Tampilkan postingan dengan label Stroke. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Stroke. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Januari 2011

Stroke

DEFINISI
Stroke adalah kondisi dimana suplai darai ke bagian otak anda terganggu atau sangat berkurang, jaringan otak merampas oksigen dan nutrisi sehingga menimbulkan gejala pada bagian tubuh tertentu.


PENYEBAB
Penyebab stroke cukup beraneka ragam. Selain faktor genetik atau keturunan dan usia di atas 55 tahun, stroke dapat disebabkan oleh tekanan darah tinggi, diabetes, merokok, penggunaan pil KB, obesitas dan penyakit kardiovasikular.


GEJALA
Stroke bisa ditandai dengan tiba-tiba pusing dan kehilangan kesimbangan, kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh, penglihatan menjadi kabur, dan sakit kepala yang tidak biasa, dapat disertai leher kaku, nyeri wajah, nyeri antara mata, muntah atau diubah kesadaran.


PENGOBATAN
Saat ini sroke sudah bisa disembuhkan. Meskipun demikian penderita stroke perlu mendapat pengobatan medis secara dini karena berpoetensi kerusakan otak dan komplikasi.

Mengadopsi gaya hidup sehat dapat mencegah Anda terkena stroke, diantaranya:
  1. Kontrol tekanan darah tinggi
    menjaga tekanan darah agar selalu terkendali dapat didukung dengan olahraga, mengelola stres, menjaga berat badan yang sehat, membatasi asupan natrium dan alkohol.
  2. Menurunkan kolestrol dan lemak jenuh
    Mengkonsumsi makanan yang tidak mengandung kolestrol dan lemak dapat membantu mengurangi plak pada arteri Anda.
  3. Kontrol diabetes
    mengelola diabetes dapat diilakukan dengan diet, olahraga, pengendalian berat badan dan pengobatan. Kontrol ketat gula darah Anda dapat mengurangi kerusakan otak jika Anda mengalami stroke.
  4. Menjaga berat badan
    kelebihan berat badan dapat memicu meningkatnya tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan diabetes yang berisiko pada timbulnya stroke.
  5. Pola makan yang sehat
    makan-makanan yang sehat dapat meningkatkan kekebalan pada tubuh anda, terutama bagi mereka yang sedang menjalani program diet. Makanana sehat untuk otak harus sangat diperhatikan.
Sumber: http://sehatnews.com/penyakit-a-z/s/3192-Stroke.html

Artikel Terkait:
- Gangguan Nutrisi & Metabolisme
- Penyakit Otak & Saraf

Baca juga:
- Gamat sebagai Obat Stroke
Baca SelengkapnyaStroke
loading...

Senin, 01 Maret 2010

Penyebab Dan Gejala Stroke Hemoragik

Penyebab Dan Gejala Stroke Hemoragik
Stroke hemoragik terjadi bila pembuluh darah di dalam otak pecah. Otak sangat sensitif terhadap perdarahan, dan kerusakan dapat terjadi dengan sangat cepat. Pendarahan di dalam otak dapat mengganggu jaringan otak, sehinga menyebabkan pembengkakan, mengumpul menjadi sebuah massa yang disebut hematoma. Pendarahan juga meningkatkan tekanan pada otak dan menekan tulang tengkorak.

Stroke hemoragik dikelompokkan menurut lokasi pembuluh darah :
  • Intracerebral hemoragik, pendarahan terjadi di dalam otak.
  • Subarachnoid hemoragik, pendarahan di daerah antara otak dan jaringan tipis yang menutupi otak.
Stroke hemoragik paling sering disebabkan oleh tekanan darah tinggi, yang menekankan dinding arteri sampai pecah. Penyebab lain terjadinya stroke hemoragik adalah :
  • Aneurisma, yang membuat titik lemah dalam dinding arteri, yang akhirnya dapat pecah.
  • Hubungan abnormal antara arteri dan vena, seperti kelainan arteriovenosa.
  • Kanker, terutama kanker yang menyebar ke otak dari organ jauh seperti payudara, kulit, dan tiroid.
  • Cerebral amyloid angiopathy, yang membentuk protein amiloid dalam dinding arteri di otak, yang membuat kemungkinan terjadi stroke lebih besar.
  • Kondisi atau obat (seperti aspirin atau warfarin).
  • Overdosis narkoba, seperti kokain.
Gejala

Gejala stroke hemoragik bervariasi tergantung pada lokasi pendarahan dan jumlah jaringan otak yang terkena. Gejala biasanya muncul tiba-tiba, tanpa peringatan, dan sering selama aktivitas. Gejala mungkin sering muncul dan menghilang, atau perlahan-lahan menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu.

Gejala stroke hemoragik bisa meliputi:
  • Perubahan tingkat kesadaran (mengantuk, letih, apatis, koma).
  • Kesulitan berbicara atau memahami orang lain.
  • Kesulitan menelan.
  • Kesulitan menulis atau membaca.
  • Sakit kepala yang terjadi ketika berbaring, bangun dari tidur, membungkuk, batuk, atau kadang terjadi secara tiba-tiba.
  • Kehilangan koordinasi.
  • Kehilangan keseimbangan.
  • Perubahan gerakan, biasanya pada satu sisi tubuh, seperti kesulitan menggerakkan salah satu bagian tubuh, atau penurunan keterampilan motorik.
  • Mual atau muntah.
  • Kejang.
  • Sensasi perubahan, biasanya pada satu sisi tubuh, seperti penurunan sensasi, baal atau kesemutan.
  • Kelemahan pada salah satu bagian tubuh.
  • Perubahan visi (penurunan visi, atau kehilangan semua atau salah satu bagian dari visi).

Baca SelengkapnyaPenyebab Dan Gejala Stroke Hemoragik
loading...

Posting Terbaru