma yang ini pake media air
Bingung ya... sama, gue juga.. hahaha
Pen
Beneran, ini adalah pen.... walau sebenarnya lebih mirip penggaris...


Sepatu hak tinggi
Buset, baru tau ternyata ini juga penemuan bangsa mesir


Kertas
Ternyata bangsa mesir yang menemukannya..


KONDOM
Siapa yang gak kenal benda yang satu ini?
dan mesir loh yang menemukannya.... hahaha
Baca Selengkapnya5 Penemuan Bangsa MESIR Yang Masih Kita Gunakan Saat Ini
loading...

Jumat, 12 Agustus 2011

Fosil Kayu Tertua Berusia 400 Juta Tahun




Science/AAAS Fosil pohon tertua dilihat secara mikroskopis.
 
Fosil dua kayu pohon tertua ditemukan. Akan tetapi tunggu dulu, kayu ini bukan berasal dari pohon tinggi layaknya di hutan hujan tropis, melainkan berasal dari herba.


Kayu pohon itu berasal dari periode Devonian, saat tanaman sederhana mulai membentuk koloni. Satu kayu pohon ditemukan di Perancis berusia 407 juta tahun dan lainnya ditemukan di Kanada berusia 397 juta tahun.
Berdasarkan pernyataan peneliti, Phillipe Gerrienne dari University of Liege, Belgia, yang dilansir di New Scientist, Kamis (11/8/2011), umur dua fosil kayu pohon ini memecahkan rekor pohon tertua sebelumnya yang berusia 10 juta tahun.

Ilmuwan mengatakan bahwa tanaman ini menjadi bukti tanda pertumbuhan sekunder tumbuhan paling awal. Tanaman memiliki sel kortikal berdinding tebal.

Lewat penemuan ini, Gerrienne mengungkapkan pendapatnya tentang evolusi pohon. Menurut teori yang berkembang, evolusi 385 tahun lalu disebabkan oleh kebutuhan untuk mencari cahaya dan menopang ranting. Namun, penemuan menunjukkan hal berbeda.

"Adanya sel kortikal yang tebal menunjukkan bahwa evolusi dipicu oleh kendala hidrolik, bukan kebutuhan mekanik untuk tumbuh lebih tinggi," tulis Gerrienne dalam makalahnya.

Menurut Gerrienne, tinggi tanaman yang hanya 12 cm tidak membutuhkan dukungan banyak. Evolusi berlangsung agar dapat meningkatkan efisiensi transportasi air. 

Kesimpulan Gerrienne memberi pandangan baru dalam evolusi tumbuhan. Penelitian Gerrienne dilakukan bersama timnya yang berasal dari berbagai universitas di Eropa dan Amerika.
Baca SelengkapnyaFosil Kayu Tertua Berusia 400 Juta Tahun
loading...

Posting Terbaru