Kamis, 31 Mei 2012

Yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Penyakit Rematik


Penyakit rematik atau yang dalam bahasa medisnya disebut rheumatoid arthritis (RA) adalah peradangan sendi kronis yang disebabkan oleh gangguan autoimun.
Gangguan autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh yang berfungsi sebagai pertahanan terhadap penyusup seperti virus, bakteri, dan jamur, keliru menyerang sel dan jaringan tubuh sendiri. Selain rematik, ada banyak gangguan autoimun lain, misalnya penyakit lupus, multiple sclerosis dan diabetes tipe 1. Pada penyakit rematik, sistem imun gagal membedakan jaringan sendiri dengan benda asing, sehingga menyerang jaringan tubuh sendiri, khususnya jaringan sinovium yaitu selaput tipis yang melapisi sendi. Hasilnya dapat menyebabkan sendi bengkak, rusak, nyeri, meradang, kehilangan fungsi dan bahkan cacat.


Rematik dapat menyerang hampir semua sendi, tetapi yang paling sering diserang adalah sendi di pergelangan tangan, buku-buku jari, lutut dan engkel kaki. Sendi-sendi lain yang mungkin diserang termasuk sendi di tulang belakang, pinggul, leher, bahu, rahang dan bahkan sambungan antar tulang sangat kecil di telinga bagian dalam. Rematik juga dapat memengaruhi organ tubuh seperti jantung, pembuluh darah, kulit, dan paru- paru. Serangan rematik biasanya simetris yaitu menyerang sendi yang sama di kedua sisi tubuh, berbeda dengan osteoartritis yang biasanya terbatas pada salah satu sendi.

Gejala

Gejala rematik bervariasi pada setiap orang. Gejala yang paling umum adalah:
  • Kekakuan sendi di pagi hari. Kekakuan ini berlangsung selama setidaknya satu jam. (Berbeda dengan kekakuan dari osteoartritis yang biasanya menghilang dalam setengah jam.)
  • Pembengkakan dan nyeri sendi. Sendi yang mengalami pembengkakan dan nyeri biasanya terasa hangat dan lembek bila disentuh. Rasa sakit biasanya terjadi pada kedua sendi di sisi kanan dan kiri (simetris) tetapi mungkin tingkat keparahannya berbeda, tergantung sisi mana yang lebih sering digunakan.
  • Nodul (benjolan). Pada sekitar 20% pasien rematik, peradangan pembuluh darah kecil dapat menyebabkan nodul atau benjolan di bawah kulit yang berukuran sebesar kacang hijau atau sedikit lebih besar dan seringkali terletak di dekat persendian. Nodul dapat terbentuk di sepanjang perjalanan penyakit.
  • Penumpukan cairan. Cairan dapat terakumulasi terutama di pergelangan kaki. Dalam beberapa kasus, kantung sendi belakang lutut mengakumulasi cairan dan membentuk apa yang dikenal sebagai kista Baker. Kista ini terasa seperti tumor dan kadang-kadang memanjang ke bawah ke bagian belakang betis dan menyebabkan rasa sakit. Namun, Kista Baker juga dapat berkembang pada orang yang tidak memiliki rematik.
  • Gejala seperti flu. Kelelahan, penurunan berat badan, dan demam dapat menyertai awal penyakit rematik. Beberapa orang merasakannya seperti gejala pilek atau flu. Bedanya, gejala rematik bisa berlangsung selama bertahun-tahun.
Meskipun rematik adalah penyakit menahun dan sistemik, gejala serangannya datang dan pergi. Ada masa-masa ketika sendi menjadi lebih meradang dan menyakitkan yang disebut flare atau suar. Suar ini dapat terjadi tiba-tiba tanpa sebab yang jelas, lalu diikuti dengan remisi atau masa-masa dengan sedikit peradangan. Dalam beberapa tahun pertama, rematik dapat menyebabkan kerusakan dan cacat permanen di persendian.

Penyebab

Penyebab rematik sampai saat ini belum diketahui, namun diduga dipicu oleh kombinasi berbagai faktor, termasuk kerentanan genetik, infeksi virus atau perubahan hormon. Perempuan lebih mungkin terkena penyakit rematik dibandingkan laki-laki. Pada wanita yang sudah terkena rematik, kehamilan dan menyusui dapat memperburuk kondisinya.

Diagnosis

Dokter akan mendiagnosis rematik dengan mempelajari gejalanya, melakukan pemeriksaan fisik dan meminta tes diagnostik. Tes darah biasanya diperlukan untuk memeriksa kadar RF. Sebagian besar pasien rematik di dalam tubuhnya membentuk antibodi yang disebut RF (rheumatoid factor). Faktor ini menentukan agresivitas/keganasan dari penyakit. Anda disebut terkena rematik bila hasil tes darah Anda menunjukkan adanya RF. Namun, RF negatif tidak selalu berarti Anda bebas rematik, khususnya pada tahap awal penyakit. Sekitar 20% pasien rematik tidak menunjukkan hasil RF positif.
Pemeriksaan rontgen dapat melihat apakah sendi Anda mengalami kerusakan. Namun, foto rontgen jarang menunjukkan perubahan pada tahap awal rematik. Diagnosis rematik sering memerlukan waktu dan keahlian karena gejalanya dapat mirip dengan jenis-jenis artritis lain. Jika dokter mencurigai Anda terkena rematik, Anda akan dirujuk ke ahli rematologi yaitu dokter yang mengkhususkan diri dalam bidang artritis.
Baca SelengkapnyaYang Perlu Anda Ketahui Mengenai Penyakit Rematik
loading...

Rabu, 30 Mei 2012

Hari Dunia Tanpa Tembakau 31 Mei …. 1 dari 3 orang Indonesia Merokok

Hari Dunia Tanpa Tembakau 31 Mei 2012
Satu dari Tiga  orang Indonesia Merokok
(@DokterAri)
 Indonesia saat ini mempunyai prestasi yang cukup menyedihkan seputar rokok. Indonesia mempunyai jumlah perokok terbanyak didunia setelah China dan India (WHO 2008). Dilihat dari sudut jumlah rokok yang dikonsumsi, konsumen rokok terbesar didunia setelah China, Amerika Serikat, Rusia dan Jepang  di tahun 2007. Amerika saat ini sudah berhasil menekan penduduknya untuk tidak merokok sehingga hanya tinggal 19,3 % pada tahun 2010. Keberhasilan Amerika untuk dapat menekan jumlah perokok pada masyarakatnya adalah karena kampanye media secara massal yang terus menerus dan konsisten akan dampak buruk merokok, harga rokok yang selalu meningkat dan memperluas daerah bebas rokok.  Di Indonesia hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2010 menunjukkan bahwa 1 dari 3 orang Indonesia merokok. Prevalensi kelompok umur diatas 15 tahun yang merokok tiap hari secara nasional sebesar 28,2 %. Sedang penduduk Indonesia yang kadang-kadang merokok sebanyak 6,5 %.  Paling tinggi perokok Indonesia   pada kelompok umur 25-64 tahun. Sebagian besar orang yang merokok di Indonesia adalah  penduduk pedesaan, tingkat pendidikan rendah, umumnya mereka  pekerja informal dengan status ekonomi rendah. Kondisi ini sungguh menarik dan menjadi renungan kita bersama. Orang-orang yang berpendidikan tinggi cenderung menghindari rokok. Hanya 19,6 % perokok setiap hari yang bertitel sarjana, 28,1 % tamat SMA, 26 % tamat SMP, 30,4 % tamat SD, 31,9% tidak tamat SD dan 26,7 % tidak sekolah.  Orang-orang dengan penghasilan tetap dan status ekonomi baik juga berkurang yang merokok. Salah satu hal yang membuat mereka mengurangi mengkonsumsi merokok karena mereka bekerja di ruang-ruang tertutup dan ber AC yang membuat mereka tidak dapat merokok setiap saat di ruangan tertutup.  Disisi lain yang perlu kita simak profil para perokok Indonesia dari RISKESDAS tersebut adalah lebih dari 60% usia pertama kali orang merokok di Indonesia kurang dari 20 tahun. Kelompok umur 15-19 tahun merupakan kelompok yang terbesar merokok dengan angka 43,3 %. Usia ini adalah usia mereka kelas 3 SMP, SMA dan awal kuliah. Umumnya kelompok ini adalah anak ABG yang memulai merokok untuk menunjukkan bahwa mereka sudah dewasa. Tetati ada hal yang sangat menyedihkan bahwa ada sekitar 2,2 % orang yang mulai merokok pada masa anak-anak yaitu pada umur 5-9 tahun.  Bahkan kita juga semua tahu bahwa beberapa anak Balita kita sudah menjadi pencandu rokok.Kita tahu juga bahwa perokok aktif ini akan menjadi masalah pada orang sekitarny mereokok, Mereka akan membuat orang disekitar menjadi perokok pasif, Ternyata RISKESDAS juga menunjukkan kepada kita semua bahwa para perokok Indonesia juga menyebabkan orang disekitarnya menjadi perokok pasif. Ternyata lebih dari 75 %  dari perokok di Indonesia mereka merokok di rumah. Laki-laki lebih banyak merokok dirumah dibandingkan wanita (76,8 % vs 73,1 %). Penduduk pedesaan lebih banyak merokok dirumah dibandingkan dengan perkotaan (83,5 % vs 69,4 %). Penduduk yang masih sekolahpun ternyata sebanyak  46,7 % merokok di rumah.

Dampak Buruk Rokok untuk Kesehatan
Tampaknya kita semua sudah tahu bahwa rokok berdampak buruk bagi kesehatan cuma masalahnya  bagi perokok karena sudah candu tidak mudah bagi mereka untuk meyakinkan diri   untuk tidak merokok. Bagi perokok kadang-kadang yang menjadi patokan dampak merokok buat mereka adalah gangguan pernafasan. Sehingga jika mereka tidak batuk dan tidak sesak mereka masih tetap merokok. Padahal efek samping dari merokok tidak melulu berdampak pada saluran pernafasan.  Tampaknya mereka harus "kapok" terlebih dahulu sebelum mereka berhenti merokok. Pasien yang mengalami kanker antara lain kanker lidah, karena kerongkongan,  kanker usus besar,  kanker paru atau kanker pankreas akan menyesali kenapa mereka merokok setelah menderita kanker.  Rasanya cerita dampak buruk rokok pada seseorang akan selalu kita alami terjadi pada keluarga kita. Apalagi saya yang sehari-sehari bertemu dengan pasien, melihat langsung dampak rokok pada kesehatan seseorang. Kalau penyakit akibat rokok tidak terlalu berat biasanya pasien hanya mengurangi sedikit rokoknya dan kembali lagi untuk merokok setelah sehat. Tetapi jika dampak sakit pada perokok tersebut cukup berat biasanya mereka berhenti merokok total.
Serangan stroke ringan atau TIA juga kadang kala membuat kapok seorang perokok untuk tidak merokok lagi. Ini terjadi pada ayah sendiri dimana beliau seorang perokok kuat dan berhenti total setelah jatuh di kamar mandi dan mengalami serangan stroke ringan. Para perokok yang mengalami hipersensitifitas pada saluran pernafasannya dimana jika mulai merokok maka akan merasakan sesak pasti tidak akan pernah untuk mencoba rokok. Serangan jantung juga bisanya membuat kapok seseorang untuk tidak merokok kembali.
Dampak lain yang sebenarnya tidak diketahui oleh para perokok bahwa rokok akan menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan atas seseorang. Mereka yang merokok sering merasa begah, cepat kenyang dan kembung. Rokok juga menyebakan asam lambung naik kembali ke kerongkongan atau refluks yang mencetuskan penyakit GERD. Belum lagi rokok juga dapat merusak gusi serta gigi geligi. Mereka umumnya tidak nafsu makan karena lambungnya sudah terasa penuh dengan gas akibat hirupan asap rokok. Kondisi hipoksia kronis pada seseorang perokok juga dapat mencetuskan penurunan nafsu makan, Oleh karena itu kita sering mendengar seseorang perokok yang berhenti merokok berat badannya akan naik karena nafsu makannya bertambah atau menjadi meningkat setelah berhenti merokok.

Akhirnya di hari dunia  tanpa tembakau yang jatuh pada tanggal 31 Mei  saya juga mengingatkan kembali kepada kita semua untuk peduli akan dampak buruk rokok ini. Rokok merupakan zat yang sangat membahayakan tubuh baik bagi perokok maupun orang yang berada disekeliling perokok tersebut. Kita harus mendukung penuh pelaksanaan perluasan Daerah bebas asap rokok.  Kita harus   Mendukung penuh peringatan Kesehatan berbentuk gambar pada bungkus rokok. Secara terus menerus Membantu pelaksanaan kampanye anti rokok karena berdampak buruk bagi kesehatan.

Salam sehat,
Dr.Ari Fahrial Syam
-Ketua Bidang Advokasi PB.PAPDI
-Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM
-Praktisi klinis






Baca SelengkapnyaHari Dunia Tanpa Tembakau 31 Mei …. 1 dari 3 orang Indonesia Merokok
loading...

Selasa, 29 Mei 2012

Kerusakan Jantung Ancam Remaja Obesitas

Kerusakan Jantung Ancam Remaja 

Ancaman kerusakan jantung tampaknya harus diwaspadai khususnya bagi remaja dengan postur tubuh tambun atau obesitas. Sebuah penelitian terbaru mensinyalir bahwa remaja obesitas berpotensi mengalami kerusakan jantung tanpa menunjukkan tanda-tanda atau gejala berarti.

Obesitas merupakan salah satu faktor risiko untuk penyakit jantung, dan penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa orang dewasa yang divonis obesitas berisiko mengalami kerusakan pada organ jantung mereka.

Dalam riset terbarunya, para peneliti mengkaji struktur dan fungsi jantung dari 97 remaja (32 orang di antaranya berbadan kurus, 33 lainnya kelebihan berat badan dan 32 remaja obesitas ) tanpa gejala penyakit jantung. Hasil penelitian menunjukkan, obesitas pada remaja dapat menimbulkan kerusakan pada jantung melalui penebalan dinding otot jantung dan gangguan fungsi jantung.

Edukasi mengenai makanan sehat dan olahraga diperlukan di sekolah-sekolah untuk mencegah obesitas dan penyakit kardiovaskular pada anak remaja," kata pemimpin penulis Gani Bajraktari, profesor penyakit dalam dan kardiologi di University of Pristina di Kosovo.

"Ini merupakan langkah penting dalam mencegah obesitas dan penyakit kardiovaskuler pada orang dewasa," tambahnya.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui apakah kerusakan jantung pada remaja obesitas dapat diperbaiki atau dipulihkan jika mereka melakukan usaha penurunan berat badan.

Temuan ini rencananya akan presentasikan pada Heart Failure Congress di Belgrade, Serbia, dalam pertemuan tahunan.
Baca SelengkapnyaKerusakan Jantung Ancam Remaja Obesitas
loading...

Senin, 28 Mei 2012

Bagaimana Cara Diet Yang Aman


Bagaimana Cara Diet Yang Aman - Tips cara diet aman. Sudah menjadi lazim bahwa yang namanya diet adalah hal yang sering menjadi bahan perbincangan dalam dunia kesehatan, karena diet, bagi sebagian orang sangat susah dilakukan, karena kaitannya dengan mengendalikan pola makan kita sehari-hari.

Bagaimana Cara Diet Yang Aman
Berbagai macam cara melakukan diet, namun demikian tidak semua cara diet adalah aman. Jika kita memilih cara diet yang kurang tepat, maka yang terjadi adalah tidak seimbang nya motabolisme dalam tubuh sehingga membuat daya tahan tubuh menjadi terganggu, yang tentunya akan rentan terhadap serangan penyakit.
Tips utama dalam bagaimana cara diet yang aman adalah dengan menghindari mengkonsumsi Obat Kimia pelangsing yang biasanya menawarkan “hasil instant” dalam hal menurunkan berat badan. Kita tahu bahwa memiliki berat ideal adalah idaman setiap kita, namun dengan mengorbankan keselamatan kita sendiri untuk memperoleh berat ideal, tentunya bukan hal yang bijaksana.

Langkah-langkah Cara Diet Yang Aman

  1. Kurangi makan snack dan kue kering, karena 600 kalori dapat dihasilkan dengan menyantap kue dan  snack kering.
  2. Batasi makan siang anda dengan membeli atau jajan makanan diluar. Apabila anda seorang pekerja maka biasakan membawa bekal dari rumah sehingga bisa membatasi konsumsi makanan yang enak diluar sana.
  3. Minum minimal 8 gelas air putih setiap hari.
  4. Mengunyah makanan secara perlahan ternyata bisa menjadi cara yang efektip untuk melakukan diet. Dengan mengunyah secara perlahan bisa membuat anda lebih cepat kenyang.
  5. Kurangi penggunaan garam.
  6. Jangan membiasakan membeli makanan cepat saji.
  7. Melakukan Olah Raga yang dapat membakar lemak yaitu dengan olah raga yang meningkatkan denyut jantung hal ini lebih mudah untuk membakar lemak dan kalori. 
  8. Pada saat makan utamakan menyantap makanan yang rendah kalori terlebih dahulu kemudian makanan yang berkalori lebih. Misalnya dengan mendahulukan sayuran dan buah kemudian baru nasi dan lauk pauk

Mulailah cara yang aman tersebut dengan teratur agar diet anda berhasil. Jangan mudah tergiur dengan obat kimia pelangsing untuk melakuakan diet karena bukan diet anda berhasil tapi malah membuat tubuh anda tidak sehat.
Mendapatkan berat ideal adalah tujuan sesungguhnya dari semua program diet, bisa bersifat menurunkan berat badan, namun juga menambah berat badan. Ingat cara diet akan berbeda antara satu dengan yang lain, Cara Diet Setelah Melahirkan akan berbeda dengan cara diet biasa. [ Sponsored By : Acai Plus, Cara Herbal Langsingkan Tubuh Anda ]


Baca SelengkapnyaBagaimana Cara Diet Yang Aman
loading...

Fruit & Plant, Kapsul Pelangsing Herbal Untuk Anda

Saya mau mengajukan sebuah pertanyaan untuk anda? Tahukah anda kenapa ada banyak sekali produk yang beredar di pasaran dengan bermacam fungsi dan kegunaan bagi kita semua? Apabila anda cukup memahami mengenai bisnis, maka anda pasti akan menjawab bahwa produk-produk tersebut bermunculan dan diproduksi oleh para pebisnis dikarenakan adanya banyak permintaan di masyarakat yang butuh akan produk tersebut. Untuk membuat penjelasan tersebut bisa lebih dimengerti, mari kita ambil contoh misalnya saja dari kasus dimana terdapat beberapa orang yang memiliki kebutuhan akan suatu produk pelangsing yang akan mereka gunakan sebagai suatu metode penurunan berat badan yang efisien. Bagi para pebisnis yang melihat peluang pasar akan produk obat pelangsing akan berusaha menciptakan dan memproduksi produk pelangsing tersebut dan tentunya dengan kualitas yang baik.


"...Apabila kita membicarakan mengenai produk pelangsing yang berkualitas, Fruit Plant merupakan pilihan terbaik. Fungsi utama dari produk fruit plant tersebut adalah guna menyerap kolesterol dalam usus dan mengurangi nafsu makan yang kita miliki sehingga kita menjadi lebih terkontrol dalam pola makan kita..."

Akan tetapi, akan timbul sebuah persaingan bisnis dimana banyak sekali pebisnis yang berusaha memasarkan produk pelangsing kepada masyarakat dan membuat mereka menjadi pelanggan setia. Atas dasar itulah mereka bersaing menciptakan produk pelangsing yang benar-benar dapat membuat perubahan signifikan terutama untuk menurunkan berat badan. Apabila kita membicarakan mengenai produk pelangsing yang berkualitas, Fruit Plant merupakan pilihan terbaik. Fungsi utama dari produk fruit plant tersebut adalah guna menyerap kolesterol dalam usus dan mengurangi nafsu makan yang kita miliki sehingga kita menjadi lebih terkontrol dalam pola makan kita. Bahkan banyak yang telah membuktikan bahwa dengan mengkonsumsi fruit plant tersebut secara teratur, mereka dapat menurunkan berat badan setidaknya 10kg-20kg dalam sebulan.

Penggunaannya juga amat mudah. Kita cukup mengkonsumsi obat pelangsing fruit plant tersebut 1 kali untuk setiap harinya. Apabila ditanya mengenai keamanan mengkonsumsi produk herbal tersebut, tentu saja aman karena produk tersebut hanya memiliki kandungan herbal atau natural sehingga tidak ada efek samping sedikitpun yang akan diperoleh. Orang-orang yang dianjurkan untuk mengkonsumsi produk tersebut adalah dia yang memiliki masalah mengontrol nafsu makan, memiliki kelebihan berat badan, dan masalah obesitas lainnya. Anda tidak perlu repot-repot datang langsung ke kantor pemasaran mereka karena cukup pesan saya maka produk akan diantar.
Baca SelengkapnyaFruit & Plant, Kapsul Pelangsing Herbal Untuk Anda
loading...

Posting Terbaru